22.7 C
Kediri
Monday, August 8, 2022

Influencer dan Youtuber Mr Dennis Tampil di Coin Emas

 KEDIRI KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memiliki banyak cara untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) warganya. Salah satunya adalah program English Massive (Emas) dengan Coin Emas-nya.

Coin Emas adalah akronim dari Competition in English Massive. Ini adalah ajang kompetisi bagi warga Kota Kediri. Sekaligus sebagai pengukur kemampuan mereka setelah mengikuti program Emas.

“Kita ingin tahu sejauh mana anak-anak (yang ikut Emas) bisa berbahasa Inggris. Apakah mereka sudah percaya diri atau bahkan sudah mahir. Ini semua akan kita nilai,” kata Wali Kota Abdullah Abu Bakar, saat membuka acara tersebut kemarin pagi.

Menurut Abu, saat ini ada 3.200 orang yang mengikuti English Massive. Mereka juga dibedakan berdasarkan tingkatan sesuai kemampuan. Abu selalu menekankan kepada masyarakat bahwa program English Massive ini sangat penting diikuti. Selain gratis karena dibiayai sepenuhnya oleh Pemkot Kediri juga sebagai cara meningkatkan human development index Kota Kediri.

Baca Juga :  Ora Waleh Ngajak Nom-noman Nyenengi Budaya

“Jangan seperti dulu, anak-anak hanya bisa menulis dan membaca tapi tidak bisa berbicara bahasa Inggris. Tantangan ke depan guru-guru di Kota Kediri agar lebih aktif lagi mengajak murid-muridnya berkomunikasi dengan bahasa Inggris,” harapnya.

Abu menambahkan, ke depan perkembangan Kota Kediri akan semakin pesat. Terutama karena rencana pembangunan bandara dan jalan tol. Ia berharap anak-anak Kota Kediri bisa menangkap peluang yang ada. Salah satunya dengan mahir berbahasa Inggris dan memiliki jiwa kompetisi.

Kepada para tutor Emas, Abu berpesan agar membuat program yang menarik. “Anak-anak ini bisa didekati. Sayang sekali bila waktu mereka habis untuk bermain game online. Mudah-mudahan program ini tepat sasaran karena kita akan memperjuangkan supaya ada dampak positif bagi masyarakat Kota Kediri,” harapnya.

Kemarin, tema Coin Emas adalah ‘Celebrating The Vision’. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini menghadirkan youtuber dan influencer Mr Dennis. Sosok tersebut kerap membagikan tips belajar bahasa Inggris seru dan menyenangkan lewat akun Youtube dan Instagramnya.

Baca Juga :  H-7 Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Kediri Naik 15 Persen

Kemarin Mr Dennis merasa sangat kagum dengan program English Massive. Apalagi dia melihat yang antusias mulai anak-anak hingga ibu-ibu. “Saya senang ada kota di Indonesia memiliki program seperti ini. Sangat banyak orang yang mengikuti program ini. So very surprisingly happy,” ungkap pemilik akun Youtube dan Instagram @gurukumrd ini.

Coin Emas diikuti 1.146 peserta. Pemenang best costume diraih Sisi dari Starlight Banjarmlati, Vivi dari Alkarimah Gayam Banjarmlati, Elis dari Sumber Harapan Ngronggo. Ada juga Ipong dari Bintang Science Banaran dan Asa dari Araya English Club Mojoroto.

Adapun kategori yang diperlombakan pada kompetisi di Balai Kota kemarin adalah story telling untuk remaja dan anak-anak, speech untuk remaja dan anak-anak, opera untuk dewasa. Juga ada cross country untuk anak-anak serta carnival games challenge untuk remaja dan anak-anak.

- Advertisement -

 KEDIRI KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memiliki banyak cara untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) warganya. Salah satunya adalah program English Massive (Emas) dengan Coin Emas-nya.

Coin Emas adalah akronim dari Competition in English Massive. Ini adalah ajang kompetisi bagi warga Kota Kediri. Sekaligus sebagai pengukur kemampuan mereka setelah mengikuti program Emas.

“Kita ingin tahu sejauh mana anak-anak (yang ikut Emas) bisa berbahasa Inggris. Apakah mereka sudah percaya diri atau bahkan sudah mahir. Ini semua akan kita nilai,” kata Wali Kota Abdullah Abu Bakar, saat membuka acara tersebut kemarin pagi.

Menurut Abu, saat ini ada 3.200 orang yang mengikuti English Massive. Mereka juga dibedakan berdasarkan tingkatan sesuai kemampuan. Abu selalu menekankan kepada masyarakat bahwa program English Massive ini sangat penting diikuti. Selain gratis karena dibiayai sepenuhnya oleh Pemkot Kediri juga sebagai cara meningkatkan human development index Kota Kediri.

Baca Juga :  Walikota Kediri Yakin Tak Ada Joki Seleksi CASN

“Jangan seperti dulu, anak-anak hanya bisa menulis dan membaca tapi tidak bisa berbicara bahasa Inggris. Tantangan ke depan guru-guru di Kota Kediri agar lebih aktif lagi mengajak murid-muridnya berkomunikasi dengan bahasa Inggris,” harapnya.

Abu menambahkan, ke depan perkembangan Kota Kediri akan semakin pesat. Terutama karena rencana pembangunan bandara dan jalan tol. Ia berharap anak-anak Kota Kediri bisa menangkap peluang yang ada. Salah satunya dengan mahir berbahasa Inggris dan memiliki jiwa kompetisi.

Kepada para tutor Emas, Abu berpesan agar membuat program yang menarik. “Anak-anak ini bisa didekati. Sayang sekali bila waktu mereka habis untuk bermain game online. Mudah-mudahan program ini tepat sasaran karena kita akan memperjuangkan supaya ada dampak positif bagi masyarakat Kota Kediri,” harapnya.

Kemarin, tema Coin Emas adalah ‘Celebrating The Vision’. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini menghadirkan youtuber dan influencer Mr Dennis. Sosok tersebut kerap membagikan tips belajar bahasa Inggris seru dan menyenangkan lewat akun Youtube dan Instagramnya.

Baca Juga :  Ora Waleh Ngajak Nom-noman Nyenengi Budaya

Kemarin Mr Dennis merasa sangat kagum dengan program English Massive. Apalagi dia melihat yang antusias mulai anak-anak hingga ibu-ibu. “Saya senang ada kota di Indonesia memiliki program seperti ini. Sangat banyak orang yang mengikuti program ini. So very surprisingly happy,” ungkap pemilik akun Youtube dan Instagram @gurukumrd ini.

Coin Emas diikuti 1.146 peserta. Pemenang best costume diraih Sisi dari Starlight Banjarmlati, Vivi dari Alkarimah Gayam Banjarmlati, Elis dari Sumber Harapan Ngronggo. Ada juga Ipong dari Bintang Science Banaran dan Asa dari Araya English Club Mojoroto.

Adapun kategori yang diperlombakan pada kompetisi di Balai Kota kemarin adalah story telling untuk remaja dan anak-anak, speech untuk remaja dan anak-anak, opera untuk dewasa. Juga ada cross country untuk anak-anak serta carnival games challenge untuk remaja dan anak-anak.

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Mulai Data Tanah Tol Agustus


Artikel Terbaru

/