26.1 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Nganjuk

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hujan es disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Nganjuk kemarin siang. Akibatnya, banyak pohon tumbang hingga menyebabkan Jalan Raya Kertosono-Nganjuk macet, genting rumah warga pecah dan rumah warga ambruk. Berdasarkan pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, hujan es dan angin kencang terjadi di Kecamatan Ngronggot, Tanjunganom, Baron, Nganjuk, Bagor dan Pace. Warga yang melihat adanya fenomena hujan es mengabadikannya dengan cara merekam dan memotret menggunakan smartphone. Kemudian, dibagikan ke WhatsApp grup dan menjadi status di WA. “Tinggal memberi sirup. Jadi, es sirup,” ujar Suryani, 38, warga Ngronggot.

Menurut Suryani, hujan es kemarin adalah yang pertama dialaminya. Es sebesar kerikil itu sampai mengumpul di paranet taman rumahnya. “Seperti es batu,” ujarnya.

Baca Juga :  Petani Terpaksa Cabut Tanaman Jagung

Selain hujan es, angin kencang juga membuat pohon tumbang. Jalan Nganjuk-Kertosono menjadi macet karena ada pohon tumbang di jalan. Yaitu, di Kecamatan Bagor dan Baron. Menyikapi hal tersebut, Kalaksa BPBD Nganjuk Abdul Wakid langsung menerjunkan tim ke lapangan. Selain melakukan evakuasi dan penanganan cepat, pihaknya juga tengah melakukan asesmen. “Tim sudah di lapangan. Masyarakat tetap waspada dan berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Stasiun Geofisika Nganjuk Sumber Harto menerangkan, bahwa fenomena hujan es memang sering terjadi akhir-akhir ini. Terutama pada musim pancaroba hingga musim penghujan. Fenomena ini sendiri dikatakannya terjadi lantaran adanya awan Cumulonimbus (CB) yang terbentuk akibat pemanasan terik siang hari. “Awan CB pada tahap matang mengalami pendinginan atau kondensasi ekstrem. Sehingga berpotensi turun masih dalam bentuk partikel es,” terang Harto.

Baca Juga :  Bantuan Pangan Nontunai: Ada Yang ATM-nya Digadaikan

Senada dengan Wakid, Harto juga mengimbau warga untuk lebih waspada. Terutama, bagi warga yang sering beraktivitas di luar ruangan. “Harus berhati-hati saat hujan,” ingatnya.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hujan es disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Nganjuk kemarin siang. Akibatnya, banyak pohon tumbang hingga menyebabkan Jalan Raya Kertosono-Nganjuk macet, genting rumah warga pecah dan rumah warga ambruk. Berdasarkan pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, hujan es dan angin kencang terjadi di Kecamatan Ngronggot, Tanjunganom, Baron, Nganjuk, Bagor dan Pace. Warga yang melihat adanya fenomena hujan es mengabadikannya dengan cara merekam dan memotret menggunakan smartphone. Kemudian, dibagikan ke WhatsApp grup dan menjadi status di WA. “Tinggal memberi sirup. Jadi, es sirup,” ujar Suryani, 38, warga Ngronggot.

Menurut Suryani, hujan es kemarin adalah yang pertama dialaminya. Es sebesar kerikil itu sampai mengumpul di paranet taman rumahnya. “Seperti es batu,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Satgas Tangani Pembelian Lahan Tol Kediri-Kertosono

Selain hujan es, angin kencang juga membuat pohon tumbang. Jalan Nganjuk-Kertosono menjadi macet karena ada pohon tumbang di jalan. Yaitu, di Kecamatan Bagor dan Baron. Menyikapi hal tersebut, Kalaksa BPBD Nganjuk Abdul Wakid langsung menerjunkan tim ke lapangan. Selain melakukan evakuasi dan penanganan cepat, pihaknya juga tengah melakukan asesmen. “Tim sudah di lapangan. Masyarakat tetap waspada dan berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Stasiun Geofisika Nganjuk Sumber Harto menerangkan, bahwa fenomena hujan es memang sering terjadi akhir-akhir ini. Terutama pada musim pancaroba hingga musim penghujan. Fenomena ini sendiri dikatakannya terjadi lantaran adanya awan Cumulonimbus (CB) yang terbentuk akibat pemanasan terik siang hari. “Awan CB pada tahap matang mengalami pendinginan atau kondensasi ekstrem. Sehingga berpotensi turun masih dalam bentuk partikel es,” terang Harto.

Baca Juga :  Gali Joglangan, Temukan Arca Terpenggal

Senada dengan Wakid, Harto juga mengimbau warga untuk lebih waspada. Terutama, bagi warga yang sering beraktivitas di luar ruangan. “Harus berhati-hati saat hujan,” ingatnya.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/