25 C
Kediri
Saturday, October 1, 2022

Rehab Jembatan Ambruk Ditarget Selesai November

- Advertisement -

PUNCU, JP Radar Kediri–Jembatan ambruk di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu mulai dibangun kembali. Rusak sejak setahun lalu, proses perbaikan sudah berlangsung tiga bulan. Targetnya, harus selesai bulan depan. Panjangnya 8 meter dan lebar 6 meter.

“Paling lambat bulan sebelas (November) harus selesai,” kata Udin, 20, pelaksana teknis proyek. Karena itu, pengerjaan rehab jembatan itu mulai pukul 07.00 hingga 16.30. Pantauan koran ini ada 5 pekerja sedang membangun kembali jembatan. “Kita sedang membangun stordam jembatan untuk penahan air agar tidak mengalir dengan cepat,” imbuh Udin.

Foto: Khalqinus Taaddin/JPRK

Proses pengerjaan proyek meneybabkan kendaraan roda dua dan empat tak bisa melintas di jalan Ternate, Desa Gadungan. Ini jalan penghubung arah ke Kepung dan Gurah. Supaya bisa lewat warga membuat jembatan darurat di kiri dan kanan jembatan ambruk. “Warga sukarela membuat jembatan agar pengendara roda dua bisa lewat. Kalau roda empat kita alihkan,” tutur Hamim, 50, warga setempat.

Baca Juga :  Bertahan tapi Tak Lupa Menyerang

Ada rambu-rambu dipasang untuk mengarahkan pengendara.Warga berjaga bergantian. “Jalan ini kan selalu ramai. Untuk itu warga sekitar sini berjaga,” kata warga Gadungan itu.

Hamim menambahkan, jembatan ambruk akibat konstruksinya sudah kropos. Saat kejadian pukul 23.00, mobil Fortuner hampir jatuh ke sungai. Beruntung bisa dikendalikan pengemudinya. “Saat itu ada mobil. Tapi sudah lewat beberapa detik, baru jembatan ambruk,” ungkapnya.(c1/ndr)

- Advertisement -

PUNCU, JP Radar Kediri–Jembatan ambruk di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu mulai dibangun kembali. Rusak sejak setahun lalu, proses perbaikan sudah berlangsung tiga bulan. Targetnya, harus selesai bulan depan. Panjangnya 8 meter dan lebar 6 meter.

“Paling lambat bulan sebelas (November) harus selesai,” kata Udin, 20, pelaksana teknis proyek. Karena itu, pengerjaan rehab jembatan itu mulai pukul 07.00 hingga 16.30. Pantauan koran ini ada 5 pekerja sedang membangun kembali jembatan. “Kita sedang membangun stordam jembatan untuk penahan air agar tidak mengalir dengan cepat,” imbuh Udin.

Foto: Khalqinus Taaddin/JPRK

Proses pengerjaan proyek meneybabkan kendaraan roda dua dan empat tak bisa melintas di jalan Ternate, Desa Gadungan. Ini jalan penghubung arah ke Kepung dan Gurah. Supaya bisa lewat warga membuat jembatan darurat di kiri dan kanan jembatan ambruk. “Warga sukarela membuat jembatan agar pengendara roda dua bisa lewat. Kalau roda empat kita alihkan,” tutur Hamim, 50, warga setempat.

Baca Juga :  Tak Harus Memutar Lagi

Ada rambu-rambu dipasang untuk mengarahkan pengendara.Warga berjaga bergantian. “Jalan ini kan selalu ramai. Untuk itu warga sekitar sini berjaga,” kata warga Gadungan itu.

Hamim menambahkan, jembatan ambruk akibat konstruksinya sudah kropos. Saat kejadian pukul 23.00, mobil Fortuner hampir jatuh ke sungai. Beruntung bisa dikendalikan pengemudinya. “Saat itu ada mobil. Tapi sudah lewat beberapa detik, baru jembatan ambruk,” ungkapnya.(c1/ndr)

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/