24.4 C
Kediri
Saturday, October 1, 2022

Jadi Asisten, Dede Sujana Turun Eselon

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Gerbong mutasi di Pemkab Kediri bergerak lagi kemarin sore. Sekretaris Daerah (Sekda) Dede Sujana dimutasi menjadi asisten administrasi umum sekretariat daerah (setda). Dengan jabatan barunya, Dede yang semula eselon IIA kini menempati jabatan di eselon IIB.

Mutasi digelar sekitar pukul 16.00 kemarin. Selain Dede, total ada 47 orang yang dimutasi. Mereka adalah pejabat eselon II, III, dan IV. Kepindahan Dede ke jabatan yang sebelumnya diduduki oleh Mamiek Amiyati itu, membuat posisi sekda kosong.

Sumber koran ini menyebutkan, jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) itu akan diisi oleh pejabat pelaksana harian (plh). “Pak Wig (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Adi Suwignyo, Red) jadi plh,” katanya tentang Wignyo yang akan bertugas mulai hari ini.

Sayang, Wignyo belum bisa dikonfirmasi terkait posisi baru yang harus dirangkapnya tersebut. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri tadi malam, dia tidak merespons. Pesan melalui aplikasi WhatsApp juga belum dibalas.

Baca Juga :  Antisipasi Omicron, Pemkot Kediri Siapkan 130 Bed Isoter
(Ilustrasi: Afrizal)

Terpisah, Dede Sujana yang menjabat sekda selama empat tahun, juga membenarkan kepindahannya kemarin. “Iya betul (bergeser ke Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Kediri, Red),” tulis Dede singkat melalui WhatsApp.

- Advertisement -

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Mohamad Solikin yang dikonfirmasi tentang kosongnya jabatan sekda menjelaskan, pemkab akan segera melakukan pengisian. Yakni dengan menggelar seleksi terbuka.

Sesuai tahapan, mereka masih harus mengajukan izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tidak hanya mengisi jabatan sekda, menurut Solikin seleksi terbuka juga akan mengisi 19 pos jabatan eselon II yang masih kosong. Khusus untuk pengisian jabatan eselon II, menurut Solikin pemkab sudah mengajukan izin pengisian ke KASN.

“Prosesnya (pengisian eselon II, Red) terus berjalan,” urainya sembari menyebut tahun 2023 semua jabatan eselon II dan III ditargetkan terisi. Terkait jabatan baru Dede Sujana, Solikin menegaskan hal tersebut tidak ada masalah. Sebab, jabatan tersebut masih merupakan jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.

Baca Juga :  Pemain Persik Kediri Samsul Arifin Segera Comeback

Sebelumnya, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam sambutan saat pelantikan menuturkan, mutasi kemarin dilakukan untuk penyegaran. Dia meminta agar 34 administrator, 11 pengawas, dan dua JPT pratama itu bisa segera beradaptasi.

Termasuk, menjalankan tugas, pokok, dan fungsi masing-masing dengan baik. “Hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan,” pesannya. Dia juga mewanti-wanti agar pejabat baru bisa menjaga kualifikasi, menjaga kinerja, dan kedisiplinan.

Selebihnya, Dhito meminta agar para pejabat melayani masyarakat dengan baik. “(Pejabat, Red) wajib bekerja dengan hati,” pinta Dhito di depan puluhan ASN yang dilantik di ruang Joyoboyo.






Reporter: rekian
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Gerbong mutasi di Pemkab Kediri bergerak lagi kemarin sore. Sekretaris Daerah (Sekda) Dede Sujana dimutasi menjadi asisten administrasi umum sekretariat daerah (setda). Dengan jabatan barunya, Dede yang semula eselon IIA kini menempati jabatan di eselon IIB.

Mutasi digelar sekitar pukul 16.00 kemarin. Selain Dede, total ada 47 orang yang dimutasi. Mereka adalah pejabat eselon II, III, dan IV. Kepindahan Dede ke jabatan yang sebelumnya diduduki oleh Mamiek Amiyati itu, membuat posisi sekda kosong.

Sumber koran ini menyebutkan, jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) itu akan diisi oleh pejabat pelaksana harian (plh). “Pak Wig (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Adi Suwignyo, Red) jadi plh,” katanya tentang Wignyo yang akan bertugas mulai hari ini.

Sayang, Wignyo belum bisa dikonfirmasi terkait posisi baru yang harus dirangkapnya tersebut. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri tadi malam, dia tidak merespons. Pesan melalui aplikasi WhatsApp juga belum dibalas.

Baca Juga :  Kepiawaian Sutikno Melukis Objek Bertema Bali Diakui di Level Nasional
(Ilustrasi: Afrizal)

Terpisah, Dede Sujana yang menjabat sekda selama empat tahun, juga membenarkan kepindahannya kemarin. “Iya betul (bergeser ke Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Kediri, Red),” tulis Dede singkat melalui WhatsApp.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Mohamad Solikin yang dikonfirmasi tentang kosongnya jabatan sekda menjelaskan, pemkab akan segera melakukan pengisian. Yakni dengan menggelar seleksi terbuka.

Sesuai tahapan, mereka masih harus mengajukan izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tidak hanya mengisi jabatan sekda, menurut Solikin seleksi terbuka juga akan mengisi 19 pos jabatan eselon II yang masih kosong. Khusus untuk pengisian jabatan eselon II, menurut Solikin pemkab sudah mengajukan izin pengisian ke KASN.

“Prosesnya (pengisian eselon II, Red) terus berjalan,” urainya sembari menyebut tahun 2023 semua jabatan eselon II dan III ditargetkan terisi. Terkait jabatan baru Dede Sujana, Solikin menegaskan hal tersebut tidak ada masalah. Sebab, jabatan tersebut masih merupakan jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.

Baca Juga :  Dianggap Penimbun jika Kulakan Lebih 30 Liter

Sebelumnya, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam sambutan saat pelantikan menuturkan, mutasi kemarin dilakukan untuk penyegaran. Dia meminta agar 34 administrator, 11 pengawas, dan dua JPT pratama itu bisa segera beradaptasi.

Termasuk, menjalankan tugas, pokok, dan fungsi masing-masing dengan baik. “Hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan,” pesannya. Dia juga mewanti-wanti agar pejabat baru bisa menjaga kualifikasi, menjaga kinerja, dan kedisiplinan.

Selebihnya, Dhito meminta agar para pejabat melayani masyarakat dengan baik. “(Pejabat, Red) wajib bekerja dengan hati,” pinta Dhito di depan puluhan ASN yang dilantik di ruang Joyoboyo.






Reporter: rekian

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/