26.7 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Focus Group Discussion (FGD) tentang Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) (8)

Membangun Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN), pemkab diminta transparan dalam penggunaan anggaran. Kejaksaan berjanji melakukan pengawalan agar pembangunan berjalan tanpa korupsi.

“Kami siap membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam pembangunan KEN,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk Dicky Andi Firmansyah saat Focus Group Discussion (FGD) tentang KEN di meeting room Jawa Pos Radar Nganjuk pada Rabu lalu (8/9).

Dia menyampaikan, semoga pembangunan KEN tidak menjadi pembangunan yang sia-sia. Namun juga sebagai bangunan yang bermanfaat bagi segala lapisan masyrakat.

Tidak hanya sebagai ajang rekreasi, namun KEN harus bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha yang saat ini sedang merugi terdampak pandemi. Salah satu contoh kasus yang dimaksud adalah pelaku usaha yang sedang kesusahan saat pagebluk Covid-19 melanda. “Semoga yang ekonominya lemah karena pandemi bisa jadi naik,” terang Dicky.

Baca Juga :  Pemasangan Granit Ditarget Selesai Hari Ini

Lebih lanjut, Dicky menyampaikan pembangunan KEN merupakan proyek yang luar biasa besar. Oleh sebab itu, menurut dia, pembangunan KEN harus dibarengi dengan tanggung jawab pihak terkait.

Dicky menambahkan, Kejari Nganjuk akan selalu melakukan pengawasan pada proses pembangunan KEN itu. Hal tersebut bertujuan agar pembangunan dapat berjalan dengan maksimal.

Dia juga menyampaikan jaminan bahwa kejari tidak akan mengkriminalisasi proses pembangunan itu. Namun, dirinya menggarisbawahi, asalkan dalam prosesnya dilakukan tanpa adanya penyimpangan-penyimpangan. “Akan kita jamin. Kita akan kawal,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Marhaen Djumadi mengatakan, rencananya KEN tidak hanya di Jalan A. Yani, Kecamatan Nganjuk. Namun, nanti akan melebar ke jalan-jalan di sekitar Jalan A. Yani. “Jalan A. Yani ini sebagai embrio dan pusatnya KEN,” urainya.

Baca Juga :  Alami Lumpuh, Nenek Gontirah Tewas Terpanggang

Setelah nanti melebar ke jalan-jalan yang lain, Marhaen menambahkan, KEN akan terbentuk. “Kawasan Ekonomi Nganjuk yang kita idam-idamkan akan terwujud jika semua jalan di sekitar Jalan A. Yani menjadi pusat perekonomian,” jelasnya.

Marhaen berharap, dukungan semua pihak untuk KEN. Karena ini adalah salah satu upaya pemkab membangkitkan perekonomian masyarakat saat pandemi Covid-19. “Dana pembangunan KEN ini berasal dari dana insentif daerah (DID) dari pusat. Jadi, sayang jika tidak terserap,”  ingatnya.

- Advertisement -

Membangun Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN), pemkab diminta transparan dalam penggunaan anggaran. Kejaksaan berjanji melakukan pengawalan agar pembangunan berjalan tanpa korupsi.

“Kami siap membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam pembangunan KEN,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk Dicky Andi Firmansyah saat Focus Group Discussion (FGD) tentang KEN di meeting room Jawa Pos Radar Nganjuk pada Rabu lalu (8/9).

Dia menyampaikan, semoga pembangunan KEN tidak menjadi pembangunan yang sia-sia. Namun juga sebagai bangunan yang bermanfaat bagi segala lapisan masyrakat.

Tidak hanya sebagai ajang rekreasi, namun KEN harus bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha yang saat ini sedang merugi terdampak pandemi. Salah satu contoh kasus yang dimaksud adalah pelaku usaha yang sedang kesusahan saat pagebluk Covid-19 melanda. “Semoga yang ekonominya lemah karena pandemi bisa jadi naik,” terang Dicky.

Baca Juga :  Bertambah Dua Pasien Positif

Lebih lanjut, Dicky menyampaikan pembangunan KEN merupakan proyek yang luar biasa besar. Oleh sebab itu, menurut dia, pembangunan KEN harus dibarengi dengan tanggung jawab pihak terkait.

Dicky menambahkan, Kejari Nganjuk akan selalu melakukan pengawasan pada proses pembangunan KEN itu. Hal tersebut bertujuan agar pembangunan dapat berjalan dengan maksimal.

Dia juga menyampaikan jaminan bahwa kejari tidak akan mengkriminalisasi proses pembangunan itu. Namun, dirinya menggarisbawahi, asalkan dalam prosesnya dilakukan tanpa adanya penyimpangan-penyimpangan. “Akan kita jamin. Kita akan kawal,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Marhaen Djumadi mengatakan, rencananya KEN tidak hanya di Jalan A. Yani, Kecamatan Nganjuk. Namun, nanti akan melebar ke jalan-jalan di sekitar Jalan A. Yani. “Jalan A. Yani ini sebagai embrio dan pusatnya KEN,” urainya.

Baca Juga :  Warga Kota Tak Gampang Percaya Program yang Muluk-Muluk

Setelah nanti melebar ke jalan-jalan yang lain, Marhaen menambahkan, KEN akan terbentuk. “Kawasan Ekonomi Nganjuk yang kita idam-idamkan akan terwujud jika semua jalan di sekitar Jalan A. Yani menjadi pusat perekonomian,” jelasnya.

Marhaen berharap, dukungan semua pihak untuk KEN. Karena ini adalah salah satu upaya pemkab membangkitkan perekonomian masyarakat saat pandemi Covid-19. “Dana pembangunan KEN ini berasal dari dana insentif daerah (DID) dari pusat. Jadi, sayang jika tidak terserap,”  ingatnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/