23.9 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Waspada Hujan Seminggu ke Depan

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri- Beberapa kawasan di Kota dan Kabupaten Kediri mulai diguyur hujan. Sebagian besar masih berintensitas ringan hingga sedang. Namun, ada juga disertai angin. Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri bagian selatan.

Masyarakat pun sudah harus bersiap. Sebab kondisi seperti kemarin bakal sering berlangsung. Setidaknya dalam satu minggu ke depan hujan akan lebih sering menyapa.

“Mungkin masih belum merata hujannya. Tapi beberapa kawasan memang diprediksi akan diguyur hujan,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sawahan M. Chudori kemarin.

Dalam beberapa hari ke depan hujan yang mengguyur diperkirakan belum masuk kategori deras atau lebat. Melainkan masih dalam kategori hujan ringan hingga sedang. Meskipun demikian Chudori mengingatkan ada kemungkinan hujan yang turun akan disertai dengan angin kencang.

Baca Juga :  Rusak Parah, Puskesmas Rejoso Belum Diperbaiki

Kondisi tersebut diakuinya wajar terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba. Dalam hal ini peralihan dari musim kemarau menuju penghujan. Oleh karenanya Chudori berharap agar masyarakat tidak terlalu panik dengan kondisi yang ada.

- Advertisement -

“Jangan panik tapi harus tetap waspada dengan kondisi sekitar,” imbuhnya.

Kondisi hujan yang belum merata tersebut dikatakan Chudori merupakan ciri-ciri bahwa musim penghujan belum datang. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, secara keseluruhan wilayah di Jawa Timur mulai masuk musim penghujan awal November.

“Mungkin kawasan satunya hujan, lainnya tidak. Masih belum merata seperti musim penghujan yang sebenarnya,” sambungnya.

Meskipun begitu awan gelap hampir menyelimuti seluruh kawasan di Kota Tahu. Hanya tidak semuanya berubah menjadi hujan. Namun Chudori menyarankan masyarakat yang berativitas di luar rumah untuk tetap menyiapkan perlengkapan pendukung karena potensi hujan seminggu ke depan. Seperti halnya payung dan jas hujan.

Baca Juga :  Vaksinasi Semakin Gencar┬ádi Nganjuk

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri telah melaporkan beberapa temuan pohon besar yang rawan diterjang angin kencang. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup, kebersihan, dan pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Tak lain untuk memangkas ranting dari pohon-pohon besar di pinggir jalan yang dirasa membahayakan.

BPBD Kota Kediri juga berharap agar masyarakat dapat melakukan mitigasi bencana sendiri. Yakni dalam lingkungan sekitar atau setidaknya di rumah masing-masing. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain mengecek kondisi atap rumah, saluran air, dan pohon. (tar/fud)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri- Beberapa kawasan di Kota dan Kabupaten Kediri mulai diguyur hujan. Sebagian besar masih berintensitas ringan hingga sedang. Namun, ada juga disertai angin. Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri bagian selatan.

Masyarakat pun sudah harus bersiap. Sebab kondisi seperti kemarin bakal sering berlangsung. Setidaknya dalam satu minggu ke depan hujan akan lebih sering menyapa.

“Mungkin masih belum merata hujannya. Tapi beberapa kawasan memang diprediksi akan diguyur hujan,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sawahan M. Chudori kemarin.

Dalam beberapa hari ke depan hujan yang mengguyur diperkirakan belum masuk kategori deras atau lebat. Melainkan masih dalam kategori hujan ringan hingga sedang. Meskipun demikian Chudori mengingatkan ada kemungkinan hujan yang turun akan disertai dengan angin kencang.

Baca Juga :  Awal Pekan Puasa, Terminal Tamanan Masih Sepi

Kondisi tersebut diakuinya wajar terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba. Dalam hal ini peralihan dari musim kemarau menuju penghujan. Oleh karenanya Chudori berharap agar masyarakat tidak terlalu panik dengan kondisi yang ada.

“Jangan panik tapi harus tetap waspada dengan kondisi sekitar,” imbuhnya.

Kondisi hujan yang belum merata tersebut dikatakan Chudori merupakan ciri-ciri bahwa musim penghujan belum datang. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, secara keseluruhan wilayah di Jawa Timur mulai masuk musim penghujan awal November.

“Mungkin kawasan satunya hujan, lainnya tidak. Masih belum merata seperti musim penghujan yang sebenarnya,” sambungnya.

Meskipun begitu awan gelap hampir menyelimuti seluruh kawasan di Kota Tahu. Hanya tidak semuanya berubah menjadi hujan. Namun Chudori menyarankan masyarakat yang berativitas di luar rumah untuk tetap menyiapkan perlengkapan pendukung karena potensi hujan seminggu ke depan. Seperti halnya payung dan jas hujan.

Baca Juga :  Wussh, Wussh, Atap Rumah pun Terbang

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri telah melaporkan beberapa temuan pohon besar yang rawan diterjang angin kencang. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup, kebersihan, dan pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Tak lain untuk memangkas ranting dari pohon-pohon besar di pinggir jalan yang dirasa membahayakan.

BPBD Kota Kediri juga berharap agar masyarakat dapat melakukan mitigasi bencana sendiri. Yakni dalam lingkungan sekitar atau setidaknya di rumah masing-masing. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain mengecek kondisi atap rumah, saluran air, dan pohon. (tar/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/