27.2 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Libur Nataru, Belasan Ribu Tiket Ludes Terjual

NGANJUK, JP Radar  Nganjuk–Jumlah penumpang kereta api (KA) jelang libur Natal dan tahun baru melonjak. Untuk jadwal keberangkatan 18-6 Januari nanti, setidaknya ada 115 ribu tiket yang sudah terjual. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga pekan depan.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan, dibanding hari biasa jumlah penumpang KA Desember ini mengalami peningkatan signifikan. Meski demikian, dibandingkan libur Nataru tahun lalu, jumlah tersebut masih jauh lebih sedikit. “Turun sekitar 30 persen,” ujar Ixfan.

Penurunan jumlah penumpang dalam libur Nataru  dalam kondisi pandemi Covid-19 ini menurut Ixfan sudah diprediksi. Meski demikian, ternyata masih banyak warga yang pulang kampung, atau pergi ke luar kota dengan urusan mereka masing-masing.

Baca Juga :  Basmi Ulat dengan Racun Lambung

Dikatakan Ixfan, operasional KA dalam kondisi wabah korona memang menerapkan protokol kesehatan ketat. Sehingga, tempat duduk di KA juga dibatasi. “Upaya pembatasan 70 persen dari kapasitas terus kami jalankan untuk menekan penyebaran Covid-19,” lanjut Ixfan.

Bagaimana jika dalam beberapa hari ke depan terus terjadi penambahan penumpang? Ixfan menyebut, PT KAI siap mengoperasionalkan kereta tambahan. Yani, dengan menambahkan kereta dari jadwal kereta reguler. “Kami akan menjalankan kereta reguler yang tidak berjalan. Bukan menambah kereta,”tuturnya.

Untuk diketahui, saat ini ada empat KA di Daop 7 yang beroperasi. Mulai dari KA Brantas, Kahuripan, Singasari, dan Anjasmoro. Sisanya, KA Madiun tambahan tidak beroperasi selama pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Cuaca di Kediri Kian Sulit Diprediksi

Selain KA dari Daop 7, menurut Ixfan banyak KA dari daop lain yang juga beroperasi. Misalnya, Jayakarta, Bima, Gajayana, Turangga dan  Malabar. Namun, KA tersebut tidak berada di bawah operasi Daop 7 Madiun. “Jadi ya tetap melintas, mengangkut penumpang juga, sampai Nganjuk,” terangnya.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar  Nganjuk–Jumlah penumpang kereta api (KA) jelang libur Natal dan tahun baru melonjak. Untuk jadwal keberangkatan 18-6 Januari nanti, setidaknya ada 115 ribu tiket yang sudah terjual. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga pekan depan.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan, dibanding hari biasa jumlah penumpang KA Desember ini mengalami peningkatan signifikan. Meski demikian, dibandingkan libur Nataru tahun lalu, jumlah tersebut masih jauh lebih sedikit. “Turun sekitar 30 persen,” ujar Ixfan.

Penurunan jumlah penumpang dalam libur Nataru  dalam kondisi pandemi Covid-19 ini menurut Ixfan sudah diprediksi. Meski demikian, ternyata masih banyak warga yang pulang kampung, atau pergi ke luar kota dengan urusan mereka masing-masing.

Baca Juga :  Belasan Warga Terima Ganti Rugi

Dikatakan Ixfan, operasional KA dalam kondisi wabah korona memang menerapkan protokol kesehatan ketat. Sehingga, tempat duduk di KA juga dibatasi. “Upaya pembatasan 70 persen dari kapasitas terus kami jalankan untuk menekan penyebaran Covid-19,” lanjut Ixfan.

Bagaimana jika dalam beberapa hari ke depan terus terjadi penambahan penumpang? Ixfan menyebut, PT KAI siap mengoperasionalkan kereta tambahan. Yani, dengan menambahkan kereta dari jadwal kereta reguler. “Kami akan menjalankan kereta reguler yang tidak berjalan. Bukan menambah kereta,”tuturnya.

Untuk diketahui, saat ini ada empat KA di Daop 7 yang beroperasi. Mulai dari KA Brantas, Kahuripan, Singasari, dan Anjasmoro. Sisanya, KA Madiun tambahan tidak beroperasi selama pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bolos Apel, ASN Nganjuk Bakal Kena Potong Tunjangan Kinerja

Selain KA dari Daop 7, menurut Ixfan banyak KA dari daop lain yang juga beroperasi. Misalnya, Jayakarta, Bima, Gajayana, Turangga dan  Malabar. Namun, KA tersebut tidak berada di bawah operasi Daop 7 Madiun. “Jadi ya tetap melintas, mengangkut penumpang juga, sampai Nganjuk,” terangnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/