24.3 C
Kediri
Wednesday, June 29, 2022

Puluhan Pelamar Ajukan Sanggahan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Seleksi pegawai badan layanan umum daerah (BLUD) di RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono memasuki masa sanggah. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh puluhan pelamar yang dinyatakan tak lolos verifikasi administrasi untuk mengajukan sanggahan. Beberapa di antaranya dinyatakan lolos setelah berkasnya dicek ulang.

Untuk diketahui, di RSUD Kertosono total ada 802 pelamar yang dinyatakan tidak lolos verifikasi tahap pertama. Dari jumlah tersebut, ada 60 pelamar yang memanfaatkan masa sanggah. “Hingga siang ini (kemarin, Red) pukul 12.00, baru tiga sanggahan yang dinyatakan lolos,” ujar Direktur RSUD Kertosono dr Hendriyanto.

Hingga tadi malam menurut Hendri tim verifikator masih terus melanjutkan proses verifikasi untuk pelamar yang mengajukan sanggahan. Terkait lolosnya tiga peserta dalam penelitian ulang berkas, menurut Hendri hal tersebut rata-rata karena ada penafsiran berbeda pada kualifikasi pendidikan.

Misalnya pada kualifikasi pendidikan ilmu komunikasi dan administrasi.

Baca Juga :  Pengisian Perangkat Desa: Sesuai BAN-PT, IAIN Tulungagung Anggap Legal

“Setelah dicek dan diteliti ulang, ternyata mereka dianggap layak untuk melanjutkan tes berikutnya,” lanjut Hendri sembari menyebut  perbedaan penafsiran kualifikasi pendidikan ini kebanyakan dari noneksak.

Sementara itu, formasi pegawai BLUD di RS Kertosono yang paling banyak diburu adalah posisi bidan. Dengan jumlah formasi sebanyak 15, total ada 512 pelamar yang memperebutkannya. Posisi kedua yang paling diminati adalah pengadiministrasian rekam medis dengan 359 pelamar.

Tidak hanya dua formasi tersebut, formasi perawat juga diminati 331 orang. Adapun untuk formasi lainnya jumlah pelamar mencapai puluhan orang. Meski mayoritas formasi diminati banyak pelamar, menurut Hendri ada satu formasi yang hanya diisi satu pelamar. Yakni, formasi fisikawan medis dan pranata jamuan. “Masing-masing satu pelamar,” beber Hendri sembari menyebut untuk pranata jamuan sebenarnya ada dua formasi atau kurang satu pendaftar.

Baca Juga :  Dishub Jemput Siswa Disabilitas di Gunung dengan Elf

Seperti sebelumnya Hendri menjelaskan, ribuan pelamar itu akan bersaing untuk bisa menduduki formasi di RSUD Kertosono dengan mengikuti tahapan seleksi. Hal tersebut juga berlaku untuk pendaftar di formasi fisikawan medis dan pranata jamuan.

Meski hanya ada satu pendaftar di tiap formasi, menurut Hendri mereka tidak otomatis lolos. Peserta harus tetap memenuhi standar yang ditetapkan oleh panitia seleksi agar bisa duduk di formasi tersebut.

Terpisah, Humas RSUD Ngajuk Eko Santoso belum bisa memastikan berapa saja peserta yang sudah dinyatakan lulus. Ia berdalih saat ini masih proses masa sanggah. Bahkan formasi apa saja yang sudah terisi belum bisa disampaikan karena menunggu hasil pengumuman.

“Tadi saya dapat laporan untuk peserta yang ajukan sanggahan ada enam orang yang lolos,” akunya sembari menyebut mereka dinyatakan lolos karena terjadi kesalahan saat mengecek nilai rata-rata ujian.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Seleksi pegawai badan layanan umum daerah (BLUD) di RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono memasuki masa sanggah. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh puluhan pelamar yang dinyatakan tak lolos verifikasi administrasi untuk mengajukan sanggahan. Beberapa di antaranya dinyatakan lolos setelah berkasnya dicek ulang.

Untuk diketahui, di RSUD Kertosono total ada 802 pelamar yang dinyatakan tidak lolos verifikasi tahap pertama. Dari jumlah tersebut, ada 60 pelamar yang memanfaatkan masa sanggah. “Hingga siang ini (kemarin, Red) pukul 12.00, baru tiga sanggahan yang dinyatakan lolos,” ujar Direktur RSUD Kertosono dr Hendriyanto.

Hingga tadi malam menurut Hendri tim verifikator masih terus melanjutkan proses verifikasi untuk pelamar yang mengajukan sanggahan. Terkait lolosnya tiga peserta dalam penelitian ulang berkas, menurut Hendri hal tersebut rata-rata karena ada penafsiran berbeda pada kualifikasi pendidikan.

Misalnya pada kualifikasi pendidikan ilmu komunikasi dan administrasi.

Baca Juga :  Pasar Ikan di Baduk, Tanjunganom Hanya Ramai Sabtu dan Minggu

“Setelah dicek dan diteliti ulang, ternyata mereka dianggap layak untuk melanjutkan tes berikutnya,” lanjut Hendri sembari menyebut  perbedaan penafsiran kualifikasi pendidikan ini kebanyakan dari noneksak.

Sementara itu, formasi pegawai BLUD di RS Kertosono yang paling banyak diburu adalah posisi bidan. Dengan jumlah formasi sebanyak 15, total ada 512 pelamar yang memperebutkannya. Posisi kedua yang paling diminati adalah pengadiministrasian rekam medis dengan 359 pelamar.

Tidak hanya dua formasi tersebut, formasi perawat juga diminati 331 orang. Adapun untuk formasi lainnya jumlah pelamar mencapai puluhan orang. Meski mayoritas formasi diminati banyak pelamar, menurut Hendri ada satu formasi yang hanya diisi satu pelamar. Yakni, formasi fisikawan medis dan pranata jamuan. “Masing-masing satu pelamar,” beber Hendri sembari menyebut untuk pranata jamuan sebenarnya ada dua formasi atau kurang satu pendaftar.

Baca Juga :  Suami Tega Bunuh Istri Siri

Seperti sebelumnya Hendri menjelaskan, ribuan pelamar itu akan bersaing untuk bisa menduduki formasi di RSUD Kertosono dengan mengikuti tahapan seleksi. Hal tersebut juga berlaku untuk pendaftar di formasi fisikawan medis dan pranata jamuan.

Meski hanya ada satu pendaftar di tiap formasi, menurut Hendri mereka tidak otomatis lolos. Peserta harus tetap memenuhi standar yang ditetapkan oleh panitia seleksi agar bisa duduk di formasi tersebut.

Terpisah, Humas RSUD Ngajuk Eko Santoso belum bisa memastikan berapa saja peserta yang sudah dinyatakan lulus. Ia berdalih saat ini masih proses masa sanggah. Bahkan formasi apa saja yang sudah terisi belum bisa disampaikan karena menunggu hasil pengumuman.

“Tadi saya dapat laporan untuk peserta yang ajukan sanggahan ada enam orang yang lolos,” akunya sembari menyebut mereka dinyatakan lolos karena terjadi kesalahan saat mengecek nilai rata-rata ujian.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/