25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Kejari Kabupaten Nganjuk Ajak Siswa SMAN 1 Patianrowo Cegah Bullying

Kejaksaan Negeri Kabupaten Nganjuk mengunjungi SMAN 1 Patianrowo kemarin. Lewat program andalan Jamasan SAE, kejaksaaan mengenalkan hukum kepada siswa SMAN 1 Patianrowo. Tujuannya, siswa Smapar mengenali hukum dan menjauhi hukuman.

Dua jaksa dari Kejaksaan Negeri Nganjuk menjadi narasumber langsung di Jamasan SAE di SMAN 1 Patianrowo. Mereka adalah Jaksa Deris Andriani dan Jaksa Ratrieka. Kedua jaksa tersebut memberikan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja kepada siswa Smapar.

Dalam materi yang disampaikan, Deris mengatakan, siswa harus berhati-hati dalam memilih teman. Jangan sampai salah dalam bergaul. Karena jika sampai hal tersebut terjadi, para siswa dapat terjerumus ke tindakan kriminal. “Kita wajib tahu hukum tapi harus menjauhi hukuman,” ujarnya.

Baca Juga :  Belasan Ribu Pelajar Kabupaten Kediri Belum Divaksin

Saat ini kata Deris, sudaj memasuki Bulan Suci Ramadan. Oleh sebab itu, Deris mengimbau siswa untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Perbanyak amal ibadah di Bulan Suci Ramadan. Karena pahalanya akan berlipat ganda. “Jangan melakukan bullying pada teman dan siapa saja,” ingatnya.

Deris mengatakan, kejaksaan akan terus sosialisasi hukum di kalangan remaja melalui program ‘Jamasan SAE’. Mulai dari jaksa fungsional hingga Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth turun langsung ke sekolah-sekolah. Harapannya, dengan pengenalan hukum ke kalangan remaja, siswa bisa memahami tentang hukum dan tidak melanggar hukum.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Patianrowo Pujianto mengatakan, sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Nganjuk. Karena dengan adanya sosialisasi hukum lewat program ‘Jamasan SAE’, siswa bisa mendapat pemahaman tentang hukum. “Semoga pengetahuan tentang hukum dan pengalaman yang diberikan kejaksaan ini bisa bermanfaat dan menjadi bekal siswa,” harapnya. (wib/tyo)

Baca Juga :  Tetap Lakukan Vaksinasi Siang Hari
- Advertisement -

Kejaksaan Negeri Kabupaten Nganjuk mengunjungi SMAN 1 Patianrowo kemarin. Lewat program andalan Jamasan SAE, kejaksaaan mengenalkan hukum kepada siswa SMAN 1 Patianrowo. Tujuannya, siswa Smapar mengenali hukum dan menjauhi hukuman.

Dua jaksa dari Kejaksaan Negeri Nganjuk menjadi narasumber langsung di Jamasan SAE di SMAN 1 Patianrowo. Mereka adalah Jaksa Deris Andriani dan Jaksa Ratrieka. Kedua jaksa tersebut memberikan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja kepada siswa Smapar.

Dalam materi yang disampaikan, Deris mengatakan, siswa harus berhati-hati dalam memilih teman. Jangan sampai salah dalam bergaul. Karena jika sampai hal tersebut terjadi, para siswa dapat terjerumus ke tindakan kriminal. “Kita wajib tahu hukum tapi harus menjauhi hukuman,” ujarnya.

Baca Juga :  PPDB Nganjuk: Tak Punya SKL, Tidak Bisa Daftar Ulang

Saat ini kata Deris, sudaj memasuki Bulan Suci Ramadan. Oleh sebab itu, Deris mengimbau siswa untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Perbanyak amal ibadah di Bulan Suci Ramadan. Karena pahalanya akan berlipat ganda. “Jangan melakukan bullying pada teman dan siapa saja,” ingatnya.

Deris mengatakan, kejaksaan akan terus sosialisasi hukum di kalangan remaja melalui program ‘Jamasan SAE’. Mulai dari jaksa fungsional hingga Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero Suoth turun langsung ke sekolah-sekolah. Harapannya, dengan pengenalan hukum ke kalangan remaja, siswa bisa memahami tentang hukum dan tidak melanggar hukum.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Patianrowo Pujianto mengatakan, sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Nganjuk. Karena dengan adanya sosialisasi hukum lewat program ‘Jamasan SAE’, siswa bisa mendapat pemahaman tentang hukum. “Semoga pengetahuan tentang hukum dan pengalaman yang diberikan kejaksaan ini bisa bermanfaat dan menjadi bekal siswa,” harapnya. (wib/tyo)

Baca Juga :  Mereka Jadi Bintang di Lomba Kliping Kreatif Jawa Pos Radar Kediri

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/