25.6 C
Kediri
Saturday, June 25, 2022

Pemkab Kediri Bekali Keterampilan Puluhan Korban Covid

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Ribuan anak yatim piatu yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi Covid-19 harus terus menatap masa depan. Pemkab Kediri membekali mereka dengan pelatihan keterampilan. Sedikitnya ada 65 anak yang akan mengikuti kegiatan tersebut agar bisa melanjutkan hidup.

          Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri Suharsono mengungkapkan, total ada 65 remaja berusia 17 tahun ke atas yang akan mendapat pelatihan keterampilan. “Mereka (remaja yang akan dibekali keterampilan, Red) adalah siswa kelas XII atau yang sudah lulus,” ujar Suharsono.

          Ada beberapa jenis keterampilan yang disiapkan untuk anak-anak tersebut. Mulai pelatihan pertukangan dan otomotif. Adapun untuk perempuan bisa mengikuti pelatihan tata boga, salon, dan keterampilan perempuan lainnya.

Baca Juga :  Mental Pekerja Pabrik BelumĀ Ada

          Seperti diberitakan, di Kabupaten Kediri total ada 1.059 anak-anak terdampak Covid-19. Mereka menyandang status yatim, piatu, dan yatim piatu setelah orang tua mereka meninggal terpapar Covid-19.

          Pemkab memberikan bantuan sosial untuk ribuan anak-anak terdampak tersebut. Kemarin giliran anak-anak di Kecamatan Kayenkidul yang didatangi. Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mendampingi puluhan anak-anak yang dihadirkan di kecamatan.

          Tak hanya menyerahkan bantuan, ibu satu anak itu juga mengajak anak-anak berbincang. Bahkan, untuk menghibur mereka, Eriani juga mengajak anak-anak menerbangkan pesawat kertas. Anak-anak yang awalnya grogi bertemu dengan perempuan berambut lurus itu langsung tertawa bersama-sama.

          Terkait kedatangannya ke Kecamatan Kayenkidul, Eriani menjelaskan, hal tersebut merupakan bentuk pendampingan. “Agar anak-anak tetap merasa aman dan nyaman setelah orang tua mereka meninggal akibat Covid-19,” beber menantu Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu.

Baca Juga :  Pendapatan Turun Rp 241 Miliar, Pemkab Kencangkan Ikat Pinggang

          Lebih jauh Eriani menuturkan, selain bantuan sosial, pihaknya juga akan melakukan pendampingan psikologi. Terutama, untuk kembali menumbuhkan semangat anak-anak setelah kehilangan orang tuanya.

          TP PKK, jelas Eriani, juga akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan cabang dinas pendidikan (cabdisdik) untuk mendata anak-anak terdampak Covid-19. Sehingga, pemkab memiliki data apakah mereka akan melanjutkan sekolah atau bekerja. “Jenis bantuannya akan diberikan sesuai data itu,” jelasnya. (syi/ut)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Ribuan anak yatim piatu yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi Covid-19 harus terus menatap masa depan. Pemkab Kediri membekali mereka dengan pelatihan keterampilan. Sedikitnya ada 65 anak yang akan mengikuti kegiatan tersebut agar bisa melanjutkan hidup.

          Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri Suharsono mengungkapkan, total ada 65 remaja berusia 17 tahun ke atas yang akan mendapat pelatihan keterampilan. “Mereka (remaja yang akan dibekali keterampilan, Red) adalah siswa kelas XII atau yang sudah lulus,” ujar Suharsono.

          Ada beberapa jenis keterampilan yang disiapkan untuk anak-anak tersebut. Mulai pelatihan pertukangan dan otomotif. Adapun untuk perempuan bisa mengikuti pelatihan tata boga, salon, dan keterampilan perempuan lainnya.

Baca Juga :  Tahanan di Kediri Berjemur dan Olahraga, Sel Disemprot Disinfektan

          Seperti diberitakan, di Kabupaten Kediri total ada 1.059 anak-anak terdampak Covid-19. Mereka menyandang status yatim, piatu, dan yatim piatu setelah orang tua mereka meninggal terpapar Covid-19.

          Pemkab memberikan bantuan sosial untuk ribuan anak-anak terdampak tersebut. Kemarin giliran anak-anak di Kecamatan Kayenkidul yang didatangi. Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mendampingi puluhan anak-anak yang dihadirkan di kecamatan.

          Tak hanya menyerahkan bantuan, ibu satu anak itu juga mengajak anak-anak berbincang. Bahkan, untuk menghibur mereka, Eriani juga mengajak anak-anak menerbangkan pesawat kertas. Anak-anak yang awalnya grogi bertemu dengan perempuan berambut lurus itu langsung tertawa bersama-sama.

          Terkait kedatangannya ke Kecamatan Kayenkidul, Eriani menjelaskan, hal tersebut merupakan bentuk pendampingan. “Agar anak-anak tetap merasa aman dan nyaman setelah orang tua mereka meninggal akibat Covid-19,” beber menantu Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu.

Baca Juga :  Sembuh dari Covid, Warga Ngampel, Mojoroto Malah 'Njegur' Brantas

          Lebih jauh Eriani menuturkan, selain bantuan sosial, pihaknya juga akan melakukan pendampingan psikologi. Terutama, untuk kembali menumbuhkan semangat anak-anak setelah kehilangan orang tuanya.

          TP PKK, jelas Eriani, juga akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan cabang dinas pendidikan (cabdisdik) untuk mendata anak-anak terdampak Covid-19. Sehingga, pemkab memiliki data apakah mereka akan melanjutkan sekolah atau bekerja. “Jenis bantuannya akan diberikan sesuai data itu,” jelasnya. (syi/ut)

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/