27.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022

Kereta Api Lokal Harus Parkir Lagi

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Masyarakat yang ingin naik kereta api (KA) lokal harus bersabar. Karena  PT KAI Daop 7 Madiun  membatalkan mengoperasikan KA lokal.

“Pembatalan keberangkatan ini akan dilakukan sampai 16 Agustus 2021,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Ini artinya KA lokal akan diparkir lagi. Karena sebelumnya, KA lokal juga sudah tidak beroperasi selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Pembatalan keberangkatan tersebut dilakukan sesuai kebijakan yang diambil pemerintah pusat. Yang mana terkait perpanjangan PPKM level 4.

“Kami perpanjang pembatalannya sesuai dengan kebijakan PPKM,” tandasnya.

Lalu sampai kapan KA lokal akan berhenti beroperasi? Pria yang hobi bersepeda ini

Baca Juga :  Berburu Manisan dan Kue Keranjang

belum bisa memastikan apakah rencana perpanjangan pembatalan keberangkatan ini akan bertambah lagi atau tidak. Pasalnya, PT KAI akan tetap mengikuti kebijakan terbaru dari pemerintah pusat terkait PPKM.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, KA lokal yang akan parkir lebih lama tersebut antara lain KA Dhoho, Penataran, dan KRD. Kebijakan ini sendiri diambil oleh PT KAI  karena tren kasus Covid-19  semakin merajalela.

“Kami mohon maaf kepada para pelanggan setia KA lokal karena pembatalan keberangkatan harus diperpanjang,” imbuhnya.

Sementara itu, kebijakan proaktif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Sejak akhir bulan lalu, calon penumpang  KA jarak jauh di pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes rapid PCR maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA jarak jauh di pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Baca Juga :  Pandemi, Jumlah Pendonor Berkurang Separo

Bagi calon penumpang KA jarak jauh yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. Yang mana juga harus disertai surat negatif  rapid test antigen yang masih berlaku.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Masyarakat yang ingin naik kereta api (KA) lokal harus bersabar. Karena  PT KAI Daop 7 Madiun  membatalkan mengoperasikan KA lokal.

“Pembatalan keberangkatan ini akan dilakukan sampai 16 Agustus 2021,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Ini artinya KA lokal akan diparkir lagi. Karena sebelumnya, KA lokal juga sudah tidak beroperasi selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Pembatalan keberangkatan tersebut dilakukan sesuai kebijakan yang diambil pemerintah pusat. Yang mana terkait perpanjangan PPKM level 4.

“Kami perpanjang pembatalannya sesuai dengan kebijakan PPKM,” tandasnya.

Lalu sampai kapan KA lokal akan berhenti beroperasi? Pria yang hobi bersepeda ini

Baca Juga :  Baru Enam Kecamatan yang Panen Padi

belum bisa memastikan apakah rencana perpanjangan pembatalan keberangkatan ini akan bertambah lagi atau tidak. Pasalnya, PT KAI akan tetap mengikuti kebijakan terbaru dari pemerintah pusat terkait PPKM.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, KA lokal yang akan parkir lebih lama tersebut antara lain KA Dhoho, Penataran, dan KRD. Kebijakan ini sendiri diambil oleh PT KAI  karena tren kasus Covid-19  semakin merajalela.

“Kami mohon maaf kepada para pelanggan setia KA lokal karena pembatalan keberangkatan harus diperpanjang,” imbuhnya.

Sementara itu, kebijakan proaktif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Sejak akhir bulan lalu, calon penumpang  KA jarak jauh di pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes rapid PCR maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA jarak jauh di pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Baca Juga :  Belasan Pelamar Gagal┬áTes Direktur Operasional

Bagi calon penumpang KA jarak jauh yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. Yang mana juga harus disertai surat negatif  rapid test antigen yang masih berlaku.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/