23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

BKD Kota Kediri Tahun Ini Hanya Rekrut PPPK

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sudah mengeluarkan surat resmi tentang peniadaan rekrutmen CPNS 2022. Menyikapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri mengusulkan rekrutmen ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang dibutuhkan tahun ini.

          Kepala BKD Kabupaten Kediri M. Solikin melalui Kabid Pengembangan dan Pengadaan Andri Sugianto mengungkapkan, usulan rekrutmen ratusan tenaga P3K itu sudah diajukan ke Bupati Hanindhito Himawan Pramana. “Sekarang sedang diverifikasi kementerian. Bisa jadi usul ditolak atau diterima,” ujar Andri.

          Pertimbangan penerimaan atau penolakan usulan menurut Andri adalah kebutuhan pegawai dan ketersediaan anggaran saat membuka lowongan P3K.

“Kami masih menunggu rekomendasi dari Menpan-RB (terkait usulan PPPK, Red),” lanjut Andri.

Baca Juga :  Tersangka Berdalih Suka sama Suka

          Untuk diketahui, peniadaan rekrutmen CPNS tahun ini berlaku di seluruh wilayah di Indonesia. Hal tersebut merupakan dampak kebijakan pengurangan kuota CPNS yang ditetapkan oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo. Meski rekrutmen CPNS dihapus, rekrutmen PPPK tetap dilaksanakan.

          Menyikapi hal itu pula, BKD mengusulkan rekrutmen PPPK karena mereka membutuhkan ratusan tenaga baru. Terutama tenaga di bidang kesehatan, pertanian serta ketahanan pangan, dan PPPK guru. “Kebutuhan sekitar 600 PPPK yang akan diajukan. Tapi belum final,” beber Andri sembari menyebut keputusan penerimaan PPPK itu ada di kementerian dan hingga kemarin pemberitahuan dari pusat belum keluar.

          Bagaimana dengan kebutuhan PPPK guru? Andri menyebut kebutuhan guru sebenarnya jauh lebih besar dari yang diusulkan. Meski demikian, tahun ini Pemkab Kediri memutuskan untuk mengurangi kuota dibanding 2021 lalu. Pertimbangannya, kebutuhan guru dan kemampuan anggaran.

Baca Juga :  DPRD Dorong Pemkot Perhatikan UB

          Seperti diberitakan, CPNS dan PPPK yang lolos seleksi tahun 2021 masih dalam tahap pemberkasan. Pemberkasan yang sama juga dilakukan oleh BKD Kota Kediri. Akhir Januari ini pemberkasan CPNS di dua daerah bertetangga itu ditargetkan selesai.

Untuk diketahui, tahun lalu Pemkab Kediri membuka lowongan 101  formasi CPNS. Adapun formasi PPPK sebanyak 1.186 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 132 formasi yang merupakan tenaga kesehatan. Adapun 1.054 sisanya merupakan formasi guru. (syi/ut)

 

 

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sudah mengeluarkan surat resmi tentang peniadaan rekrutmen CPNS 2022. Menyikapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri mengusulkan rekrutmen ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang dibutuhkan tahun ini.

          Kepala BKD Kabupaten Kediri M. Solikin melalui Kabid Pengembangan dan Pengadaan Andri Sugianto mengungkapkan, usulan rekrutmen ratusan tenaga P3K itu sudah diajukan ke Bupati Hanindhito Himawan Pramana. “Sekarang sedang diverifikasi kementerian. Bisa jadi usul ditolak atau diterima,” ujar Andri.

          Pertimbangan penerimaan atau penolakan usulan menurut Andri adalah kebutuhan pegawai dan ketersediaan anggaran saat membuka lowongan P3K.

“Kami masih menunggu rekomendasi dari Menpan-RB (terkait usulan PPPK, Red),” lanjut Andri.

Baca Juga :  Gagal Fokus, Tabrak Ontel

          Untuk diketahui, peniadaan rekrutmen CPNS tahun ini berlaku di seluruh wilayah di Indonesia. Hal tersebut merupakan dampak kebijakan pengurangan kuota CPNS yang ditetapkan oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo. Meski rekrutmen CPNS dihapus, rekrutmen PPPK tetap dilaksanakan.

          Menyikapi hal itu pula, BKD mengusulkan rekrutmen PPPK karena mereka membutuhkan ratusan tenaga baru. Terutama tenaga di bidang kesehatan, pertanian serta ketahanan pangan, dan PPPK guru. “Kebutuhan sekitar 600 PPPK yang akan diajukan. Tapi belum final,” beber Andri sembari menyebut keputusan penerimaan PPPK itu ada di kementerian dan hingga kemarin pemberitahuan dari pusat belum keluar.

          Bagaimana dengan kebutuhan PPPK guru? Andri menyebut kebutuhan guru sebenarnya jauh lebih besar dari yang diusulkan. Meski demikian, tahun ini Pemkab Kediri memutuskan untuk mengurangi kuota dibanding 2021 lalu. Pertimbangannya, kebutuhan guru dan kemampuan anggaran.

Baca Juga :  Harga Bawang Bombai Naik, Pedagang Enggan Jualan

          Seperti diberitakan, CPNS dan PPPK yang lolos seleksi tahun 2021 masih dalam tahap pemberkasan. Pemberkasan yang sama juga dilakukan oleh BKD Kota Kediri. Akhir Januari ini pemberkasan CPNS di dua daerah bertetangga itu ditargetkan selesai.

Untuk diketahui, tahun lalu Pemkab Kediri membuka lowongan 101  formasi CPNS. Adapun formasi PPPK sebanyak 1.186 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 132 formasi yang merupakan tenaga kesehatan. Adapun 1.054 sisanya merupakan formasi guru. (syi/ut)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/