25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Pemuda di Kediri Harus Miliki Jiwa Rela Berkorban

KOTA, JP Radar Kediri– Upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Joyoboyo, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota berlangsung khidmat kemarin (10/11). Kegiatan untuk mengenang jasa pahlawan ini diikuti aktivitas menabur bunga oleh jajaran Forkopimda Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai bukan sekadar mengenang atau mendoakan saja. Namun jauh lebih penting meneladani dan melanjutkan perjuangan melalui nilai-nilai yang diwariskan. “Pesan saya untuk generasi muda, ke depan harus berkarya supaya bisa menjadi pahlawan khususnya untuk Kota Kediri,” tuturnya usai tabur bunga.

Abu mengatakan, akan mendorong pemuda di Kota Kediri lebih fokus dengan yang sudah dicapai. Sehingga bisa terus menuliskan sejarah. Pasalnya, negara butuh kontribusi dari berbagai elemen untuk kemajuan bangsa. Mengingat saat ini semakin bersaing dengan era digital. “Makanya kita sebagai generasi penerus harus melakukan hal yang terbaik di bidangnya dan harus memiliki jiwa rela berkorban seperti para pahlawan,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Buruh Pabrik Tripleks di Kandangan

Sementara itu, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letnan Kolonel Petrus Tumurang mengatakan, dirinya dan teman-teman veteran merasa gembira karena yang hadir dalam peringatan Hari Pahlawan begitu banyak. Ini artinya masih ada penghormatan dari generasi muda.

Pria 78 tahun ini meminta masyarakat selalu waspada terhadap berbagai potensi yang mengancam kemerdekaan. “Terlebih pada era sekarang, kawan bisa menjadi lawan dan sebaliknya lawan bisa menjadi kawan,” tutur veteran kelahiran Sulawesi Selatan ini. (ica/ndr)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri– Upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Joyoboyo, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota berlangsung khidmat kemarin (10/11). Kegiatan untuk mengenang jasa pahlawan ini diikuti aktivitas menabur bunga oleh jajaran Forkopimda Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai bukan sekadar mengenang atau mendoakan saja. Namun jauh lebih penting meneladani dan melanjutkan perjuangan melalui nilai-nilai yang diwariskan. “Pesan saya untuk generasi muda, ke depan harus berkarya supaya bisa menjadi pahlawan khususnya untuk Kota Kediri,” tuturnya usai tabur bunga.

Abu mengatakan, akan mendorong pemuda di Kota Kediri lebih fokus dengan yang sudah dicapai. Sehingga bisa terus menuliskan sejarah. Pasalnya, negara butuh kontribusi dari berbagai elemen untuk kemajuan bangsa. Mengingat saat ini semakin bersaing dengan era digital. “Makanya kita sebagai generasi penerus harus melakukan hal yang terbaik di bidangnya dan harus memiliki jiwa rela berkorban seperti para pahlawan,” tuturnya.

Baca Juga :  Cegah Banjir, Kebut Realisasi Parapet Kali Putih

Sementara itu, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letnan Kolonel Petrus Tumurang mengatakan, dirinya dan teman-teman veteran merasa gembira karena yang hadir dalam peringatan Hari Pahlawan begitu banyak. Ini artinya masih ada penghormatan dari generasi muda.

Pria 78 tahun ini meminta masyarakat selalu waspada terhadap berbagai potensi yang mengancam kemerdekaan. “Terlebih pada era sekarang, kawan bisa menjadi lawan dan sebaliknya lawan bisa menjadi kawan,” tutur veteran kelahiran Sulawesi Selatan ini. (ica/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/