24.4 C
Kediri
Sunday, October 2, 2022

Petugas Desa Gambyok Mulai Lakukan Penyaluran BLT

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) untuk tahap tiga mulai disalurkan. Salah satu desa yang melakukan adalah Desa Gambyok, Kecamatan Grogol. Menyasar 90 keluarga penerima manfaat (KPM).

Para penerima BLT itu mendapatkan bantuan untuk dua bulan, Juli dan Agustus. Jatah setiap bulannya Rp 300 ribu. Karena diterimakan untuk dua bulan maka masing-masing KPM mendapat Rp 600 ribu.

“Bisa untuk beli beras,” ucap Lamijan, 70, salah seorang penerima BLT yang mengaku senang dengan bantuan tersebut. Selain itu, sang kakek menyebut akan memanfaatkan uang bantuan  untuk berobat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gambyok Mulyono mengklaim BLT yang bersumber dari dana desa (DD) di desanya sudah tersalurkan ke 90 KPM secara keseluruhan. Peruntukannya untuk periode Juli dan Agustus. Total bantuan senilai Rp 54 juta.

“Tadi ada yang tidak bisa datang karena sakit. Tapi bisa diwakilkan dengan syarat harus ada di satu KK dengan penerima,” terangnya.

Baca Juga :  Kemarau Basah, Padi Rawan Diserang Hama
- Advertisement -

Ketika hendak mengambil bantuan, para PKM wajib menyerahkan fotokopi KTP dan menunjukkan KK. Karena banyak penerima lansia mereka menggunakan cap jempol untuk tanda tangan. Kepada warga yang mengambil bantuan, sekdes mengingatkan agar memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

Diberitakan sebelumnya, Desa Gambyok menjadi salah satu desa yang sudah menerima DD tahap III. Besaran anggaran yang diterima adalah Rp 882,63 juta. Dengan rincian Rp 665,5 juta dari alokasi dasar dan Rp 217,12 juta berasal dari alokasi formula.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Bantuan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Heru Setiawan menjelaskan, sesuai jadwal penyaluran BLT DD untuk tahap tiga ini paling cepat dimulai Juli lalu. Syarat penyalurannya adalah BLT desa ke KPM pada April, Mei, dan Juni.

Sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 190/PMK.07/2021, BLT DD tahap III adalah untuk penyaluran Juli, Agustus, dan September. “Sesuai skema, penyaluran dilakukan secara triwulan,” ucapnya.

Baca Juga :  Sepuluh P3K Guru di Kota Kediri Telah Terima SK 

Di Desa Gambyok hanya menyalurkan dua bulan karena pertimbangan bulan berjalan (Agustus). Sedangkan BLT DD pada September nanti akan dilaksanakan bulan depan.

Terkait dengan penyaluran BLT DD, tetap ada permintaan penyaluran yang disampaikan dengan surat pengantar. Selain itu juga ditambah dengan daftar rincian yang dimintakan pentgalurannya hasil dari cetakan online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara (omspan).

Diberitakan sebelumnya, jumlah DD yang diterima oleh 343 desa di Kabupaten Kediri totalnya adalah Rp 337,47 miliar. Dari ratusan desa tersebut, baru 29 desa yang telah menyelesaikan laporan sesusai dengan syararat salur tahap tiga.

Pada tahap pertama dan kedua, DD yang diterima desa masing-masing sebesar 40 persen. Kemudian pada tahap tiga, desa hanya menerima sebesar 20 persen saja. Penggunaan DD tahun ini dibagi menjadi empat kategori yakni BLT desa minimal 40 persen, ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen, penanganan Covid-19  8 persen, dan lainnya adalah program sektor prioritas.






Reporter: rekian
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) untuk tahap tiga mulai disalurkan. Salah satu desa yang melakukan adalah Desa Gambyok, Kecamatan Grogol. Menyasar 90 keluarga penerima manfaat (KPM).

Para penerima BLT itu mendapatkan bantuan untuk dua bulan, Juli dan Agustus. Jatah setiap bulannya Rp 300 ribu. Karena diterimakan untuk dua bulan maka masing-masing KPM mendapat Rp 600 ribu.

“Bisa untuk beli beras,” ucap Lamijan, 70, salah seorang penerima BLT yang mengaku senang dengan bantuan tersebut. Selain itu, sang kakek menyebut akan memanfaatkan uang bantuan  untuk berobat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gambyok Mulyono mengklaim BLT yang bersumber dari dana desa (DD) di desanya sudah tersalurkan ke 90 KPM secara keseluruhan. Peruntukannya untuk periode Juli dan Agustus. Total bantuan senilai Rp 54 juta.

“Tadi ada yang tidak bisa datang karena sakit. Tapi bisa diwakilkan dengan syarat harus ada di satu KK dengan penerima,” terangnya.

Baca Juga :  Sama-sama Pede Menangkan Pilpres

Ketika hendak mengambil bantuan, para PKM wajib menyerahkan fotokopi KTP dan menunjukkan KK. Karena banyak penerima lansia mereka menggunakan cap jempol untuk tanda tangan. Kepada warga yang mengambil bantuan, sekdes mengingatkan agar memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

Diberitakan sebelumnya, Desa Gambyok menjadi salah satu desa yang sudah menerima DD tahap III. Besaran anggaran yang diterima adalah Rp 882,63 juta. Dengan rincian Rp 665,5 juta dari alokasi dasar dan Rp 217,12 juta berasal dari alokasi formula.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Bantuan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Heru Setiawan menjelaskan, sesuai jadwal penyaluran BLT DD untuk tahap tiga ini paling cepat dimulai Juli lalu. Syarat penyalurannya adalah BLT desa ke KPM pada April, Mei, dan Juni.

Sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 190/PMK.07/2021, BLT DD tahap III adalah untuk penyaluran Juli, Agustus, dan September. “Sesuai skema, penyaluran dilakukan secara triwulan,” ucapnya.

Baca Juga :  Menang Mutlak di 20 Kecamatan

Di Desa Gambyok hanya menyalurkan dua bulan karena pertimbangan bulan berjalan (Agustus). Sedangkan BLT DD pada September nanti akan dilaksanakan bulan depan.

Terkait dengan penyaluran BLT DD, tetap ada permintaan penyaluran yang disampaikan dengan surat pengantar. Selain itu juga ditambah dengan daftar rincian yang dimintakan pentgalurannya hasil dari cetakan online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara (omspan).

Diberitakan sebelumnya, jumlah DD yang diterima oleh 343 desa di Kabupaten Kediri totalnya adalah Rp 337,47 miliar. Dari ratusan desa tersebut, baru 29 desa yang telah menyelesaikan laporan sesusai dengan syararat salur tahap tiga.

Pada tahap pertama dan kedua, DD yang diterima desa masing-masing sebesar 40 persen. Kemudian pada tahap tiga, desa hanya menerima sebesar 20 persen saja. Penggunaan DD tahun ini dibagi menjadi empat kategori yakni BLT desa minimal 40 persen, ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen, penanganan Covid-19  8 persen, dan lainnya adalah program sektor prioritas.






Reporter: rekian

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/