26.1 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Wafat, Jenazah Pejuang 1945 asal Purwosari Dipindahkan ke TMP 

PARE, JP Radar Kediri– Jenazah Pratu Purn. Misri resmi dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pare kemarin pagi. Pemindahan pejuang 1945 itu setelah satu bulan dimakamkan di desa kelahirannya, Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri.

Mantan Batalyon 41 Soenaryadi Divisi Jawa Timur ini wafat di usia 89 tahun pada  Minggu (16/1) karena sakit. Komandan Kodim 0809 Letkol Inf Rully Eko Suryawan mengatakan, tidak ada warga yang tahu perempuan ini adalah pejuang kemerdekaan. “Sekitar satu bulan lalu ada laporan dari atasan, dan kami langsung tindaklanjuti,” ujarnya.

Pratu Misri pernah mendapat penghargaan dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tanda kehormatan Bintang Gerilya. Ia ikut berjuang mempertahankan NKRI. “Secara jelas beliau salah satu anggota dari pejuang di Indonesia,” terang Rully.

Baca Juga :  Dana Miliaran untuk Rehab Sekolah Rusak di Kediri

Ditemui di TMP, Budi, 58, anak Misri, menyampaikan, tidak mengetahui ibunya merupakan pejuang. Karenanya, ia hanya melaporkan bahwa ibunya meninggal sebagai warga biasa. “Karena juga saat itu kami hanya ingin ibu segera dimakamkan, baru bisa lapor setelah dimakamkan,” ungkapnya.

Proses pemindahan jenazah ke TMP dilaksanakan secara kemiliteran dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri. Wakil Bupati (Wabup) Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan, pemakaman ini sebagai bentuk penghargaan terhadap almarhumah. “Harus dipenuhi permintaan beliau juga. Karena salah satu yang menjaga Indonesia saat berjuang melawan penjajah,” pungkasnya.(syi/ndr)

 

- Advertisement -

PARE, JP Radar Kediri– Jenazah Pratu Purn. Misri resmi dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pare kemarin pagi. Pemindahan pejuang 1945 itu setelah satu bulan dimakamkan di desa kelahirannya, Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri.

Mantan Batalyon 41 Soenaryadi Divisi Jawa Timur ini wafat di usia 89 tahun pada  Minggu (16/1) karena sakit. Komandan Kodim 0809 Letkol Inf Rully Eko Suryawan mengatakan, tidak ada warga yang tahu perempuan ini adalah pejuang kemerdekaan. “Sekitar satu bulan lalu ada laporan dari atasan, dan kami langsung tindaklanjuti,” ujarnya.

Pratu Misri pernah mendapat penghargaan dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tanda kehormatan Bintang Gerilya. Ia ikut berjuang mempertahankan NKRI. “Secara jelas beliau salah satu anggota dari pejuang di Indonesia,” terang Rully.

Baca Juga :  Kepincut Tetangga Kaya

Ditemui di TMP, Budi, 58, anak Misri, menyampaikan, tidak mengetahui ibunya merupakan pejuang. Karenanya, ia hanya melaporkan bahwa ibunya meninggal sebagai warga biasa. “Karena juga saat itu kami hanya ingin ibu segera dimakamkan, baru bisa lapor setelah dimakamkan,” ungkapnya.

Proses pemindahan jenazah ke TMP dilaksanakan secara kemiliteran dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri. Wakil Bupati (Wabup) Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan, pemakaman ini sebagai bentuk penghargaan terhadap almarhumah. “Harus dipenuhi permintaan beliau juga. Karena salah satu yang menjaga Indonesia saat berjuang melawan penjajah,” pungkasnya.(syi/ndr)

 

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/