23.7 C
Kediri
Wednesday, August 17, 2022

E-Learning, Tantangan Kreativitas Guru dan Kedisiplinan Murid

- Advertisement -

Mulai Januari ini, puluhan ribu siswa SMP negeri dan swasta di Nganjuk mulai mengikuti e-learning. Aplikasi Si Prestasi jadi tantangan bagi guru dan siswa untuk bisa belajar secara efektif selama pandemi Covid-19 ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Samsul Huda melalui Kasi Kurikulum Munawir mengungkapkan, ada lima kelompok yang mempunyai akun di aplikasi Si Prestasi. Yakni, guru, kepala sekolah, admin sekolah, dinas pendidikan, dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). “Di aplikasi ini sudah lengkap. Bahan ajar ada, soal UTS (ujian tengah semester, Red) sampai ujian semester juga ada,” ujar Munawir.

Lebih jauh Munawir menjelaskan, materi untuk semester ini sudah dituntaskan oleh MGMP masing-masing pelajaran sejak November lalu. Meski demikian, tiap guru yang mau berkreasi membuat bahan ajar juga bisa memasukkan materi.

Baca Juga :  Cabdisdik Wajibkan Sekolah Lakukan Survei

Tidak hanya melulu berupa tulisan, materi bahan ajar menurutnya juga sudah ditekankan untuk dibuat semenarik mungkin. Materi lengkap dengan gambar lewat power point dan teknik lainnya. “Bahkan MGMP membuat bahan ajar lewat video di Youtube. Link-nya dimasukkan ke Si Prestasi,” lanjutnya. 

 Dengan cara itu, siswa yang login ke Si Prestasi bisa mendapat alternatif materi yang beragam. Puluhan ribu siswa di Nganjuk pun mendapat pilihan materi yang bervariasi.

- Advertisement -

Siswa di tiap tingkatan bisa mengambil materi menyesuaikan dengan jadwal yang dibuat oleh masing-masing sekolah. “Si Prestasi juga mengatasi beberapa kendala selama pembelajaran online. Misalnya, masalah absen. Dengan e-learning ini, begitu siswa login berarti dia juga sudah absen,” jelasnya sembari menyebut tiap siswa memiliki password.

Dengan penggunaan aplikasi ini, menurut Munawir siswa tidak lagi dibekali tugas tanpa penyampaian materi secara langsung seperti yang selama ini berlangsung. Dengan metode yang baru ini, dia berharap siswa bisa semakin bersemangat belajar.

Baca Juga :  Ketua DPRD Nganjuk Usul Peningkatkan 5 Aspek di Perubahan RPJMD

Adapun disdik, menurut Munawir akan terus memantau pembelajaran yang berlangsung di tiap sekolah. Termasuk memastikan efektivitas pembelajaran di semester ini. “Jika memang efektif, nantinya setelah pandemi tetap bisa diterapkan e-learning dipadukan dengan tatap muka,” imbuhnya.

 

E-Learning SMP di Nganjuk:

-Ada 31.800 siswa SMP dari total sekitar 34 ribu siswa yang sudah mengakses Si Pintar

-Dari total 2.750 guru SMP negeri dan swasta, sebanyak 2.680 orang sudah bisa mengakses

-Para guru dan murid bisa menggunakan bahan ajar di Si Pintar untuk pembelajaran setelah login

-Bahan ajar dan soal ujian di Si Pintar dibuat oleh MGMP sejak akhir 2020

- Advertisement -

Mulai Januari ini, puluhan ribu siswa SMP negeri dan swasta di Nganjuk mulai mengikuti e-learning. Aplikasi Si Prestasi jadi tantangan bagi guru dan siswa untuk bisa belajar secara efektif selama pandemi Covid-19 ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Samsul Huda melalui Kasi Kurikulum Munawir mengungkapkan, ada lima kelompok yang mempunyai akun di aplikasi Si Prestasi. Yakni, guru, kepala sekolah, admin sekolah, dinas pendidikan, dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). “Di aplikasi ini sudah lengkap. Bahan ajar ada, soal UTS (ujian tengah semester, Red) sampai ujian semester juga ada,” ujar Munawir.

Lebih jauh Munawir menjelaskan, materi untuk semester ini sudah dituntaskan oleh MGMP masing-masing pelajaran sejak November lalu. Meski demikian, tiap guru yang mau berkreasi membuat bahan ajar juga bisa memasukkan materi.

Baca Juga :  Dorong Penyelesaian Proyek Strategis Nasional Bendungan Semantok

Tidak hanya melulu berupa tulisan, materi bahan ajar menurutnya juga sudah ditekankan untuk dibuat semenarik mungkin. Materi lengkap dengan gambar lewat power point dan teknik lainnya. “Bahkan MGMP membuat bahan ajar lewat video di Youtube. Link-nya dimasukkan ke Si Prestasi,” lanjutnya. 

 Dengan cara itu, siswa yang login ke Si Prestasi bisa mendapat alternatif materi yang beragam. Puluhan ribu siswa di Nganjuk pun mendapat pilihan materi yang bervariasi.

Siswa di tiap tingkatan bisa mengambil materi menyesuaikan dengan jadwal yang dibuat oleh masing-masing sekolah. “Si Prestasi juga mengatasi beberapa kendala selama pembelajaran online. Misalnya, masalah absen. Dengan e-learning ini, begitu siswa login berarti dia juga sudah absen,” jelasnya sembari menyebut tiap siswa memiliki password.

Dengan penggunaan aplikasi ini, menurut Munawir siswa tidak lagi dibekali tugas tanpa penyampaian materi secara langsung seperti yang selama ini berlangsung. Dengan metode yang baru ini, dia berharap siswa bisa semakin bersemangat belajar.

Baca Juga :  Seger Sutrisno, Mantan Pelatih Persenga yang Dibidik Kramayudha

Adapun disdik, menurut Munawir akan terus memantau pembelajaran yang berlangsung di tiap sekolah. Termasuk memastikan efektivitas pembelajaran di semester ini. “Jika memang efektif, nantinya setelah pandemi tetap bisa diterapkan e-learning dipadukan dengan tatap muka,” imbuhnya.

 

E-Learning SMP di Nganjuk:

-Ada 31.800 siswa SMP dari total sekitar 34 ribu siswa yang sudah mengakses Si Pintar

-Dari total 2.750 guru SMP negeri dan swasta, sebanyak 2.680 orang sudah bisa mengakses

-Para guru dan murid bisa menggunakan bahan ajar di Si Pintar untuk pembelajaran setelah login

-Bahan ajar dan soal ujian di Si Pintar dibuat oleh MGMP sejak akhir 2020

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/