25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Pelatihan Online, Persiapan Vaksinasi

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri terus memperkuat persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Salah satunya adalah perencanaan mikro.

“Kami sedang persiapkan pelatihan vaksinator, kemudian pembuatan microplanning,” ujar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro.

Dalam kesiapan itu, ia menyebut bahwa dinkes juga melakukan penilaian pada fasilitas kesehatan yang menjadi tempat layanan pembentukan tim pelaksana. Mereka juga akan berkoordinasi dengan BPJS terkait sasaran vaksinasi tersebut.

Selain itu, dalam kesiapan data, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan provinsi untuk pendataan sasaran. Pendataan itu apakah di tiap puskesmas atau cara lain. Hal itu masih menunggu dari instruksi pemerintah provinsi. Namun dari kabar yang beredar vaksinasi ini diutamakan bagi tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda depan penanganan Covid-19.

Terkait vaksinator atau yang melakukan vaksinasi, kata Bambang, saat ini masih menjalani pelatihan online. Pelatihan itu dijadwalkan berlangsung sampai akhir bulan ini.

“Jadi pertengahan bulan ini akan ada informasi paling update terkait vaksinasi,” tambahnya.

Kesiapan di daerah, Bambang mengaku, saat ini masih pada mikroplaning. Yakni perencanaan tahapan-tahapan jelang vaksinasi. Mulai dari koordinasi lintas sektor, lintas program, kemudian sosialisasi. Terkait rencana vaksinasi memang pria ini menyebut bahwa dinkes tidak bisa bekerja sendiri. Salah satunya terkait anggaran yang pasti akan menunggu perencanaan pengaturan anggaran dari badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda).

Baca Juga :  Tak Dengar Sirene, Mobil Ditabrak Kendaraan PMK

Terkait perkembangan kasus korona di Kabupaten Kediri, peningkatan jumlah pasien Covid-19 memang terus terjadi. Terbaru, terjadi penambahan 10 kasus terkonfirmasi positif. Bahkan dari jumlah itu ada 3 orang meninggal dunia. Sehingga dengan demikian mereka yang meninggal karena korona di Kabupaten Kediri mencapai 103 orang.

Sementara itu, dari Kota Kediri, tiga bersaudara terpapar Covid-19. Ketiganya tertular dari ayah kandungnya, yang diidentifikasi sebagai kasus nomor 384 dan terpapar November lalu.

Sang ayah saat ini masih dirawat di rumah sakit Bhayangkara Kediri. Sedangkan tiga anaknya menjalani isolasi mandiri (isoman). Mereka adalah warga Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota.

Tiga bersaudara itu dua orang berjenis kelamin perempuan dan seorang laki-laki. Usianya 12, 13, dan 24 tahun. Ketiganya kini tercatat sebagai kasus ke-487, 488, dan 489.

Ayah dari ketiga bersaudara itu diduga kuat terpapar saat berada di luar kota. Hal itu berdasarkan penelusuran GTPP Covid-19 Kota Kediri. “Yang bersangkutan (kasus ke-384, Red) merupakan klaster luar kota,” kata Wali Kota Abdullah Abu Bakar.

Baca Juga :  Soal Dana Desa, Ini Pesan Kajari Kediri

Selain tiga kasus tersebut, ada lagi sembilan kasus lainnya yang tercatat sebagai penambahan pasien terkonfirmasi kemarin. Total penambahan terakhir ini sebanyak dua belas kasus.

Sebaran kasus terkonfirmasi tersebar di tiga kecamatan yang ada. Riwayatnya pun bervariasi. Namun mayoritas terpapar Covid-19 dari transmisi dalam kota. “Dari klaster transmisi lokal dan kontak erat pasien positif sebelumnya,” sambung pria yang hobi bersepeda tersebut.

Selain kasus terkonfirmasi positif, ada pula pasien yang dinyatakan sembuh oleh petugas medis. Hanya saja jumlahnya relatif jomplang. Tercatat hanya ada satu orang saja yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan intensif.

Menyikapi hal itu, Abu mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, hingga rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. “Korona belum berakhir. Kita semua tetap harus waspada,” tandas Abu. (tar)

 

 

Grafis Kota

 

Positif             496

Aktif               98

Sembuh         376

Meninggal     22                  

 

Kabupaten

 Sembuh                        :1.100
 Meninggal                    :103
 Dirawat                        : 90

JUMLAH: 1.293+10 ORANG

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri terus memperkuat persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Salah satunya adalah perencanaan mikro.

“Kami sedang persiapkan pelatihan vaksinator, kemudian pembuatan microplanning,” ujar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro.

Dalam kesiapan itu, ia menyebut bahwa dinkes juga melakukan penilaian pada fasilitas kesehatan yang menjadi tempat layanan pembentukan tim pelaksana. Mereka juga akan berkoordinasi dengan BPJS terkait sasaran vaksinasi tersebut.

Selain itu, dalam kesiapan data, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan provinsi untuk pendataan sasaran. Pendataan itu apakah di tiap puskesmas atau cara lain. Hal itu masih menunggu dari instruksi pemerintah provinsi. Namun dari kabar yang beredar vaksinasi ini diutamakan bagi tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda depan penanganan Covid-19.

Terkait vaksinator atau yang melakukan vaksinasi, kata Bambang, saat ini masih menjalani pelatihan online. Pelatihan itu dijadwalkan berlangsung sampai akhir bulan ini.

“Jadi pertengahan bulan ini akan ada informasi paling update terkait vaksinasi,” tambahnya.

Kesiapan di daerah, Bambang mengaku, saat ini masih pada mikroplaning. Yakni perencanaan tahapan-tahapan jelang vaksinasi. Mulai dari koordinasi lintas sektor, lintas program, kemudian sosialisasi. Terkait rencana vaksinasi memang pria ini menyebut bahwa dinkes tidak bisa bekerja sendiri. Salah satunya terkait anggaran yang pasti akan menunggu perencanaan pengaturan anggaran dari badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda).

Baca Juga :  Tak Dengar Sirene, Mobil Ditabrak Kendaraan PMK

Terkait perkembangan kasus korona di Kabupaten Kediri, peningkatan jumlah pasien Covid-19 memang terus terjadi. Terbaru, terjadi penambahan 10 kasus terkonfirmasi positif. Bahkan dari jumlah itu ada 3 orang meninggal dunia. Sehingga dengan demikian mereka yang meninggal karena korona di Kabupaten Kediri mencapai 103 orang.

Sementara itu, dari Kota Kediri, tiga bersaudara terpapar Covid-19. Ketiganya tertular dari ayah kandungnya, yang diidentifikasi sebagai kasus nomor 384 dan terpapar November lalu.

Sang ayah saat ini masih dirawat di rumah sakit Bhayangkara Kediri. Sedangkan tiga anaknya menjalani isolasi mandiri (isoman). Mereka adalah warga Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota.

Tiga bersaudara itu dua orang berjenis kelamin perempuan dan seorang laki-laki. Usianya 12, 13, dan 24 tahun. Ketiganya kini tercatat sebagai kasus ke-487, 488, dan 489.

Ayah dari ketiga bersaudara itu diduga kuat terpapar saat berada di luar kota. Hal itu berdasarkan penelusuran GTPP Covid-19 Kota Kediri. “Yang bersangkutan (kasus ke-384, Red) merupakan klaster luar kota,” kata Wali Kota Abdullah Abu Bakar.

Baca Juga :  Drama Tengah Malam

Selain tiga kasus tersebut, ada lagi sembilan kasus lainnya yang tercatat sebagai penambahan pasien terkonfirmasi kemarin. Total penambahan terakhir ini sebanyak dua belas kasus.

Sebaran kasus terkonfirmasi tersebar di tiga kecamatan yang ada. Riwayatnya pun bervariasi. Namun mayoritas terpapar Covid-19 dari transmisi dalam kota. “Dari klaster transmisi lokal dan kontak erat pasien positif sebelumnya,” sambung pria yang hobi bersepeda tersebut.

Selain kasus terkonfirmasi positif, ada pula pasien yang dinyatakan sembuh oleh petugas medis. Hanya saja jumlahnya relatif jomplang. Tercatat hanya ada satu orang saja yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan intensif.

Menyikapi hal itu, Abu mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, hingga rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. “Korona belum berakhir. Kita semua tetap harus waspada,” tandas Abu. (tar)

 

 

Grafis Kota

 

Positif             496

Aktif               98

Sembuh         376

Meninggal     22                  

 

Kabupaten

 Sembuh                        :1.100
 Meninggal                    :103
 Dirawat                        : 90

JUMLAH: 1.293+10 ORANG

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/