25.6 C
Kediri
Thursday, June 30, 2022

Tersisa 3,5 Bulan untuk Bangun KEN

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) harus ngebut. Karena waktu tersisa untuk membangun KEN mulai dari Alun-Alun Nganjuk hingga sepanjang Jalan A. Yani sekitar 3,5 bulan. Waktu tersebut tergolong mepet. Karena di KEN ada patung Jayastamba setinggi sembilan meter di perempatan Jalan A. Yani. Kemudian, ada pilar-pilar dengan lampu sorot di Alun-Alun Nganjuk. Lalu, Slumbung Food Festival di atas Sungai Slumbung hingga pilar-pilar bercahaya warna-warni yang bisa dipasang papan reklame keren. “Harus kerja keras untuk pembangunan KEN ini,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy.

Meski begitu, Agus  mengatakan, pihaknya optimistis kontraktor yang memenangkan tender KEN akan bisa merampungkan pekerjaan sebelum pergantian tahun 2021. Karena sesuai dengan kesepakatan, pembangunan KEN yang menggunakan dana DID APBD Kabupaten Nganjuk harus selesai di tahun 2021. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp 2,8 miliar.

Baca Juga :  Kerusakan Plengsengan Ngemplak, Mojoroto Terancam Meluas

Kepala dinas asal Kertosono ini mengatakan, KEN akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, semua pihak diharapkan memberikan dukungan kepada pembangunan KEN tersebut. Agar pembangunan bisa tepat waktu, DPRKPP juga telah menyiapkan tempat dengan melakukan pemotongan pohon dan pembongkaran taman di tengah jalan. Sehingga, setelah penandatanganan kontrak, pemenang lelang bisa langsung mengerjakan.

Sementara itu, Manajer Jawa Pos Radar Nganjuk Rully Prasetyo mengatakan, JP Radar Nganjuk akan menggelar diskusi terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan tentang pembangunan KEN. Rencananya, Focus Group Discussion (FGD) ini akan dilaksanakan besok di Kantor Jawa Pos Radar Nganjuk. Plt Bupati Marhaen Djumadi, Kepala DPRKPP Agus Frihannedy, kepala OPD terkait KEN, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad, perwakilan warga Jalan A. Yani, hingga perwakilan PKL akan hadir. “Diskusi terbatas ini untuk membahas KEN dari berbagai sudut pandang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Nyaris Ambruk, Jembatan Lama Kertosono Masih Dilewati
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) harus ngebut. Karena waktu tersisa untuk membangun KEN mulai dari Alun-Alun Nganjuk hingga sepanjang Jalan A. Yani sekitar 3,5 bulan. Waktu tersebut tergolong mepet. Karena di KEN ada patung Jayastamba setinggi sembilan meter di perempatan Jalan A. Yani. Kemudian, ada pilar-pilar dengan lampu sorot di Alun-Alun Nganjuk. Lalu, Slumbung Food Festival di atas Sungai Slumbung hingga pilar-pilar bercahaya warna-warni yang bisa dipasang papan reklame keren. “Harus kerja keras untuk pembangunan KEN ini,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy.

Meski begitu, Agus  mengatakan, pihaknya optimistis kontraktor yang memenangkan tender KEN akan bisa merampungkan pekerjaan sebelum pergantian tahun 2021. Karena sesuai dengan kesepakatan, pembangunan KEN yang menggunakan dana DID APBD Kabupaten Nganjuk harus selesai di tahun 2021. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp 2,8 miliar.

Baca Juga :  Pihak Ketiga Harus Tanggung Kerusakan Jalan

Kepala dinas asal Kertosono ini mengatakan, KEN akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, semua pihak diharapkan memberikan dukungan kepada pembangunan KEN tersebut. Agar pembangunan bisa tepat waktu, DPRKPP juga telah menyiapkan tempat dengan melakukan pemotongan pohon dan pembongkaran taman di tengah jalan. Sehingga, setelah penandatanganan kontrak, pemenang lelang bisa langsung mengerjakan.

Sementara itu, Manajer Jawa Pos Radar Nganjuk Rully Prasetyo mengatakan, JP Radar Nganjuk akan menggelar diskusi terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan tentang pembangunan KEN. Rencananya, Focus Group Discussion (FGD) ini akan dilaksanakan besok di Kantor Jawa Pos Radar Nganjuk. Plt Bupati Marhaen Djumadi, Kepala DPRKPP Agus Frihannedy, kepala OPD terkait KEN, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad, perwakilan warga Jalan A. Yani, hingga perwakilan PKL akan hadir. “Diskusi terbatas ini untuk membahas KEN dari berbagai sudut pandang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Perjuangan Petani Kopi Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/