22.3 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022

SMPN 7 Nganjuk Tunggu Limpahan

NGANJUK – Beberapa SMPN menggelar tes potensi akademik (TPA), kemarin. Karena pendaftarnya overload, siswa yang tersisih akan mendaftar ke SMPN lain yang masih kekurangan pagu. Salah satunya adalah SMPN 7 Nganjuk di Jl Barito.

Ketua Pelaksana PPDB SMPN 7 Nganjuk Agus Ariadi mengatakan, dari pagu sebanyak 288 siswa, sekolahnya masih kekurangan sebanyak 72 siswa. Sebelumnya, mereka sudah menerima sebanyak 20 siswa di jalur zonasi dan prestasi.

Sedangkan sebanyak 196 siswa melalui jalur reguler tes potensi akademik (TPA). Agus mengung kapkan, kemarin ratusan siswa tersebut mengikuti TPA di sekolah. Mereka terbagi di 13 ruang. Masing-masing ruangan diisi rata-rata sebanyak 16 siswa. “Tetap kami gelar tes,” kata Agus kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Baca Juga :  Dinkes dan BPOM Sidak Takjil di Alun-Alun Nganjuk

Meski pagu belum terpenuhi, Agus mengungkapkan, TPA bertujuan untuk meranking calon siswa. Karenanya, mereka dipastikan akan diterima di sekolah yang berlokasi di Kelurahan Mangundikaran itu. “Hanya untuk perankingan,” ungkapnya.

Pada Senin besok lusa (9/7), sekolah akan mengumumkan hasil TPA. Di hari itu juga, kata Agus, sekolah akan membuka PPDB jalur reguler nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN). “Kami langsung buka untuk pendaftaran jalur NUS (nilai ujian sekolah),” ujarnya.

Agus mengaku, optimistis sekolahnya dapat memenuhi kekurangan pagu sebanyak 72 siswa. Pasalnya, ada beberapa SMPN di dalam kota yang kelebihan calon siswa. Diantaranya adalah SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 4. “Biasanya dapat limpahan dari sana,” kata Agus.

Baca Juga :  Kerajaan Ngatas Angin di Ngetos

Sementara itu, kemarin SMPN 1 Nganjuk juga menggelar TPA. Ketua Pelaksana PPDB SMPN 1 Nganjuk Samsodin mengatakan, total ada 290 siswa yang mengikuti TPA. Tes dimulai sekitar pukul 07.30 sampai 09.30. “Ada 60 soal pilihan ganda,” kata Samsodin.

Dia melanjutkan, sekolahnya membutuhkan 204 siswa lagi untuk memenuhi pagu. Karenanya, dari ratusan calon siswa yang mengikuti TPA, ada 86 anak yang bakal tersisih.

Guru olaharaga ini mengung kapkan, setelah tes kemarin, panitia langsung melakukan koreksi. Hasilnya akan diumumkan pada Senin besok lusa (9/7). Hari itu sekaligus untuk daftar ulang. “Kami berharap semua siswa bisa daftar ulang nanti,” katanya.

- Advertisement -

NGANJUK – Beberapa SMPN menggelar tes potensi akademik (TPA), kemarin. Karena pendaftarnya overload, siswa yang tersisih akan mendaftar ke SMPN lain yang masih kekurangan pagu. Salah satunya adalah SMPN 7 Nganjuk di Jl Barito.

Ketua Pelaksana PPDB SMPN 7 Nganjuk Agus Ariadi mengatakan, dari pagu sebanyak 288 siswa, sekolahnya masih kekurangan sebanyak 72 siswa. Sebelumnya, mereka sudah menerima sebanyak 20 siswa di jalur zonasi dan prestasi.

Sedangkan sebanyak 196 siswa melalui jalur reguler tes potensi akademik (TPA). Agus mengung kapkan, kemarin ratusan siswa tersebut mengikuti TPA di sekolah. Mereka terbagi di 13 ruang. Masing-masing ruangan diisi rata-rata sebanyak 16 siswa. “Tetap kami gelar tes,” kata Agus kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Baca Juga :  Info UNBK Kediri: Siasati Agar Komputer Tidak Panas

Meski pagu belum terpenuhi, Agus mengungkapkan, TPA bertujuan untuk meranking calon siswa. Karenanya, mereka dipastikan akan diterima di sekolah yang berlokasi di Kelurahan Mangundikaran itu. “Hanya untuk perankingan,” ungkapnya.

Pada Senin besok lusa (9/7), sekolah akan mengumumkan hasil TPA. Di hari itu juga, kata Agus, sekolah akan membuka PPDB jalur reguler nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN). “Kami langsung buka untuk pendaftaran jalur NUS (nilai ujian sekolah),” ujarnya.

Agus mengaku, optimistis sekolahnya dapat memenuhi kekurangan pagu sebanyak 72 siswa. Pasalnya, ada beberapa SMPN di dalam kota yang kelebihan calon siswa. Diantaranya adalah SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 4. “Biasanya dapat limpahan dari sana,” kata Agus.

Baca Juga :  Satu Pasien Positif Meninggal

Sementara itu, kemarin SMPN 1 Nganjuk juga menggelar TPA. Ketua Pelaksana PPDB SMPN 1 Nganjuk Samsodin mengatakan, total ada 290 siswa yang mengikuti TPA. Tes dimulai sekitar pukul 07.30 sampai 09.30. “Ada 60 soal pilihan ganda,” kata Samsodin.

Dia melanjutkan, sekolahnya membutuhkan 204 siswa lagi untuk memenuhi pagu. Karenanya, dari ratusan calon siswa yang mengikuti TPA, ada 86 anak yang bakal tersisih.

Guru olaharaga ini mengung kapkan, setelah tes kemarin, panitia langsung melakukan koreksi. Hasilnya akan diumumkan pada Senin besok lusa (9/7). Hari itu sekaligus untuk daftar ulang. “Kami berharap semua siswa bisa daftar ulang nanti,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/