25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Gelap! Jalanan Nganjuk Butuh 99 Lampu Penerangan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga yang melintas di Kabupaten Nganjuk harus ekstrawaspada. Karena lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Nganjuk masih sangat kurang. Sehingga, saat malam hari, jalan-jalan di Kabupaten Nganjuk terlihat kurang terang. “Kami butuh penambahan 99 lampu penerangan jalan umum,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk Sujito kemarin.

Rencananya, 99 LPJU itu akan ditempatkan di titik-titik yang rawan kecelakaan. Karena salah satu penyebab kecelakaan adalah kurang terangnya LPJU. Sehingga, pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor tidak melihat ada kendaraan atau orang menyeberang. “Sejak tahun lalu kami anggarkan 99 LPJU,” ujar Sujito.

Sayang, karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir, anggaran untuk LPJU tersebut dihilangkan. Adanya refocussing anggaran membuat pengadaan LPJU terpaksa ditunda.

Baca Juga :  Perawat Puskesmas Berbek Positif Covid

Bahkan, hingga tahun ini, rencana pengadaan 99 LPJU juga belum bisa dilaksanakan. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk masih difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian saat pandemi. “Mudah-mudahan tahun depan bisa dianggarkan untuk 99 LPJU,” harapnya.

Meski demikian, mantan Ketua PGRI Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, LPJU di Nganjuk untuk jalur-jalur utama sudah mencukupi. Hanya, untuk jalur yang lain memang masih kurang.

Sementara itu, Nurhamsyah, 30, warga Sukomoro mengaku resah dengan LPJU yang kurang di Kabupaten Nganjuk. Saat pulang malam hari, dia merasa kesulitan melihat dengan jelas kendaraan yang melintas. “Masih butuh banyak LPJU agar terang jalan-jalan di Nganjuk,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bangun Embung, Sangkar Burung hingga Ciptakan E-Yearly Book
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga yang melintas di Kabupaten Nganjuk harus ekstrawaspada. Karena lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Nganjuk masih sangat kurang. Sehingga, saat malam hari, jalan-jalan di Kabupaten Nganjuk terlihat kurang terang. “Kami butuh penambahan 99 lampu penerangan jalan umum,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk Sujito kemarin.

Rencananya, 99 LPJU itu akan ditempatkan di titik-titik yang rawan kecelakaan. Karena salah satu penyebab kecelakaan adalah kurang terangnya LPJU. Sehingga, pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor tidak melihat ada kendaraan atau orang menyeberang. “Sejak tahun lalu kami anggarkan 99 LPJU,” ujar Sujito.

Sayang, karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir, anggaran untuk LPJU tersebut dihilangkan. Adanya refocussing anggaran membuat pengadaan LPJU terpaksa ditunda.

Baca Juga :  Akan Ditutup Total untuk Semua Kendaraan

Bahkan, hingga tahun ini, rencana pengadaan 99 LPJU juga belum bisa dilaksanakan. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk masih difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian saat pandemi. “Mudah-mudahan tahun depan bisa dianggarkan untuk 99 LPJU,” harapnya.

Meski demikian, mantan Ketua PGRI Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, LPJU di Nganjuk untuk jalur-jalur utama sudah mencukupi. Hanya, untuk jalur yang lain memang masih kurang.

Sementara itu, Nurhamsyah, 30, warga Sukomoro mengaku resah dengan LPJU yang kurang di Kabupaten Nganjuk. Saat pulang malam hari, dia merasa kesulitan melihat dengan jelas kendaraan yang melintas. “Masih butuh banyak LPJU agar terang jalan-jalan di Nganjuk,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Berebut Posisi Sekda

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/