26.2 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Nama Ita Triwibawati Tetap Masuk Bursa

NGANJUK – Partai NasDem kembali mematangkan bakal calon bupati (bacabup) yang mengikuti penjaringan. Saat ini, partai yang dinahkodai Surya Paloh itu tengan menggelar survei elektabilitas tahap kedua. Nama Ita Triwibawati tetap masuk di dalamnya.

Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Nganjuk Yuni Purwanto mengatakan, survei elektabilitas kedua dimulai pada akhir Oktober lalu. Direncanakan, survei berakhir pada minggu kedua bulan ini. “Kami matangkan lagi lewat survei kedua,” kata Yuni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Yuni mengatakan, Dia mengungkapkan, metode survei tahap kedua tidak jauh berbeda dengan tahap pertama yang digelar akhir Agustus lalu. Yakni, terkait tingkat keterpilihan dan figur.

Di survei tahap 2, DPD Nasdem Nganjuk menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga (Unair). “Teknisnya, lembaga survei yang tahu,” lanjut Yuni.

Baca Juga :  Positif Covid, Dua CJH asal Kabupaten Kediri Batal Berangkat

Lebih jauh Yuni mengatakan, total ada lima kandidat yang disurvei. Di dalamnya termasuk nama Ita Triwibawati yang tengah dievaluasi oleh DPP. Selain itu, ada Boediono, Suryo Alam, Sutrisno dan Nyono Djoyo Astro.

Menurutnya, seluruh kandidat yang mendaftar ke partainya masuk dalam survei elektabiltas. Meskipun Ita tengah dievaluasi, tetapi istri Bupati Taufiqurrahman yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang itu tidak pernah menyatakan mundur dari penjaringan partai.

Yuni menegaskan, sejauh ini partainya belum memberi rekomendasi kepada salah satu kandidat. Makanya, peluang mereka masih sama besar untuk diusung menjadi bacabup dari Partai NasDem. “Semua punya peluang sama,” papar pria asal Kecamatan Pace ini.

Soal jadwal turunnnya rekom, Yuni mengaku pihaknya hanya bisa menunggu dari DPP. Yang jelas, partainya memang memberikan waktu sampai Desember untuk menentukan keputusan bacabup yang diusung. “Ada waktu tersisa sekitar dua bulan,” terangnya.

Baca Juga :  Hanura Urung Usung Suryo Alam?

Sebagai langkah awal, lanjut Yuni, DPW Jawa Timur akan mengundang seluruh DPD di Surabaya pada Sabtu depan (11/11). Salah satu pembahasannya adalah evaluasi pemilihan bupati (pilbup) di masing-masing daerah.

Bagaimana dengan mitra koalisi? Sebelumnya, Partai NasDem dikabarkan berkoalisi dengan Partai Golkar untuk mengusung Ita Triwibawati. Terkait hal itu, Yuni mengakui partainya memang paling intensif berkomunikasi dengan Partai Golkar. “Kami juga dekat dengan PPP,” tandas Yuni.

Apalagi, kedua partai juga solid di tingkat provinsi. Saat ini, Partai Golkar dan Partai NasDem sudah sepakat mengusung Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon gubernur (bacagub) Jawa Timur. “Ada kemungkinan linear dengan pilgub,” pungkasnya.

- Advertisement -

NGANJUK – Partai NasDem kembali mematangkan bakal calon bupati (bacabup) yang mengikuti penjaringan. Saat ini, partai yang dinahkodai Surya Paloh itu tengan menggelar survei elektabilitas tahap kedua. Nama Ita Triwibawati tetap masuk di dalamnya.

Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Nganjuk Yuni Purwanto mengatakan, survei elektabilitas kedua dimulai pada akhir Oktober lalu. Direncanakan, survei berakhir pada minggu kedua bulan ini. “Kami matangkan lagi lewat survei kedua,” kata Yuni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Yuni mengatakan, Dia mengungkapkan, metode survei tahap kedua tidak jauh berbeda dengan tahap pertama yang digelar akhir Agustus lalu. Yakni, terkait tingkat keterpilihan dan figur.

Di survei tahap 2, DPD Nasdem Nganjuk menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga (Unair). “Teknisnya, lembaga survei yang tahu,” lanjut Yuni.

Baca Juga :  Info PPDB Kediri: Cabdispendik Evaluasi Daerah Kurang Strategis

Lebih jauh Yuni mengatakan, total ada lima kandidat yang disurvei. Di dalamnya termasuk nama Ita Triwibawati yang tengah dievaluasi oleh DPP. Selain itu, ada Boediono, Suryo Alam, Sutrisno dan Nyono Djoyo Astro.

Menurutnya, seluruh kandidat yang mendaftar ke partainya masuk dalam survei elektabiltas. Meskipun Ita tengah dievaluasi, tetapi istri Bupati Taufiqurrahman yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang itu tidak pernah menyatakan mundur dari penjaringan partai.

Yuni menegaskan, sejauh ini partainya belum memberi rekomendasi kepada salah satu kandidat. Makanya, peluang mereka masih sama besar untuk diusung menjadi bacabup dari Partai NasDem. “Semua punya peluang sama,” papar pria asal Kecamatan Pace ini.

Soal jadwal turunnnya rekom, Yuni mengaku pihaknya hanya bisa menunggu dari DPP. Yang jelas, partainya memang memberikan waktu sampai Desember untuk menentukan keputusan bacabup yang diusung. “Ada waktu tersisa sekitar dua bulan,” terangnya.

Baca Juga :  10 Calon Jamaah Umrah Minta Rekom

Sebagai langkah awal, lanjut Yuni, DPW Jawa Timur akan mengundang seluruh DPD di Surabaya pada Sabtu depan (11/11). Salah satu pembahasannya adalah evaluasi pemilihan bupati (pilbup) di masing-masing daerah.

Bagaimana dengan mitra koalisi? Sebelumnya, Partai NasDem dikabarkan berkoalisi dengan Partai Golkar untuk mengusung Ita Triwibawati. Terkait hal itu, Yuni mengakui partainya memang paling intensif berkomunikasi dengan Partai Golkar. “Kami juga dekat dengan PPP,” tandas Yuni.

Apalagi, kedua partai juga solid di tingkat provinsi. Saat ini, Partai Golkar dan Partai NasDem sudah sepakat mengusung Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon gubernur (bacagub) Jawa Timur. “Ada kemungkinan linear dengan pilgub,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/