30.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022

Vaksinasi Pelajar Semakin Gencar

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Vaksinasi pelajar di Kabupaten Nganjuk semakin gencar. Setelah SMAN 2 Nganjuk yang berinisiatif melakukan vaksinasi siswa kelas XII, kemarin SMKN 2 Nganjuk yang menggelar vaksinasi. SMKN 2 Nganjuk menjadi tuan rumah launching vaksinasi pelajar SMKN di Jawa Timur. Sebanyak 500 siswa SMKN 2 Nganjuk divaksin Covid-19.

Yang menarik, tidak semua siswa SMKN 2 Nganjuk berani divaksin. Ada beberapa siswi yang ketakutan saat divaksin. Sehingga, harus memeluk erat lengan panitia atau menangis saat disuntik.

Beruntung, tidak ada yang pingsan karena ketakutan. “500 siswa SMKN 2 Nganjuk divaksin agar terlindungi dari Covid-19,” ujar Kepala SMKN 2 Nganjuk Yatini kemarin.

Sementara itu, Plt Bupati Marhaen Djumadi mengharapkan, vaksinasi pelajar ini bisa segera mengakhiri pandemi Covid-19. Karena virus korona yang merajalela di Indonesia membuat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang. “Nganjuk juga kena perpanjangan PPKM juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Bambu Terbakar, Warga Pace Kulon Gempar

Berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, di perpanjangan PPKM yang kedua ini, kondisinya lebih longgar dibandingkan awal PPKM. Penutupan jalan mulai dilonggarkan tidak tutup total. Sepeda motor masih bisa melintas.

Hal tersebut seperti yang terjadi di perempatan Jalan Ahmad Yani. Sebelumnya, untuk arah menuju selatan ditutup total. Namun saat ini, penutupan hanya dilakukan untuk setengah ruas jalan.

Sementara itu, untuk malam hari, penutupan tetap dilakukan seperti semula. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas Satlantas Polres Nganjuk didampingi Dinas Perhubungan (Dishub) Nganjuk akan menutup beberapa jalan utama di Kecamatan Nganjuk di sekitarnya.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Herry Buntoro mengatakan, penutupan jalan akan dilakukan selama masa PPKM level 4. Hal tersebut dilakukan untuk menekan mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran  Covid-19. “Semoga kasus positif Covid-19 bisa turun,” harapnya.

Baca Juga :  Kota Angin Bisa Jadi Zona Merah

Sementara itu, Gerakan Teplekan untuk membantu warga terdampak Covid-19 masih berlangsung. Warga yang ikut Teplekan terus bertambah. Mereka memberikan bantuan uang tunai, sembako hingga masker.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Vaksinasi pelajar di Kabupaten Nganjuk semakin gencar. Setelah SMAN 2 Nganjuk yang berinisiatif melakukan vaksinasi siswa kelas XII, kemarin SMKN 2 Nganjuk yang menggelar vaksinasi. SMKN 2 Nganjuk menjadi tuan rumah launching vaksinasi pelajar SMKN di Jawa Timur. Sebanyak 500 siswa SMKN 2 Nganjuk divaksin Covid-19.

Yang menarik, tidak semua siswa SMKN 2 Nganjuk berani divaksin. Ada beberapa siswi yang ketakutan saat divaksin. Sehingga, harus memeluk erat lengan panitia atau menangis saat disuntik.

Beruntung, tidak ada yang pingsan karena ketakutan. “500 siswa SMKN 2 Nganjuk divaksin agar terlindungi dari Covid-19,” ujar Kepala SMKN 2 Nganjuk Yatini kemarin.

Sementara itu, Plt Bupati Marhaen Djumadi mengharapkan, vaksinasi pelajar ini bisa segera mengakhiri pandemi Covid-19. Karena virus korona yang merajalela di Indonesia membuat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang. “Nganjuk juga kena perpanjangan PPKM juga,” ujarnya.

Baca Juga :  PDP Kota Nganjuk Positif Korona

Berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, di perpanjangan PPKM yang kedua ini, kondisinya lebih longgar dibandingkan awal PPKM. Penutupan jalan mulai dilonggarkan tidak tutup total. Sepeda motor masih bisa melintas.

Hal tersebut seperti yang terjadi di perempatan Jalan Ahmad Yani. Sebelumnya, untuk arah menuju selatan ditutup total. Namun saat ini, penutupan hanya dilakukan untuk setengah ruas jalan.

Sementara itu, untuk malam hari, penutupan tetap dilakukan seperti semula. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas Satlantas Polres Nganjuk didampingi Dinas Perhubungan (Dishub) Nganjuk akan menutup beberapa jalan utama di Kecamatan Nganjuk di sekitarnya.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Herry Buntoro mengatakan, penutupan jalan akan dilakukan selama masa PPKM level 4. Hal tersebut dilakukan untuk menekan mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran  Covid-19. “Semoga kasus positif Covid-19 bisa turun,” harapnya.

Baca Juga :  Mahalnya Telur Diduga karena Faktor Ini

Sementara itu, Gerakan Teplekan untuk membantu warga terdampak Covid-19 masih berlangsung. Warga yang ikut Teplekan terus bertambah. Mereka memberikan bantuan uang tunai, sembako hingga masker.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/