23.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022

Semua SD di Kabupaten Kediri Bisa AKM Mandiri

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Seluruh sekolah dasar (SD) sudah bisa menggelar asesmen kompetensi minimum (AKM) secara mandiri. Mereka telah memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Sehingga tak ada SD yang bergabung atau menumpang ke sekolah lain ketika menggelar AKM.

Kesiapan sekolah-sekolah di tingkat dasar menggelar AKM mandiri sudah terlihat ketika melakukan uji coba. Baik pengujian internet maupun penyambungan server SD-SD di bawah naungan disdik sudah bisa menggelar AKM di sekolah masing-masing.

“Disdik juga sudah melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah yang disiapkan untuk menggelar AKM mandiri,” terang Kepala Disdik Sujud Winarko.

Selain melakukan pengecekan, disdik juga sudah memberikan bimbingan teknis pada operator di tiap SD. Rata-rata mereka yang mendapat bimbingan teknis tersebut adalah guru teknologi ilmu komputer (TIK).  Bersandar pada fakta-fakta itu, Sujud memastikan semua SD di bawah naungan disdik bisa  melaksanakan AKM.

Baca Juga :  Pemkot-Pemkab Rancang TPA Regional

Ia berharap setiap sekolah sudah mempersiapkan para muridnya menghadapi AKM nasional. Sehingga, meskipun baru pertama kali ini mereka sudah siap menghadapi tipe-tipe soal yang disediakan.

Selain itu Sujud juga memberi catatan ke seluruh sekolah. Yaitu agar melatih para siswanya di bidang baca tulis. Memiliki kemampuan di bidang itu akan membantu dalam pelaksanaan AKM nanti.

“Selama beberapa hari ini kami memberikan arahan untuk peningkatan di (bidang) baca tulis. Karena AKM juga berbeda dengan ujian yang pernah mereka lakukan,” ujarnya.

Waktu pelaksanaan AKM tingkat SD akan berlangsung dua gelombang. Yang pertama mulai 8 November dan berakhir 11 November. Sedangkan untuk gelombang kedua berlangsung 15 hingga 18 November. Selama dua gelombang itu soalnya sama. Yaitu literasi dan numerasi.

Baca Juga :  Persedikab Ingin Menjadi Tuan Rumah Putaran Nasional

Untuk saat ini disdik telah melakukan tahapan menjelang  pelaksanaan AKM. Meliputi sinkronisasi soal ujian dan melakukan gelada bersih.

Berbeda dengan AKM tingkat SMP yang telah selesai pelaksanaannya, untuk tingkat SD akan lebih banyak pengujiannya. Ratusan sekolah dasar serentak melakukan. Karena itu persiapannya butuh waktu lebih lama dan lebih kompleks. Namun, Sujud memastikan semua persiapan sudah berlangsung sesuai harapan.

“Memastikan dari server sekolah terhubung ke pusat, ini tidak ada kendala,” ujar Sujud. (syi/fud)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Seluruh sekolah dasar (SD) sudah bisa menggelar asesmen kompetensi minimum (AKM) secara mandiri. Mereka telah memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Sehingga tak ada SD yang bergabung atau menumpang ke sekolah lain ketika menggelar AKM.

Kesiapan sekolah-sekolah di tingkat dasar menggelar AKM mandiri sudah terlihat ketika melakukan uji coba. Baik pengujian internet maupun penyambungan server SD-SD di bawah naungan disdik sudah bisa menggelar AKM di sekolah masing-masing.

“Disdik juga sudah melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah yang disiapkan untuk menggelar AKM mandiri,” terang Kepala Disdik Sujud Winarko.

Selain melakukan pengecekan, disdik juga sudah memberikan bimbingan teknis pada operator di tiap SD. Rata-rata mereka yang mendapat bimbingan teknis tersebut adalah guru teknologi ilmu komputer (TIK).  Bersandar pada fakta-fakta itu, Sujud memastikan semua SD di bawah naungan disdik bisa  melaksanakan AKM.

Baca Juga :  Ulama Besar dan Bangsawan ‘Berkumpul’ di Setonogedong  

Ia berharap setiap sekolah sudah mempersiapkan para muridnya menghadapi AKM nasional. Sehingga, meskipun baru pertama kali ini mereka sudah siap menghadapi tipe-tipe soal yang disediakan.

Selain itu Sujud juga memberi catatan ke seluruh sekolah. Yaitu agar melatih para siswanya di bidang baca tulis. Memiliki kemampuan di bidang itu akan membantu dalam pelaksanaan AKM nanti.

“Selama beberapa hari ini kami memberikan arahan untuk peningkatan di (bidang) baca tulis. Karena AKM juga berbeda dengan ujian yang pernah mereka lakukan,” ujarnya.

Waktu pelaksanaan AKM tingkat SD akan berlangsung dua gelombang. Yang pertama mulai 8 November dan berakhir 11 November. Sedangkan untuk gelombang kedua berlangsung 15 hingga 18 November. Selama dua gelombang itu soalnya sama. Yaitu literasi dan numerasi.

Baca Juga :  Jamin Hak Warga, Dewan Pantau Sidang Bandara Dhoho Kediri

Untuk saat ini disdik telah melakukan tahapan menjelang  pelaksanaan AKM. Meliputi sinkronisasi soal ujian dan melakukan gelada bersih.

Berbeda dengan AKM tingkat SMP yang telah selesai pelaksanaannya, untuk tingkat SD akan lebih banyak pengujiannya. Ratusan sekolah dasar serentak melakukan. Karena itu persiapannya butuh waktu lebih lama dan lebih kompleks. Namun, Sujud memastikan semua persiapan sudah berlangsung sesuai harapan.

“Memastikan dari server sekolah terhubung ke pusat, ini tidak ada kendala,” ujar Sujud. (syi/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/