27.2 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Pemkab Kediri Diminta Harus Perhatikan Sektor Pertanian

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Proyek bandara internasional Kediri banyak menggerus lahan. Karena itu harus diimbangi dengan peran dari pemerintah. Terutama di sektor pertanian. Hal ini disampaikan Direktur Pengairan dan Irigasi Pertanian Bappenas Abdul Malik.

Menurutnya, pertanian tidak bisa lepas dari kehidupan warga Kabupaten Kediri. “Tentunya dengan adanya pembangunan bandara, pemerintah daerah harus tetap memperhatikan di skala pertaniannya,” ujarnya.

Malik menambahkan bahwa salah satu yang harus digenjot dalam pembangunannya ada di sektor pertanian. Dari beberapa desa di sekitar bandara. Karena, menurut lelaki berambut cepak itu, di kabupaten juga merupakan lumbung pangan. “Harus tersinergi. Dengan bandara baru, bisa digunakan untuk logistik ke sektor pertanian di sini (Kediri, Red),” terangnya.

Baca Juga :  Dulu Blimbing-Jugo 40 Menit, Kini Cukup 10 Menit

Yang dimaksud logistik adalah pemkab harus memanfaatkan bandara. Bisa untuk ekspor hasil tanaman pangan dan ekspor kebutuhan untuk pertanian di sekitarnya. Jadi lebih tersinergi antara pembangunan dengan pertaniannya.

Koordinasi saling menunjang ini yang harus tetap dilakukan. Demi tetap mempertahankan lahan pertanian. Agar bisa terus menghidupkan geliat pertanian di sekitar lahan bandara. Khususnya tanaman pangannya.

“Produk pertanian di Kediri ini malah harus didorong lebih bagus lagi. Manfaatkan dengan adanya bandara ini nantinya. Bisa tersegarkan dengan penunjangnya kan juga sudah ada ini,” papar Malik.

Selain itu, yang disoroti Malik adalah pengairan persawahan. Untuk saluran irigasi harus diperhatikan. “Agar pertanian di sekitar lahan sawah bandara Kediri tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga :  Diprediksi Januari Masih Tinggi

Sementara itu, produk pertanian di Kabupaten Kediri sudah difokuskan untuk diangkat. Salah satunya dengan kombinasi yang dilakukan dinas pertanian dan perkebunan (dispertabun) dan dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP). “Sektor-sektor tanaman pangan yang ada di seluruh Kabupaten Kediri tetap harus dijaga. Pastikan juga di Kabupaten Kediri tak ada kekurangan untuk produk pertaniannya,” terang Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih.

Untuk diketahui, pembangunan bandara ini dilakukan sejak akhir 2019. Direncanakan pembangunan multiyears dari pemerintah pusat ini dijadikan bandara internasional.(syi/ndr)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Proyek bandara internasional Kediri banyak menggerus lahan. Karena itu harus diimbangi dengan peran dari pemerintah. Terutama di sektor pertanian. Hal ini disampaikan Direktur Pengairan dan Irigasi Pertanian Bappenas Abdul Malik.

Menurutnya, pertanian tidak bisa lepas dari kehidupan warga Kabupaten Kediri. “Tentunya dengan adanya pembangunan bandara, pemerintah daerah harus tetap memperhatikan di skala pertaniannya,” ujarnya.

Malik menambahkan bahwa salah satu yang harus digenjot dalam pembangunannya ada di sektor pertanian. Dari beberapa desa di sekitar bandara. Karena, menurut lelaki berambut cepak itu, di kabupaten juga merupakan lumbung pangan. “Harus tersinergi. Dengan bandara baru, bisa digunakan untuk logistik ke sektor pertanian di sini (Kediri, Red),” terangnya.

Baca Juga :  Kian Etnik dengan Kain Batik Tulis

Yang dimaksud logistik adalah pemkab harus memanfaatkan bandara. Bisa untuk ekspor hasil tanaman pangan dan ekspor kebutuhan untuk pertanian di sekitarnya. Jadi lebih tersinergi antara pembangunan dengan pertaniannya.

Koordinasi saling menunjang ini yang harus tetap dilakukan. Demi tetap mempertahankan lahan pertanian. Agar bisa terus menghidupkan geliat pertanian di sekitar lahan bandara. Khususnya tanaman pangannya.

“Produk pertanian di Kediri ini malah harus didorong lebih bagus lagi. Manfaatkan dengan adanya bandara ini nantinya. Bisa tersegarkan dengan penunjangnya kan juga sudah ada ini,” papar Malik.

Selain itu, yang disoroti Malik adalah pengairan persawahan. Untuk saluran irigasi harus diperhatikan. “Agar pertanian di sekitar lahan sawah bandara Kediri tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga :  Pembatalan Tiket KA hingga Akhir April  

Sementara itu, produk pertanian di Kabupaten Kediri sudah difokuskan untuk diangkat. Salah satunya dengan kombinasi yang dilakukan dinas pertanian dan perkebunan (dispertabun) dan dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP). “Sektor-sektor tanaman pangan yang ada di seluruh Kabupaten Kediri tetap harus dijaga. Pastikan juga di Kabupaten Kediri tak ada kekurangan untuk produk pertaniannya,” terang Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih.

Untuk diketahui, pembangunan bandara ini dilakukan sejak akhir 2019. Direncanakan pembangunan multiyears dari pemerintah pusat ini dijadikan bandara internasional.(syi/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/