22.3 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022

PPKM Level 3 Kota Kediri Diperpanjang tapi ASN Sudah Masuk 100 Persen

 KOTA, JP Radar Kediri- Status PPKM level 3 Covid-19 di Kota Kediri diperpanjang seminggu. Meski begitu, aparatur sipil negara (ASN) pemkot bisa masuk 100 persen. Sebelumnya yang wajib WFO 100 persen hanya pejabat struktural.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri Apip Permana, salah satu pertimbangan ASN masuk 100 persen karena capaian vaksinasi dosis lengkap untuk pegawai tinggi. “Capaian vaksin booster ASN Kota Kediri hampir seratus persen,” ucapnya.

ASN yang tidak punya komorbid dipastikan sudah vaksinasi dosis ketiga. Alasan itulah yang membuat pemkot mewajibkan ASN work from office (WFO) 100 persen. Kendati begitu, Apip mempertegas, semua pegawai wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bila ada yang sakit atau terpapar Covid-19 untuk sementara harus isolasi mandiri (isoman).

Baca Juga :  Perketat Prosedur KB untuk Cegah Korona

“Kalau ada gejala dan komorbid ya tetap harus dirawat di rumah sakit,” beber Apip kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.

Sekadar diketahui, jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri dan isolasi terpadu jumlahnya paling banyak. Sekarang sudah mencapai 129 pasien. Sisanya dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit rujukan ada 31 pasien dan rumah sakit darurat ada 43 pasien.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif kini bertambah lagi 36 kasus. Ada satu yang meninggal dunia. Sedangkan kasus aktifnya kini menjadi 203 kasus. “Yang perlu dilindungi sekarang adalah lansia, kebanyakan kasus kematian di Kota Kediri adalah lansia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Kediri Vaksin Pedagang di Besuki, Sumperpodang, dan Kelud

Selain faktor usia, mereka yang meninggal ini ada komorbid. Banyak pula di antara mereka yang belum vaksin atau baru menjalani vaksin dosis pertama. Sebab itulah, Fauzan mengimbau warga kota waspada dan tidak lengah.(rq/ndr

- Advertisement -

 KOTA, JP Radar Kediri- Status PPKM level 3 Covid-19 di Kota Kediri diperpanjang seminggu. Meski begitu, aparatur sipil negara (ASN) pemkot bisa masuk 100 persen. Sebelumnya yang wajib WFO 100 persen hanya pejabat struktural.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri Apip Permana, salah satu pertimbangan ASN masuk 100 persen karena capaian vaksinasi dosis lengkap untuk pegawai tinggi. “Capaian vaksin booster ASN Kota Kediri hampir seratus persen,” ucapnya.

ASN yang tidak punya komorbid dipastikan sudah vaksinasi dosis ketiga. Alasan itulah yang membuat pemkot mewajibkan ASN work from office (WFO) 100 persen. Kendati begitu, Apip mempertegas, semua pegawai wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bila ada yang sakit atau terpapar Covid-19 untuk sementara harus isolasi mandiri (isoman).

Baca Juga :  Catatan Ekspedisi Wilis I, Potensi Wisata Pegunungan Wilis (14) 

“Kalau ada gejala dan komorbid ya tetap harus dirawat di rumah sakit,” beber Apip kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.

Sekadar diketahui, jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri dan isolasi terpadu jumlahnya paling banyak. Sekarang sudah mencapai 129 pasien. Sisanya dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit rujukan ada 31 pasien dan rumah sakit darurat ada 43 pasien.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif kini bertambah lagi 36 kasus. Ada satu yang meninggal dunia. Sedangkan kasus aktifnya kini menjadi 203 kasus. “Yang perlu dilindungi sekarang adalah lansia, kebanyakan kasus kematian di Kota Kediri adalah lansia,” ungkapnya.

Baca Juga :  SMPN 9 Kota Kediri Tak Boleh Mematikan Sekolah Swasta

Selain faktor usia, mereka yang meninggal ini ada komorbid. Banyak pula di antara mereka yang belum vaksin atau baru menjalani vaksin dosis pertama. Sebab itulah, Fauzan mengimbau warga kota waspada dan tidak lengah.(rq/ndr

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/