23 C
Kediri
Monday, June 27, 2022

Pengisian Tujuh Kepala OPD di Pemkab Nganjuk

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Siapa yang akan memenangkan lelang jabatan di tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nganjuk? Jawabannya ada di Plt Bupati Marhaen Djumadi. Karena proses asesmen untuk lelang jabatan di tujuh OPD telah selesai. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk juga telah mendapatkan nilai dari peserta lelang. “Kami sudah mendapatkan tiga besar di tujuh OPD. Nama-nama kandidat sudah ada di tangan pimpinan (Plt Bupati Marhaen Djumadi, Red),” ujar Kepala BKPSDM Kabupaten Nganjuk Adam Muharto.

Dari tiga nama kandidat yang disodorkan tersebut, Marhaen akan memilih satu. Kemudian, kandidat tersebut akan dimintakan persetujuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) untuk dilantik. Karena jabatan Marhaen saat ini masih Plt Bupati Nganjuk. Sehingga, dia harus mendapat persetujuan dari kemendagri. “Untuk memilih satu nama yang kami laporkan itu adalah hak prerogratif pimpinan,” ujar Adam.

Untuk diketahui, berdasarkan data BKPSDM yang didapat dari panitia seleksi, untuk jabatan Direktur RSD Nganjuk ada tiga kandidat yang disodorkan ke Marhaen. Yaitu, dr Tien Farida Yani, dr Suyanto Cipto Atmojo dan dr Budi Santosa. Saat  ini, dr Tien adalah Plt Direktur RSD Nganjuk. Jabatan definitifnya adalah Wakil Direktur RSD Nganjuk. Sedangkan, dr Suyanto dan dr Budi masing-masing sebagai Kepala Puskesmas Kertosono dan Kepala Puskesmas Ngetos.

Baca Juga :  Sungai Bodor Meluap, Dua Desa Tergenang

Kemudian, untuk jabatan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ada tiga kandidat. Yaitu, Cuk Widiyanto (sekretaris inspektorat), Iit Herlyana (sekretaris dinsos PPA) dan Heru Purnomo (sekretaris disperindag). Lalu, untuk jabatan kepala dinas lingkungan hidup (LH). Ada tiga kandidat yaitu Subani (sekretaris dinas PMD), Itsna Shofiani (sekretaris disporabudpar) dan Eka Fahrudin.

Untuk jabatan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil ada tiga kandidat. Yaitu, Gatut Sugiarto, Ida Shobihatin dan Nugroho. Sedangkan, untuk jabatan kepaal dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) ang menjadi kandidat adalah Puguh Harnoto (Camat Baron), Eko Sutrisno dan Mashudi Nurul Huda (Camat Kertosono).

Untuk kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan, tiga nama yang disodorkan adalah Sujito, Anang Agus Susilo dan W.P. Budiyono. Sementara untuk, kepala badan kesatuan bangsa dan politik, tiga kandidat adalah Imam Ashari, Gunawan Wibisono (Sekcam Baron) dan Isbatuhul Khoirod.

Baca Juga :  Wabah Cikungunya Serang Warga Kapas

Terpisah, Puguh yang menjadi salah satu kandidat dengan nilai asesmen tertinggi untuk jabatan kepala DPMD mengatakan, meski berada di posisi pertama, dia tidak mau jemawa. Karena dia menganggap semua nama yang disodorkan ke Plt Bupati Marhaen Djumadi memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemenang lelang jabatan. Karena kewenangan ada di tangan pimpinan. “Peluang kami itu sama saja,” ujarnya.

Puguh menganggap, setiap kandidat di semua OPD yang melaksanakan lelang jabatan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga, tidak bisa dijadikan patokan peraih nilai tertinggi akan otomatis menjadi pemenang.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Siapa yang akan memenangkan lelang jabatan di tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nganjuk? Jawabannya ada di Plt Bupati Marhaen Djumadi. Karena proses asesmen untuk lelang jabatan di tujuh OPD telah selesai. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk juga telah mendapatkan nilai dari peserta lelang. “Kami sudah mendapatkan tiga besar di tujuh OPD. Nama-nama kandidat sudah ada di tangan pimpinan (Plt Bupati Marhaen Djumadi, Red),” ujar Kepala BKPSDM Kabupaten Nganjuk Adam Muharto.

Dari tiga nama kandidat yang disodorkan tersebut, Marhaen akan memilih satu. Kemudian, kandidat tersebut akan dimintakan persetujuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) untuk dilantik. Karena jabatan Marhaen saat ini masih Plt Bupati Nganjuk. Sehingga, dia harus mendapat persetujuan dari kemendagri. “Untuk memilih satu nama yang kami laporkan itu adalah hak prerogratif pimpinan,” ujar Adam.

Untuk diketahui, berdasarkan data BKPSDM yang didapat dari panitia seleksi, untuk jabatan Direktur RSD Nganjuk ada tiga kandidat yang disodorkan ke Marhaen. Yaitu, dr Tien Farida Yani, dr Suyanto Cipto Atmojo dan dr Budi Santosa. Saat  ini, dr Tien adalah Plt Direktur RSD Nganjuk. Jabatan definitifnya adalah Wakil Direktur RSD Nganjuk. Sedangkan, dr Suyanto dan dr Budi masing-masing sebagai Kepala Puskesmas Kertosono dan Kepala Puskesmas Ngetos.

Baca Juga :  Pemprov Siapkan Produksi Pascapanen

Kemudian, untuk jabatan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ada tiga kandidat. Yaitu, Cuk Widiyanto (sekretaris inspektorat), Iit Herlyana (sekretaris dinsos PPA) dan Heru Purnomo (sekretaris disperindag). Lalu, untuk jabatan kepala dinas lingkungan hidup (LH). Ada tiga kandidat yaitu Subani (sekretaris dinas PMD), Itsna Shofiani (sekretaris disporabudpar) dan Eka Fahrudin.

Untuk jabatan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil ada tiga kandidat. Yaitu, Gatut Sugiarto, Ida Shobihatin dan Nugroho. Sedangkan, untuk jabatan kepaal dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) ang menjadi kandidat adalah Puguh Harnoto (Camat Baron), Eko Sutrisno dan Mashudi Nurul Huda (Camat Kertosono).

Untuk kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan, tiga nama yang disodorkan adalah Sujito, Anang Agus Susilo dan W.P. Budiyono. Sementara untuk, kepala badan kesatuan bangsa dan politik, tiga kandidat adalah Imam Ashari, Gunawan Wibisono (Sekcam Baron) dan Isbatuhul Khoirod.

Baca Juga :  Tantangan Cuaca dan Hama, Petani Brambang Pilih Alih Tanam

Terpisah, Puguh yang menjadi salah satu kandidat dengan nilai asesmen tertinggi untuk jabatan kepala DPMD mengatakan, meski berada di posisi pertama, dia tidak mau jemawa. Karena dia menganggap semua nama yang disodorkan ke Plt Bupati Marhaen Djumadi memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemenang lelang jabatan. Karena kewenangan ada di tangan pimpinan. “Peluang kami itu sama saja,” ujarnya.

Puguh menganggap, setiap kandidat di semua OPD yang melaksanakan lelang jabatan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga, tidak bisa dijadikan patokan peraih nilai tertinggi akan otomatis menjadi pemenang.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/