29.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

13 Jabatan Kepala Dinas di Kabupaten Kediri Kosong, Ada Apa?

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menutup sementara seleksi terbuka (selter) untuk jabatan pimpinan tinggi pratama. Hanya, hingga penutupan, baru ada delapan jabatan yang diselterkan. Artinya, masih tersisa 13 jabatan kepala dinas yang masih kosong.  

Kabarnya, pemkab akan melakukan telaah pada belasan jabatan yang masih kosong tersebut. Keputusan apakah akan membuka selter atau tidak akan tergantung pada hasil evaluasi dan telaah itu. Termasuk juga mempertimbangkan tingkat urgensinya.

“Kalau sifatnya, semuanya penting. Harus segera diisi juga. Namun, masih dilakukan bertahap. Sementara delapan jabatan ini dulu (yang akan diisi),” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M. Solikin kemarin.

Dia menambahkan, penelaahan tersebut juga terkait efektivitas dinas tersebut ketika dipimpin kepala yang belum definitif. Selain melihat kebutuhan dari sisi internal pemerintahan.

Baca Juga :  Kota Kediri Berhasil Menggaet Investor Jauh Melebihi Target

Sementara itu, delapan jabatan yang dilakukan selter tersebut yakni posisi kepala dinas sosial (dinsos), dinas kesehatan (dinkes), dinas perikanan (disperikan), dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa (DPMPD),  dinas komunikasi dan informatika (diskominfo), dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP2KBP3A), dinas tenaga kerja (disnaker), dan satu lagi jabatan untuk posisi asisten administrasi perekonomian dan pembangunan sekretaris daerah.

Lalu, berapa yang mengikuti selter tersebut? Menurut Solikin, mereka belum menghitung jumlah surat yang masuk. “Ada puluhan surat yang sudah masuk,” akunya.

Pelaksanaan selter sejak akhir Januari  lalu. Kini, ada 20 orang yang mengajukan pendaftaran. Pihak BKD masih melakukan pemberkasan sebagai persiapan melakukan penyeleksian.

“Panitia seleksi internal pemda ada dua dan dari luar (pemda) ada tiga. Kami hanya menerima berkas saja,” imbuh Solikin

Baca Juga :  Jembatan Brawijawa Batal Dilanjut Tahun Ini, Ini Alasannya

Lelaki ini menambahkan, ada syarat tertentu bagi mereka yang ingin mengisi kekosongan jabatan. Yaitu, pengalaman di bidang tugas sesuai jabatan paling kurang selama lima tahun. “Lalu yang sudah jabatan administrator eselon 3 atau jabatan fungsional eselon 3-a paling singkat dua tahun. Sedangkan eselon 3-b paling singkat tiga tahun,” urai Solikin.

Terkait tahapan selter, para pelamar harus menyusun makalah. Temanya strategi percepatan atau akselerasi pencapaian sasaran rencana strategis (renstra) SKPD yang dipilih. “Untuk jabatan asisten itu temanya strategi optimalisasi kinerja asisten administrasi perekonomian dan pembangunan setda Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, masih ada beberapa jabatan yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) yang belum dilakukan selter. Di antaranya adalah kepala dinas koperasi dan UMKM (diskopusmik), dinas pertanian dan perkebunan (dispertabun).(syi/fud)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menutup sementara seleksi terbuka (selter) untuk jabatan pimpinan tinggi pratama. Hanya, hingga penutupan, baru ada delapan jabatan yang diselterkan. Artinya, masih tersisa 13 jabatan kepala dinas yang masih kosong.  

Kabarnya, pemkab akan melakukan telaah pada belasan jabatan yang masih kosong tersebut. Keputusan apakah akan membuka selter atau tidak akan tergantung pada hasil evaluasi dan telaah itu. Termasuk juga mempertimbangkan tingkat urgensinya.

“Kalau sifatnya, semuanya penting. Harus segera diisi juga. Namun, masih dilakukan bertahap. Sementara delapan jabatan ini dulu (yang akan diisi),” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M. Solikin kemarin.

Dia menambahkan, penelaahan tersebut juga terkait efektivitas dinas tersebut ketika dipimpin kepala yang belum definitif. Selain melihat kebutuhan dari sisi internal pemerintahan.

Baca Juga :  Kaji Ulang Kompensasi TPA Klotok

Sementara itu, delapan jabatan yang dilakukan selter tersebut yakni posisi kepala dinas sosial (dinsos), dinas kesehatan (dinkes), dinas perikanan (disperikan), dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa (DPMPD),  dinas komunikasi dan informatika (diskominfo), dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP2KBP3A), dinas tenaga kerja (disnaker), dan satu lagi jabatan untuk posisi asisten administrasi perekonomian dan pembangunan sekretaris daerah.

Lalu, berapa yang mengikuti selter tersebut? Menurut Solikin, mereka belum menghitung jumlah surat yang masuk. “Ada puluhan surat yang sudah masuk,” akunya.

Pelaksanaan selter sejak akhir Januari  lalu. Kini, ada 20 orang yang mengajukan pendaftaran. Pihak BKD masih melakukan pemberkasan sebagai persiapan melakukan penyeleksian.

“Panitia seleksi internal pemda ada dua dan dari luar (pemda) ada tiga. Kami hanya menerima berkas saja,” imbuh Solikin

Baca Juga :  Status Darurat Hampir Habis

Lelaki ini menambahkan, ada syarat tertentu bagi mereka yang ingin mengisi kekosongan jabatan. Yaitu, pengalaman di bidang tugas sesuai jabatan paling kurang selama lima tahun. “Lalu yang sudah jabatan administrator eselon 3 atau jabatan fungsional eselon 3-a paling singkat dua tahun. Sedangkan eselon 3-b paling singkat tiga tahun,” urai Solikin.

Terkait tahapan selter, para pelamar harus menyusun makalah. Temanya strategi percepatan atau akselerasi pencapaian sasaran rencana strategis (renstra) SKPD yang dipilih. “Untuk jabatan asisten itu temanya strategi optimalisasi kinerja asisten administrasi perekonomian dan pembangunan setda Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, masih ada beberapa jabatan yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) yang belum dilakukan selter. Di antaranya adalah kepala dinas koperasi dan UMKM (diskopusmik), dinas pertanian dan perkebunan (dispertabun).(syi/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/