22.9 C
Kediri
Tuesday, August 16, 2022

Ketua IDI Nganjuk Terpapar Covid-19

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 di Kota Angin terus bertambah.  Bahkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Nganjuk dr Arief Subyanto juga harus dirawat intensif di RSUD Kertosono karena terkena Covid-19. “Beliau (dr Arief, Red) sedang dirawat intensif,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kertosono dr Hendriyanto kemarin.

Hendri mengatakan, RSUD Kertosono terus memberikan perawatan maksimal kepada Arief. Pasalnya, kondisi Arif terlihat lemas. Bahkan, kemarin beredar pesan di WhatsApp (WA) bahwa Arief membutuhkan donor plasma konvalesen dengan golongan darah O rhesus +. Untuk sementara ini beberapa pihak sedang mengusahakan agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Dengan semakin bertambahnya nakes yang terpapar Covid-19, Hendri  terus mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terlebih, penambahan kasus harian tersebut masih terus meningkat di Kota Angin.

Baca Juga :  Korban Limbah Ancam Unjuk Rasa

Dalam tiga hari terakhir ini, penambahan jumlah kasus terkonfirmasi selalu berada di atas 30 kasus. Total, selama pandemi berlangsung, Kabupaten Nganjuk mencatatkan ada sebanyak 4.266 orang yang terkonfirmasi Covid-19. “Hari ini ada penambahan 37 orang konfirmasi. Sembuh 35 orang dan meninggal 3 orang,” terang Hendri.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk Heni Rochtanti mengaku ikut prihatin dengan apa yang menimpa para nakes tersebut. Perempuan berkerudung ini mengatakan bahwa tidak hanya dokter saja yang terpapar. Namun juga perawat dan nakes lainnya. “Mayoritas nakes terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas,” ujarnya.

- Advertisement -

Karena itu, dinkes berharap seluruh lapisan masyarakat di Kota Angin bersatu melawan Covid-19. Caranya dengan mematuhi prokes dan menyukseskan vaksinasi. “Semua harus bersatu agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” ujarnya.

Baca Juga :  Yang Menginap Tak Genap Hitungan Jari
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 di Kota Angin terus bertambah.  Bahkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Nganjuk dr Arief Subyanto juga harus dirawat intensif di RSUD Kertosono karena terkena Covid-19. “Beliau (dr Arief, Red) sedang dirawat intensif,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kertosono dr Hendriyanto kemarin.

Hendri mengatakan, RSUD Kertosono terus memberikan perawatan maksimal kepada Arief. Pasalnya, kondisi Arif terlihat lemas. Bahkan, kemarin beredar pesan di WhatsApp (WA) bahwa Arief membutuhkan donor plasma konvalesen dengan golongan darah O rhesus +. Untuk sementara ini beberapa pihak sedang mengusahakan agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Dengan semakin bertambahnya nakes yang terpapar Covid-19, Hendri  terus mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terlebih, penambahan kasus harian tersebut masih terus meningkat di Kota Angin.

Baca Juga :  Dinkes Kabupaten Kediri Tunda Imunisasi, Kejar Target Vaksinasi Anak

Dalam tiga hari terakhir ini, penambahan jumlah kasus terkonfirmasi selalu berada di atas 30 kasus. Total, selama pandemi berlangsung, Kabupaten Nganjuk mencatatkan ada sebanyak 4.266 orang yang terkonfirmasi Covid-19. “Hari ini ada penambahan 37 orang konfirmasi. Sembuh 35 orang dan meninggal 3 orang,” terang Hendri.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk Heni Rochtanti mengaku ikut prihatin dengan apa yang menimpa para nakes tersebut. Perempuan berkerudung ini mengatakan bahwa tidak hanya dokter saja yang terpapar. Namun juga perawat dan nakes lainnya. “Mayoritas nakes terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas,” ujarnya.

Karena itu, dinkes berharap seluruh lapisan masyarakat di Kota Angin bersatu melawan Covid-19. Caranya dengan mematuhi prokes dan menyukseskan vaksinasi. “Semua harus bersatu agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” ujarnya.

Baca Juga :  Internet Bermasalah, Ujian Berhenti 10 Menit

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/