23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

PPDB Tahap Satu Dibuka Hari Ini

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK dibuka mulai hari ini. Ada tiga jalur penerimaan yang dibuka dalam tahap pertama ini. Yaitu jalur afirmasi, perpindahan tugas wali murid, dan prestasi hasil lomba.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, pendaftaran tahap pertama ini hanya dibuka selama dua hari. Yakni pada hari ini dan besok. Oleh karena itu, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim wilayah Nganjuk mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan jalur ini secara maksimal.

“Pendaftarannya bisa dilakukan mulai dari pukul 01.00 hingga 23.59,” ujar Kacabdisdik Jatim wilayah Nganjuk Edy Sukarno saat dikonfirmasi oleh koran ini kemarin. Pendaftaran tersebut dapat dilakukan melalui laman website ppdbjatim.net yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Jatim.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, jalur afirmasi ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang kurang beruntung atau tidak mampu secara ekonomi. Oleh karena itu, dokumen pendudukung terkait program kesejahteraan dari pemerintah pusat dan daerah wajib untuk disertakan.

Baca Juga :  Dinkes Kabupaten Kediri Petakan Daerah yang Rawan DBD

Menurutnya, dokumen tersebut akan jadi salah satu poin yang menjadi penilaian dari tim verifikasi dan validasi sekolah tujuan masing-masing. “Dokumen-dokumen pendukung yang ada tersebut harus diunggah juga. Termasuk surat keterangan surat tidak mampu dari desa,” imbuh Edy.

Dalam jalur afirmasi, pihaknya akan mendahulukan calon peserta didik baru yang dinilai paling tidak mampu secara ekonomi. Baru setelahnya perhitungan akan mengacu kepada jarak tempat tinggal peserta menuju sekolah.

“Kami mengimbau kepada wali murid maupun calon peserta didik baru dapat memanfaatkan betul dokumen (program kesejahteraan) dari pemerintah,” sambung pria berkacamata tersebut.

Edy menegaskan, ada sedikit perbedaan dalam jalur afirmasi ini. Pada PPDB 2021, penyandang disabilitas juga dimasukkan ke dalam jalur ini. Hal ini berbeda dengan mekanisme penerimaan pada tahun sebelumnya. “Pada PPDB 2020, penyandang disabilitas masuk pada jalur zonasi,” terangnya.

Sedangkan untuk jalur perpindahan tugas wali murid, peserta harus melampirkan surat pindah dari instansi atau perusahaan yang bersangkutan. Termasuk juga dokumen atau surat keterangan domisili.

Baca Juga :  Jadwal Libur Diperpanjang, Ujian Kelulusan Dihapus

Untuk anak guru dan tenaga kependidikan, yang bisa mendaftar hanya di tempat wali muridnya bertugas. Dibuktikan dengan surat tugas orang tuanya masing-masing. “Nanti juga akan di seleksi berdasarkan jarak rumah ke sekolah,” tandas Edy.

Selanjutnya, untuk jalur hasil lomba, pihaknya akan melakukan penghitungan dari prestasi yang dimiliki peserta didik berdasarkan skor yang telah ditentukan. Penghitungannya berbeda antara prestasi yang diraih secara individu dengan beregu. Pun dengan tingkat kejuaraan atau perlombaan yang diikuti oleh peserta didik yang bersangkutan.

Nantinya, setelah proses pendaftan selesai dilakukan, tim verifikasi dan validasi dari sekolah akan melakukan survei.  Hal itu dilakukan untuk memastikan keabsahan data dan dokumen pendukung yang dilampirkan peserta didik baru. Termasuk survei kemampuan ekonomi peserta dari jalur afirmasi. “Bisa saja kondisi ekonominya sudah ada peningkatan atau perubahan dari saat dokumen dibuat,” pungkasnya.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK dibuka mulai hari ini. Ada tiga jalur penerimaan yang dibuka dalam tahap pertama ini. Yaitu jalur afirmasi, perpindahan tugas wali murid, dan prestasi hasil lomba.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, pendaftaran tahap pertama ini hanya dibuka selama dua hari. Yakni pada hari ini dan besok. Oleh karena itu, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim wilayah Nganjuk mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan jalur ini secara maksimal.

“Pendaftarannya bisa dilakukan mulai dari pukul 01.00 hingga 23.59,” ujar Kacabdisdik Jatim wilayah Nganjuk Edy Sukarno saat dikonfirmasi oleh koran ini kemarin. Pendaftaran tersebut dapat dilakukan melalui laman website ppdbjatim.net yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Jatim.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, jalur afirmasi ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang kurang beruntung atau tidak mampu secara ekonomi. Oleh karena itu, dokumen pendudukung terkait program kesejahteraan dari pemerintah pusat dan daerah wajib untuk disertakan.

Baca Juga :  BMKG Minta Waspadai Titik-Titik Rawan Banjir di Kabupaten Kediri

Menurutnya, dokumen tersebut akan jadi salah satu poin yang menjadi penilaian dari tim verifikasi dan validasi sekolah tujuan masing-masing. “Dokumen-dokumen pendukung yang ada tersebut harus diunggah juga. Termasuk surat keterangan surat tidak mampu dari desa,” imbuh Edy.

Dalam jalur afirmasi, pihaknya akan mendahulukan calon peserta didik baru yang dinilai paling tidak mampu secara ekonomi. Baru setelahnya perhitungan akan mengacu kepada jarak tempat tinggal peserta menuju sekolah.

“Kami mengimbau kepada wali murid maupun calon peserta didik baru dapat memanfaatkan betul dokumen (program kesejahteraan) dari pemerintah,” sambung pria berkacamata tersebut.

Edy menegaskan, ada sedikit perbedaan dalam jalur afirmasi ini. Pada PPDB 2021, penyandang disabilitas juga dimasukkan ke dalam jalur ini. Hal ini berbeda dengan mekanisme penerimaan pada tahun sebelumnya. “Pada PPDB 2020, penyandang disabilitas masuk pada jalur zonasi,” terangnya.

Sedangkan untuk jalur perpindahan tugas wali murid, peserta harus melampirkan surat pindah dari instansi atau perusahaan yang bersangkutan. Termasuk juga dokumen atau surat keterangan domisili.

Baca Juga :  Kesadaran Warga Memeriksakan Kualitas Air yang Dikonsumsi Masih Minim

Untuk anak guru dan tenaga kependidikan, yang bisa mendaftar hanya di tempat wali muridnya bertugas. Dibuktikan dengan surat tugas orang tuanya masing-masing. “Nanti juga akan di seleksi berdasarkan jarak rumah ke sekolah,” tandas Edy.

Selanjutnya, untuk jalur hasil lomba, pihaknya akan melakukan penghitungan dari prestasi yang dimiliki peserta didik berdasarkan skor yang telah ditentukan. Penghitungannya berbeda antara prestasi yang diraih secara individu dengan beregu. Pun dengan tingkat kejuaraan atau perlombaan yang diikuti oleh peserta didik yang bersangkutan.

Nantinya, setelah proses pendaftan selesai dilakukan, tim verifikasi dan validasi dari sekolah akan melakukan survei.  Hal itu dilakukan untuk memastikan keabsahan data dan dokumen pendukung yang dilampirkan peserta didik baru. Termasuk survei kemampuan ekonomi peserta dari jalur afirmasi. “Bisa saja kondisi ekonominya sudah ada peningkatan atau perubahan dari saat dokumen dibuat,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/