30.1 C
Kediri
Monday, August 8, 2022

Nakes Kena Covid-19, Empat Puskesmas di Nganjuk Tutup

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga kesehatan di puskesmas banyak yang terpapar Covid-19. Akibatnya, pelayanan di puskesmas harus ditutup sementara. Setelah Puskesmas Kertosono dan Puskesmas Ngluyu yang melakukan penutupan pelayanan, kemarin, empat puskesmas ikut tutup sementara. Empat puskesmas tersebut adalah Puskesmas Gondang, Puskesmas Ngronggot, Puskesmas Jatikalen, dan Puskesmas Baron. “Semua puskesmas yang ada tenaga kesehatan terpapar Covid-19 terpaksa melakukan penutupan pelayanan sementara,” ungkap Plt Kepala Dinkes Kabupaten Nganjuk Heni Rochtanti kemarin.

Dijelaskan Heni, nakes yang terpapar Covid-19 jumlahnya cukup banyak. Setiap puskesmas, ada lima hingga enam nakes yang harus menderita Covid-19. “Diduga tertular nakes terpapar Covid-19 dari pasien,” ujarnya.

Perempuan berkacamata ini mengatakan, selain menutup sementara, dinkes juga melakukan penyemprotan disinfektan. Kemudian, semua nakes dan karyawan puskesmas menjalani rapid test.

Baca Juga :  Sembilan Orang Positif Covid-19

Heni mengatakan, untuk puskesmas yang melakukan penutupan sementara berbeda-beda waktunya. Biasanya tiga hingga empat hari. Saat tutup itulah, penyemprotan disinfektan dan rapid test digelar.

Sementara itu, penambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terjadi. Bahkan, jumlahnya semakin banyak. Kemarin, ada 36 orang positif Covid-19. “25 orang sembuh dan empat orang meninggal dunia,” sambung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Hendriyanto.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tenaga kesehatan di puskesmas banyak yang terpapar Covid-19. Akibatnya, pelayanan di puskesmas harus ditutup sementara. Setelah Puskesmas Kertosono dan Puskesmas Ngluyu yang melakukan penutupan pelayanan, kemarin, empat puskesmas ikut tutup sementara. Empat puskesmas tersebut adalah Puskesmas Gondang, Puskesmas Ngronggot, Puskesmas Jatikalen, dan Puskesmas Baron. “Semua puskesmas yang ada tenaga kesehatan terpapar Covid-19 terpaksa melakukan penutupan pelayanan sementara,” ungkap Plt Kepala Dinkes Kabupaten Nganjuk Heni Rochtanti kemarin.

Dijelaskan Heni, nakes yang terpapar Covid-19 jumlahnya cukup banyak. Setiap puskesmas, ada lima hingga enam nakes yang harus menderita Covid-19. “Diduga tertular nakes terpapar Covid-19 dari pasien,” ujarnya.

Perempuan berkacamata ini mengatakan, selain menutup sementara, dinkes juga melakukan penyemprotan disinfektan. Kemudian, semua nakes dan karyawan puskesmas menjalani rapid test.

Baca Juga :  Sedimen Menumpuk, Aliran Sungai Brantas Menyempit

Heni mengatakan, untuk puskesmas yang melakukan penutupan sementara berbeda-beda waktunya. Biasanya tiga hingga empat hari. Saat tutup itulah, penyemprotan disinfektan dan rapid test digelar.

Sementara itu, penambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terjadi. Bahkan, jumlahnya semakin banyak. Kemarin, ada 36 orang positif Covid-19. “25 orang sembuh dan empat orang meninggal dunia,” sambung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Hendriyanto.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/