22.3 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022

Libur Imlek, Jumlah Pengunjung Taman Brantas Naik Dua Kali Lipat

KOTA, JP Radar Kediri-Jumlah pengunjung Taman Brantas saat libur tahun baru Imlek kemarin meningkat dua kali lipat. Tak sekadar bersantai di area taman, tidak sedikit pengunjung yang menghabiskan waktu bermain di area skate board dan track BMX di sana. 

          Pantauan koran ini, pengunjung di Taman Brantas sudah berdatangan sejak pagi. Mulai sekadar melakukan jogging keliling taman. Kemudian, ada pula yang duduk-duduk di bangku bagian depan hingga dalam taman.

          Riuh rendah juga terlihat di area skate board dan track BMX. Puluhan anak asyik bermain perosotan di sana. Sebagian lainnya bersepeda mengelilingi track yang didesain naik turun tersebut.

          Sebagian lainnya, banyak muda-mudi yang terus berswafoto di area taman. Tak puas berfoto di satu lokasi, mereka berpindah-pindah untuk mengabadikan spot Instagramable yang memang banyak terdapat di sana.

Baca Juga :  Jelang Mudik, Vaksinasi Booster di Kota Kediri Melonjak 

          Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Anang Kurniawan yang dikonfirmasi tentang kenaikan jumlah pengunjung saat libur tahun baru Imlek kemarin mengungkapkan, hal tersebut sudah diprediksi sejak awal. “Setiap liburan memang jumlah pengunjung di taman selalu naik,” ujar Anang sembari menyebut ada ratusan pengunjung dalam sehari.

          Untuk memastikan para pengunjung menaati protokol kesehatan, Anang menyebut pihaknya memperketat penjagaan. Sedikitnya ada tiga sif petugas yang berjaga di sana. Mereka berkeliling taman untuk mengingatkan pengunjung agar taat protokol kesehatan (prokes).

          Lebih jauh Anang menjelaskan, pada hari normal, pengunjung Taman Brantas biasanya datang ke taman pada jam tertentu. Terutama pada pagi dan sore hari. Tetapi, saat liburan, pengunjung terus berdatangan sejak pukul 07.00 hingga pukul 18.00.

Baca Juga :  Dua Bulan, 10 Motor di Kota Kediri Raib Dicuri

          Terkait ancaman Covid-19 varian Omicron, Anang menyebut pihaknya sudah melakukan antisipasi. Yakni, dengan mewajibkan pengunjung memindai aplikasi PeduliLindungi. Petugas juga melakukan pengecekan suhu tubuh. Pengunjung yang terdeteksi demam dilarang masuk ke dalam taman.

Sementara itu, Amel, 23, pengunjung asal Tulungagung mengaku sengaja mampir ke Taman Brantas setelah jalan-jalan di Kota Kediri. Dia mengaku tertarik berkunjung ke Taman Brantas karena banyak spot menarik di sana. “Lokasinya juga bersih dan adem,” tutur Amel ditemui kemarin sore.

Tempat tersebut menurutnya sangat cocok untuk beristarahat. Bersama beberapa temannya dia sengaja mengabadikan keindahan Taman Brantas lewat jepretan kamera ponsel. (rq/ut)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri-Jumlah pengunjung Taman Brantas saat libur tahun baru Imlek kemarin meningkat dua kali lipat. Tak sekadar bersantai di area taman, tidak sedikit pengunjung yang menghabiskan waktu bermain di area skate board dan track BMX di sana. 

          Pantauan koran ini, pengunjung di Taman Brantas sudah berdatangan sejak pagi. Mulai sekadar melakukan jogging keliling taman. Kemudian, ada pula yang duduk-duduk di bangku bagian depan hingga dalam taman.

          Riuh rendah juga terlihat di area skate board dan track BMX. Puluhan anak asyik bermain perosotan di sana. Sebagian lainnya bersepeda mengelilingi track yang didesain naik turun tersebut.

          Sebagian lainnya, banyak muda-mudi yang terus berswafoto di area taman. Tak puas berfoto di satu lokasi, mereka berpindah-pindah untuk mengabadikan spot Instagramable yang memang banyak terdapat di sana.

Baca Juga :  Ekonomi Jalan, Masyarakat Tetap Aman

          Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Anang Kurniawan yang dikonfirmasi tentang kenaikan jumlah pengunjung saat libur tahun baru Imlek kemarin mengungkapkan, hal tersebut sudah diprediksi sejak awal. “Setiap liburan memang jumlah pengunjung di taman selalu naik,” ujar Anang sembari menyebut ada ratusan pengunjung dalam sehari.

          Untuk memastikan para pengunjung menaati protokol kesehatan, Anang menyebut pihaknya memperketat penjagaan. Sedikitnya ada tiga sif petugas yang berjaga di sana. Mereka berkeliling taman untuk mengingatkan pengunjung agar taat protokol kesehatan (prokes).

          Lebih jauh Anang menjelaskan, pada hari normal, pengunjung Taman Brantas biasanya datang ke taman pada jam tertentu. Terutama pada pagi dan sore hari. Tetapi, saat liburan, pengunjung terus berdatangan sejak pukul 07.00 hingga pukul 18.00.

Baca Juga :  BPBD Akan Beri Bantuan Rehab bagi Korban Puting Beliung

          Terkait ancaman Covid-19 varian Omicron, Anang menyebut pihaknya sudah melakukan antisipasi. Yakni, dengan mewajibkan pengunjung memindai aplikasi PeduliLindungi. Petugas juga melakukan pengecekan suhu tubuh. Pengunjung yang terdeteksi demam dilarang masuk ke dalam taman.

Sementara itu, Amel, 23, pengunjung asal Tulungagung mengaku sengaja mampir ke Taman Brantas setelah jalan-jalan di Kota Kediri. Dia mengaku tertarik berkunjung ke Taman Brantas karena banyak spot menarik di sana. “Lokasinya juga bersih dan adem,” tutur Amel ditemui kemarin sore.

Tempat tersebut menurutnya sangat cocok untuk beristarahat. Bersama beberapa temannya dia sengaja mengabadikan keindahan Taman Brantas lewat jepretan kamera ponsel. (rq/ut)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/