29.8 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Kadin Mendukung Pembangunan KEN

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nganjuk mendukung rencana Pemkab Nganjuk membangun KEN di sepanjang Jalan A. Yani. “KEN akan membawa wajah baru untuk Kabupaten Nganjuk,” ujar Ketua Kadin Kabupaten Nganjuk Thoriq Thalib Ishaq saat dihubungi lewat ponselnya kemarin.

Dengan adanya KEN, perekonomian masyarakat bisa terangkat. Karena pengunjung akan datang ke Kota Angin. Ini akan membuat Jalan A. Yani ramai. Toko-toko bisa ramai. Kemudian, Slumbung Food Festival (SFF) di atas Sungai Slumbung akan banyak pembeli. “KEN akan jadi jujugan masyarakat Nganjuk dan sekitarnya,” ujar Thoriq.

Meski mendukung pembangunan KEN, pengusaha muda ini meminta Pemkab Nganjuk harus memperhatikan nasib pedagang kaki lima (PKL). Karena rencananya, PKL di Jalan A. Yani dan Alun-Alun Nganjuk akan direlokasi. KEN akan jadi kawasan yang steril. Sehingga, pengunjung bisa menikmati suasana malam hari di KEN dengan leluasa.

Baca Juga :  Pagebluk Korona: Sinau Neng Omah, Tugas Tetap Akeh

Thoriq berharap, relokasi PKL ke Pasar Wage Baru harus benar-benar diperhitungkan. Jangan sampai pengunjung menjadi sepi. Karena PKL itu butuh makan sehari-hari. Mereka hanya mengandalkan pendapatan dari berjualan. “Jika di tempat baru nanti PKL jadi sepi, akan jadi persoalan baru,” ingatnya.

Persoalan relokasi PKL tersebut bukan hal baru. Banyak PKL yang akhirnya kembali berjualan di pinggir jalan karena lokasi baru tidak menjanjikan. Akibatnya, kucing-kucingan dengan Satpol PP terjadi. “Relokasi PKL ini juga harus diperhitungkan dengan baik,” ujar Thoriq.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy mengatakan, pembangunan KEN akan segera dilaksanakan. Saat ini, proses lelang sudah akan segera selesai. “Sekarang masih masa sanggah untuk lelang,” ujarnya.

Baca Juga :  Delapan Kilometer Jalan Desa Rusak Parah

Setelah pemenang lelang diumumkan, tanda tangan kontrak akan dilaksanakan. Kemudian, pengerjaan KEN akan dimulai. “KEN ini harus selesai akhir tahun 2021,” tandasnya.

Dengan waktu yang tersisa sekitar empat bulan, Agus meminta kepada pemenang lelang untuk bekerja maksimal. DPRKPP juga telah membantu menyiapkan lokasi dengan melakukan pemotongan pohon dan pembongkaran taman di tengah Jalan A. Yani. Harapannya, proyek pembangunan  KEN bisa segera dilaksanakan karena lokasi sudah siap. “Semoga bisa tepat waktu,” harap Agus.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nganjuk mendukung rencana Pemkab Nganjuk membangun KEN di sepanjang Jalan A. Yani. “KEN akan membawa wajah baru untuk Kabupaten Nganjuk,” ujar Ketua Kadin Kabupaten Nganjuk Thoriq Thalib Ishaq saat dihubungi lewat ponselnya kemarin.

Dengan adanya KEN, perekonomian masyarakat bisa terangkat. Karena pengunjung akan datang ke Kota Angin. Ini akan membuat Jalan A. Yani ramai. Toko-toko bisa ramai. Kemudian, Slumbung Food Festival (SFF) di atas Sungai Slumbung akan banyak pembeli. “KEN akan jadi jujugan masyarakat Nganjuk dan sekitarnya,” ujar Thoriq.

Meski mendukung pembangunan KEN, pengusaha muda ini meminta Pemkab Nganjuk harus memperhatikan nasib pedagang kaki lima (PKL). Karena rencananya, PKL di Jalan A. Yani dan Alun-Alun Nganjuk akan direlokasi. KEN akan jadi kawasan yang steril. Sehingga, pengunjung bisa menikmati suasana malam hari di KEN dengan leluasa.

Baca Juga :  Instalasi Neonatus RSUD Kertosono Beri Pelayanan Terbaik

Thoriq berharap, relokasi PKL ke Pasar Wage Baru harus benar-benar diperhitungkan. Jangan sampai pengunjung menjadi sepi. Karena PKL itu butuh makan sehari-hari. Mereka hanya mengandalkan pendapatan dari berjualan. “Jika di tempat baru nanti PKL jadi sepi, akan jadi persoalan baru,” ingatnya.

Persoalan relokasi PKL tersebut bukan hal baru. Banyak PKL yang akhirnya kembali berjualan di pinggir jalan karena lokasi baru tidak menjanjikan. Akibatnya, kucing-kucingan dengan Satpol PP terjadi. “Relokasi PKL ini juga harus diperhitungkan dengan baik,” ujar Thoriq.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy mengatakan, pembangunan KEN akan segera dilaksanakan. Saat ini, proses lelang sudah akan segera selesai. “Sekarang masih masa sanggah untuk lelang,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Rakyat Nganjuk: Minta Limbah Segera Dipindah

Setelah pemenang lelang diumumkan, tanda tangan kontrak akan dilaksanakan. Kemudian, pengerjaan KEN akan dimulai. “KEN ini harus selesai akhir tahun 2021,” tandasnya.

Dengan waktu yang tersisa sekitar empat bulan, Agus meminta kepada pemenang lelang untuk bekerja maksimal. DPRKPP juga telah membantu menyiapkan lokasi dengan melakukan pemotongan pohon dan pembongkaran taman di tengah Jalan A. Yani. Harapannya, proyek pembangunan  KEN bisa segera dilaksanakan karena lokasi sudah siap. “Semoga bisa tepat waktu,” harap Agus.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/