29.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Hari Ini Jalan Ahmad Yani Nganjuk Tak Dijaga

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Puluhan petugas yang berjaga di Jalan A. Yani dan jalan-jalan pendukung akan menghilang hari ini. Karena mulai sekarang hingga dua minggu ke depan sudah memasuki masa evaluasi. “Untuk masa evaluasi, tidak ada petugas jaga di titik-titik perubahan arus lalin,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk Sujito kepada wartawan koran ini kemarin.

Dishub memiliki skema dalam uji coba perubahan arus lalin di Jalan A. Yani dan jalan-jalan pendukung. Untuk minggu pertama yang dimulai pada Kamis (17/3) hingga Kamis (31/3), tim gabungan dari Dishub Nganjuk dan Satlantas Polres Nganjuk akan terjun 24 jam di titik-titik perubahan arus lalin.

Mereka akan bertugas selama dua minggu. Namun, petugas akan berangsur-angsur berkurang jumlahnya. “Minggu ketiga dan keempat nanti adalah waktunya evaluasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Bertambah 73 Orang CJH

Untuk evaluasi nanti, semua petugas akan ditarik. Yang ada hanya rambu-rambu lalu lintas dan pembatas jalan. Ini dilakukan untuk menguji kesadaran masyarakat. Apakah mereka akan mematuhi rambu-rambu lalu lintas atau justru melanggarnya. “Waktu evaluasi sama dengan waktu uji coba, yaitu dua minggu,” ungkap Sujito.

Setelah itu, dishub, organisasi perangkat daerah (OPD) dan Satlantas Polres Nganjuk akan menggelar rapat. Tujuan rapat adalah menentukan apakah perubahan arus lalin di Jalan A. Yani Nganjuk dan jalan-jalan pendukung akan diterapkan, hanya sebagian jalan atau dibatalkan. Semua itu akan dilihat keuntungan dan kekurangannya.

Untuk dua minggu ke depan, mantan Ketua PGRI Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, belum ada perubahan sama sekali. Hanya tidak ada petugas yang sebelumnya menjaga selama 24 jam. “Semua jalan akan tetap sama. Belum ada yang berubah,” ujranya.

Baca Juga :  Lima Camat Anak Buah Novi Dituntut 2 Tahun

Sementara itu, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Indra Budi Wibowo melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Hery Buntoro mengatakan, di masa evaluasi ini, tidak akan ada tilang bagi pelanggar di Jalan Ahmad Yani dan jalan-jalan pendukung. Karena statusnya masih sosialisasi dan uji coba.

Lalu kapan sanksi tilang bisa diterapkan? Menanggapi pertanyaan tersebut, Hery masih belum bisa menjelaskan. Menurutnya, penetapan tilang bagi pelanggar di Jalan Ahmad Yani masih harus menunggu hasil rapat bersama OPD lainnya. (wib/tyo)

 

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Puluhan petugas yang berjaga di Jalan A. Yani dan jalan-jalan pendukung akan menghilang hari ini. Karena mulai sekarang hingga dua minggu ke depan sudah memasuki masa evaluasi. “Untuk masa evaluasi, tidak ada petugas jaga di titik-titik perubahan arus lalin,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk Sujito kepada wartawan koran ini kemarin.

Dishub memiliki skema dalam uji coba perubahan arus lalin di Jalan A. Yani dan jalan-jalan pendukung. Untuk minggu pertama yang dimulai pada Kamis (17/3) hingga Kamis (31/3), tim gabungan dari Dishub Nganjuk dan Satlantas Polres Nganjuk akan terjun 24 jam di titik-titik perubahan arus lalin.

Mereka akan bertugas selama dua minggu. Namun, petugas akan berangsur-angsur berkurang jumlahnya. “Minggu ketiga dan keempat nanti adalah waktunya evaluasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Bertambah 73 Orang CJH

Untuk evaluasi nanti, semua petugas akan ditarik. Yang ada hanya rambu-rambu lalu lintas dan pembatas jalan. Ini dilakukan untuk menguji kesadaran masyarakat. Apakah mereka akan mematuhi rambu-rambu lalu lintas atau justru melanggarnya. “Waktu evaluasi sama dengan waktu uji coba, yaitu dua minggu,” ungkap Sujito.

Setelah itu, dishub, organisasi perangkat daerah (OPD) dan Satlantas Polres Nganjuk akan menggelar rapat. Tujuan rapat adalah menentukan apakah perubahan arus lalin di Jalan A. Yani Nganjuk dan jalan-jalan pendukung akan diterapkan, hanya sebagian jalan atau dibatalkan. Semua itu akan dilihat keuntungan dan kekurangannya.

Untuk dua minggu ke depan, mantan Ketua PGRI Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, belum ada perubahan sama sekali. Hanya tidak ada petugas yang sebelumnya menjaga selama 24 jam. “Semua jalan akan tetap sama. Belum ada yang berubah,” ujranya.

Baca Juga :  Dinas LH Ambil Sampel Limbah PT Jaker

Sementara itu, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Indra Budi Wibowo melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Hery Buntoro mengatakan, di masa evaluasi ini, tidak akan ada tilang bagi pelanggar di Jalan Ahmad Yani dan jalan-jalan pendukung. Karena statusnya masih sosialisasi dan uji coba.

Lalu kapan sanksi tilang bisa diterapkan? Menanggapi pertanyaan tersebut, Hery masih belum bisa menjelaskan. Menurutnya, penetapan tilang bagi pelanggar di Jalan Ahmad Yani masih harus menunggu hasil rapat bersama OPD lainnya. (wib/tyo)

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/