26.1 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

PPKM di Kota Kediri Masih Level 3, Rawat Inap RS Tingkat 4

 KOTA, JP Radar Kediri- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Kediri masih berada di level 3. Untuk penerapan lanjutannya, pemerintah kota (pemkot) masih menunggu evaluasi dari pusat. Dari jumlah kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19, Kota Tahu terbilang masih tinggi.

Seperti kemarin, yang terkonfirmasi baru tercatat bertambah menjadi 18 kasus. Penambahan itu meningkatkan jumlah pasien aktif menjadi 253 kasus. Untuk penambahan kasus Covid-19, Kota Kediri masih berada di tingkat tiga. Sedangkan untuk rawat inap rumah sakitnya kini menjadi tingkat empat.

Kondisi tersebut sulit untuk membuat status atau level PPKM di Kota Kediri turun ke level lebih rendah. “Kami memang sedang menunggu hasil evaluasi pusat terkait asesmen,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima.

Baca Juga :  BPCB Minta Stop Penggalian Tanah

Agar bisa menurunkan level PPKM di Kota Kediri, Fauzan kembali mengingatkan kepada semua rumah sakit (RS) di Kota Kediri agar merawat pasien dengan gejala sedang dan berat saja. Cara itu dianggap sebagai upaya untuk menurunkan angka rawat inap di rumah sakit yang saat ini sudah pada tingkat empat.

Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini mencapai 76 jiwa. Dari jumlah tersebut masing-masing RS Darurat dan RS Rujukan merawat pasien sebanyak 38 jiwa.

Sedangkan sisanya sebanyak 177 jiwa menjalani isolasi mandiri (isoman) dan isolasi terpadu (isoter) di BLK Jalan Himalaya, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto.

Kemudian, tim dari dinas kesehatan (dinkes) melalui puskesmas di Kota Kediri diminta untuk terus melakukan tracing dan testing pada orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif. Cara-cara itu akan terus dipakai agar status level di Kota Kediri kini bisa menurun sesuai dengan harapan masyarakat.

Baca Juga :  Fungsi Minim, Terminal Tempurejo Justru Jadi Tempat Mesum

Untuk menurunkan level status PPKM, Pemkot Kediri masih memberlakukan pembatasan mobilitas pada malam hari. Meski ada pembatasan mobilitas, warga yang berjualan pada malam hari masih diberi kelonggaran. Sedangkan upaya lainnya adalah menggenjot vaksinasi.(rq/ndr)

 

 

- Advertisement -

 KOTA, JP Radar Kediri- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Kediri masih berada di level 3. Untuk penerapan lanjutannya, pemerintah kota (pemkot) masih menunggu evaluasi dari pusat. Dari jumlah kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19, Kota Tahu terbilang masih tinggi.

Seperti kemarin, yang terkonfirmasi baru tercatat bertambah menjadi 18 kasus. Penambahan itu meningkatkan jumlah pasien aktif menjadi 253 kasus. Untuk penambahan kasus Covid-19, Kota Kediri masih berada di tingkat tiga. Sedangkan untuk rawat inap rumah sakitnya kini menjadi tingkat empat.

Kondisi tersebut sulit untuk membuat status atau level PPKM di Kota Kediri turun ke level lebih rendah. “Kami memang sedang menunggu hasil evaluasi pusat terkait asesmen,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima.

Baca Juga :  Retribusi Parkir Kota Angin Terlalu Rendah

Agar bisa menurunkan level PPKM di Kota Kediri, Fauzan kembali mengingatkan kepada semua rumah sakit (RS) di Kota Kediri agar merawat pasien dengan gejala sedang dan berat saja. Cara itu dianggap sebagai upaya untuk menurunkan angka rawat inap di rumah sakit yang saat ini sudah pada tingkat empat.

Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini mencapai 76 jiwa. Dari jumlah tersebut masing-masing RS Darurat dan RS Rujukan merawat pasien sebanyak 38 jiwa.

Sedangkan sisanya sebanyak 177 jiwa menjalani isolasi mandiri (isoman) dan isolasi terpadu (isoter) di BLK Jalan Himalaya, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto.

Kemudian, tim dari dinas kesehatan (dinkes) melalui puskesmas di Kota Kediri diminta untuk terus melakukan tracing dan testing pada orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif. Cara-cara itu akan terus dipakai agar status level di Kota Kediri kini bisa menurun sesuai dengan harapan masyarakat.

Baca Juga :  BPCB Minta Stop Penggalian Tanah

Untuk menurunkan level status PPKM, Pemkot Kediri masih memberlakukan pembatasan mobilitas pada malam hari. Meski ada pembatasan mobilitas, warga yang berjualan pada malam hari masih diberi kelonggaran. Sedangkan upaya lainnya adalah menggenjot vaksinasi.(rq/ndr)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/