27 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Mathmaster Jadikan Matematika Mapel Menyenangkan untuk Siswa SD

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Pelatihan Mathmaster gelombang dua digelar di SDN Sidomulyo, Semen kemarin (25/7). Jumlah pesertanya membeludak hingga 104 guru. Padahal, untuk pelatihan kali ini pesertanya hanya berasal dari dua kecamatan saja, Mojo dan Semen!

Seperti halnya pelatihan di gelombang pertama, pertemuan kali ini melibatkan guru kelas 3, 4, dan 5. Mereka adalah guru yang mengajar di pelosok desa di dua kecamatan tersebut. Para guru itu menimba ilmu dari master matematika Syaifudin atau biasa disapa Pak Ipud.

Tanggapan positif muncul dari para peserta. Meskipun pelaksanaannya siang hari, mulai pukul 13.00, mereka puas dengan materi yang didapatkan. Terlebih lagi mentor mampu menghidupkan suasana pelatihan. Membuat peserta santai dan senang.

“Ini baru mantap,” ucap Nanda Lusina Saputri, guru SDN Mondo ketika diminta tanggapan usai pelatihan.

Guru kelas 4 itu mengaku senang karena sudah mendapat metode belajar matematika yang belum ia dapatkan selama mengikuti Pendidikan formal. Ia pun menjadi tak sabar ingin menerapkan metode itu ke anak didiknya. Guru perempuan ini optimistis, anak didiknya akan lebih mudah lagi memahami pelajaran matematika di sekolah.

Baca Juga :  Nyabu, Ibu Rumah Tangga Asal Gampengrejo Ditangkap

Senada dengan Nanda, Warih Andayaningrum pun merasa mendapat sesuatu yang baru. Yang akan memudahkannya dalam memberikan materi pelajaran. Guru SDN Surat, Kecamatan Mojo ini mengaku punya cara pandang baru terhadap pelajaran yang dia ajarkan.

“Saya sekarang jadi tahu cara mengajar anak tanpa anak harus takut dengan angka-angka yang banyak,” akunya.

Dari pelatihan itu, ia juga mengaku mendapat banyak trik mengajar anak. Hal itu sangat membantu dirinya yang mengajar siswa kelas bawah maupun kelas atas.

Sementara itu, Managing Director Klinik Pendidikan Mtahplus Aji Wijiono mengatakan, tujuan dari pelatihan yang juga bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri ini adalah menjadikan matematika pelajaran yang menyenangkan.

Baca Juga :  Calon Siswa Hanya Boleh Pilih 1 Sekolah 

“Belajar matematika itu jangka panjang.  Bayangkan kalau anak merasa tidak senang, kasihan,” ujarnya.

Dalam beberapa teori psikologi, menyebutkan bila orang melakukan sesuatu dengan gembira maka akan lebih bertenaga. Hasilnya juga akan menjadi maksimal.

Tolok ukur siswa menyukai pelajaran matematika sederhana. Yaitu ketika mereka belajar matematika selama 1-2 jam tapi tidak merasa bosan. Sama halnya dengan pelatihan para guru, meski dimulai siang hari saat jam tidur tapi semua pesertanya tetap enjoy dan menikmati semua penjelasan mentor.

Karena pesertanya menerima materi dengan rasa senang maka seluruh yang disampaikan mentor bisa dengan mudah dipahami. Apalagi dalam pelatihan itu, semua materi disampaikan dengan cara sederhana.

“Untuk membuat pelajaran itu senang perlu metode, lalu ada terapinya,” ucap Aji menutup percakapan.






Reporter: rekian
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Pelatihan Mathmaster gelombang dua digelar di SDN Sidomulyo, Semen kemarin (25/7). Jumlah pesertanya membeludak hingga 104 guru. Padahal, untuk pelatihan kali ini pesertanya hanya berasal dari dua kecamatan saja, Mojo dan Semen!

Seperti halnya pelatihan di gelombang pertama, pertemuan kali ini melibatkan guru kelas 3, 4, dan 5. Mereka adalah guru yang mengajar di pelosok desa di dua kecamatan tersebut. Para guru itu menimba ilmu dari master matematika Syaifudin atau biasa disapa Pak Ipud.

Tanggapan positif muncul dari para peserta. Meskipun pelaksanaannya siang hari, mulai pukul 13.00, mereka puas dengan materi yang didapatkan. Terlebih lagi mentor mampu menghidupkan suasana pelatihan. Membuat peserta santai dan senang.

“Ini baru mantap,” ucap Nanda Lusina Saputri, guru SDN Mondo ketika diminta tanggapan usai pelatihan.

Guru kelas 4 itu mengaku senang karena sudah mendapat metode belajar matematika yang belum ia dapatkan selama mengikuti Pendidikan formal. Ia pun menjadi tak sabar ingin menerapkan metode itu ke anak didiknya. Guru perempuan ini optimistis, anak didiknya akan lebih mudah lagi memahami pelajaran matematika di sekolah.

Baca Juga :  Tim KKN dan Pengabdian Masyarakat UM Gelar Kegiatan Hospitality Training

Senada dengan Nanda, Warih Andayaningrum pun merasa mendapat sesuatu yang baru. Yang akan memudahkannya dalam memberikan materi pelajaran. Guru SDN Surat, Kecamatan Mojo ini mengaku punya cara pandang baru terhadap pelajaran yang dia ajarkan.

“Saya sekarang jadi tahu cara mengajar anak tanpa anak harus takut dengan angka-angka yang banyak,” akunya.

Dari pelatihan itu, ia juga mengaku mendapat banyak trik mengajar anak. Hal itu sangat membantu dirinya yang mengajar siswa kelas bawah maupun kelas atas.

Sementara itu, Managing Director Klinik Pendidikan Mtahplus Aji Wijiono mengatakan, tujuan dari pelatihan yang juga bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri ini adalah menjadikan matematika pelajaran yang menyenangkan.

Baca Juga :  MAN 2 Kota Kediri Sukses Jadi Tuan Rumah PIR Regional Kediri Raya

“Belajar matematika itu jangka panjang.  Bayangkan kalau anak merasa tidak senang, kasihan,” ujarnya.

Dalam beberapa teori psikologi, menyebutkan bila orang melakukan sesuatu dengan gembira maka akan lebih bertenaga. Hasilnya juga akan menjadi maksimal.

Tolok ukur siswa menyukai pelajaran matematika sederhana. Yaitu ketika mereka belajar matematika selama 1-2 jam tapi tidak merasa bosan. Sama halnya dengan pelatihan para guru, meski dimulai siang hari saat jam tidur tapi semua pesertanya tetap enjoy dan menikmati semua penjelasan mentor.

Karena pesertanya menerima materi dengan rasa senang maka seluruh yang disampaikan mentor bisa dengan mudah dipahami. Apalagi dalam pelatihan itu, semua materi disampaikan dengan cara sederhana.

“Untuk membuat pelajaran itu senang perlu metode, lalu ada terapinya,” ucap Aji menutup percakapan.






Reporter: rekian

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/