26.7 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Edarkan Sabu-Sabu di Kamar Kos Warujayeng

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Beny Trio, 33, warga Desa/Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri ditangkap Satresnarkoba Polres Nganjuk. Beny digerebek di kosnya yang berada di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. “Kami amankan  barang bukti sabu-sabu seberat 0,11 gram di kamar kos tersangka,” ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso.

Penangkapan Beny berawal dari laporan masyarakat. Warga curiga dengan Beny karena sering bertransaksi di kamar kos. Diduga dia transaksi narkoba.

Mendapat informasi tersebut, anggota kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil menangkap tersangka di kamar kosnya pada Kamis (27/1) malam.

Saat ditangkap, Beny mencoba mengelak. Dia membantah disebut pengedar atau pemakai SS. Namun, polisi tidak percaya. Penggeledahan di kamar kos tersangka dilakukan.

Baca Juga :  Bantah Suap, Kades Ganti Adukan Ketua BPD

Hasilnya, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa 1 klip plastik berisi sabu-sabu seberat 0,11 gram. Tidak hanya menemukan sabu-sabu, polisi juga berhasil menemukan barang bukti lainnya berupa alat isap. “Semua barang bukti ditemukan di lantai kamar kos tersangka,” tambah Pujo.

Kepada polisi, akhirnya Beny mengaku hanya pengedar. Dia menolak disebut bandar SS. Tersangka mendapatkan SS dari temannya bernama Muklis, warga Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Setelah mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian langsung membawa tersangka ke Mapolres Nganjuk. “Tersangka langsung kami tahan,” tandas kasatresnarkoba yang hobi ngetrail ini.

Saat ini, polisi masih memburu Muklis. Karena setelah mendengar Beny ditangkap, Muklis langsung melarikan diri. “Kami akan kembangkan kasus ini untuk menangkap jaringan Beny,” pungkas Pujo.

Baca Juga :  Bus Eka Jurusan Surabaya-Solo Tabrak Pohon di Bagor
- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Beny Trio, 33, warga Desa/Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri ditangkap Satresnarkoba Polres Nganjuk. Beny digerebek di kosnya yang berada di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. “Kami amankan  barang bukti sabu-sabu seberat 0,11 gram di kamar kos tersangka,” ujar Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso.

Penangkapan Beny berawal dari laporan masyarakat. Warga curiga dengan Beny karena sering bertransaksi di kamar kos. Diduga dia transaksi narkoba.

Mendapat informasi tersebut, anggota kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil menangkap tersangka di kamar kosnya pada Kamis (27/1) malam.

Saat ditangkap, Beny mencoba mengelak. Dia membantah disebut pengedar atau pemakai SS. Namun, polisi tidak percaya. Penggeledahan di kamar kos tersangka dilakukan.

Baca Juga :  Kantong Parkir KEN Harus Dekat Toko

Hasilnya, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa 1 klip plastik berisi sabu-sabu seberat 0,11 gram. Tidak hanya menemukan sabu-sabu, polisi juga berhasil menemukan barang bukti lainnya berupa alat isap. “Semua barang bukti ditemukan di lantai kamar kos tersangka,” tambah Pujo.

Kepada polisi, akhirnya Beny mengaku hanya pengedar. Dia menolak disebut bandar SS. Tersangka mendapatkan SS dari temannya bernama Muklis, warga Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Setelah mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian langsung membawa tersangka ke Mapolres Nganjuk. “Tersangka langsung kami tahan,” tandas kasatresnarkoba yang hobi ngetrail ini.

Saat ini, polisi masih memburu Muklis. Karena setelah mendengar Beny ditangkap, Muklis langsung melarikan diri. “Kami akan kembangkan kasus ini untuk menangkap jaringan Beny,” pungkas Pujo.

Baca Juga :  Sudah Divaksin, Siswa Wajib Patuhi Prokes

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/