24.3 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Satresnarkoba Polres Kediri Bekuk Pengedar Pil Koplo

- Advertisement -

PARE, JP Radar Kediri– Satresnarkoba Polres Kediri menangkap dua tersangka pengedar narkoba dalam dua hari terakhir. Yakni, Herman, 31, warga Desa Blimbing, Kecamatan Gurah diduga pengedar sabu-sabu (SS), dan Didik Agus, 37, asal Desa Klampitan, Kecamatan Purwoasri diduga edarkan pil koplo.

Bahkan didapati fakta baru, bahwa Didik juga penadah motor curian. Itu diketahui saat menggeledah rumahnya. “Kami fokus ke penangkapan pengedar pilnya Mas,” ujar Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara kemarin.

Dua motor, diakui Didik, dari temannya. Kasus penadahan ini dikembangkan dan berkoordinasi dengan satreskrim. Dari tangan Didik, petugas mengamankan 585 butir pil dobel L di botol plastik dan satu HP Asus diduga alat transaksi.

Baca Juga :  Hendak Selep Kopi, Warga Kayenkidul Tewas Tertabrak Truk

Sehari sebelumnya, satresnarkoba mengamankan Herman di Simpang Lima Gumul (SLG), Ngasem. “Ini dua kasus berbeda. Tak saling berkaitan,” kata perwira polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

Herman diduga akan mengedarkan serbuk putih metamfetamin. Dalam penggeledahan di TKP, polisi menemukan satu wadah bekas rokok berisi tiga plastik klip. Masing-masing 0,28 gram; 0,48 gram; dan 0,93 gram. “Barang bukti total ada 1,69 gram sabu,” ungkap Ridwan.

- Advertisement -

Akibat perbuatannya, Herman disangkakan pasal 114 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan Didik, dikenakan pasal berlapis. Selain pasal 197 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan, juga pasal 440 KUHP tentang penadahan barang curian.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

PARE, JP Radar Kediri– Satresnarkoba Polres Kediri menangkap dua tersangka pengedar narkoba dalam dua hari terakhir. Yakni, Herman, 31, warga Desa Blimbing, Kecamatan Gurah diduga pengedar sabu-sabu (SS), dan Didik Agus, 37, asal Desa Klampitan, Kecamatan Purwoasri diduga edarkan pil koplo.

Bahkan didapati fakta baru, bahwa Didik juga penadah motor curian. Itu diketahui saat menggeledah rumahnya. “Kami fokus ke penangkapan pengedar pilnya Mas,” ujar Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara kemarin.

Dua motor, diakui Didik, dari temannya. Kasus penadahan ini dikembangkan dan berkoordinasi dengan satreskrim. Dari tangan Didik, petugas mengamankan 585 butir pil dobel L di botol plastik dan satu HP Asus diduga alat transaksi.

Baca Juga :  Di Nganjuk, Siswi SD Digilir Empat Pemuda

Sehari sebelumnya, satresnarkoba mengamankan Herman di Simpang Lima Gumul (SLG), Ngasem. “Ini dua kasus berbeda. Tak saling berkaitan,” kata perwira polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.

Herman diduga akan mengedarkan serbuk putih metamfetamin. Dalam penggeledahan di TKP, polisi menemukan satu wadah bekas rokok berisi tiga plastik klip. Masing-masing 0,28 gram; 0,48 gram; dan 0,93 gram. “Barang bukti total ada 1,69 gram sabu,” ungkap Ridwan.

Akibat perbuatannya, Herman disangkakan pasal 114 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan Didik, dikenakan pasal berlapis. Selain pasal 197 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan, juga pasal 440 KUHP tentang penadahan barang curian.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/