23.6 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Segera Sidangkan Kasus Pembunuhan Pare

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Kasus pembunuhan Ifa Yunani, 33, yang dilakukan oleh M. Wahyudin Mahardika, 21, agaknya bisa segera disidangkan. Ini setelah kemarin penyidik Satreskrim Polres Kediri melimpahkan berkas perkara pembunuhan di hotel Kediri 1, Pare ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri. Jika semuanya dinyatakan lengkap, pria asal Desa/Kecamatan Gudo, Jombang itu akan segera diadili.

Kasi Pidana Umum Kejari Kabupaten Kediri Aji Rahmadi mengungkapkan, setelah menerima berkas dari penyidik satreskrim kemarin, timnya langsung melakukan pemeriksaan. “Kami cek semua, mulai tulisannya, pasal yang disangkakan, dan kesesuaiannya dengan rekonstruksi yang sudah dilakukan sebelumnya,” terang Aji.

Dalam berkas yang diterima penyidik kejaksaan kemarin, M. Wahyudin Mahardika atau yang akrab disapa Dika itu dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Unsur-unsur di pasal tersebut juga dicek untuk memastikan semuanya sudah lengkap.

Baca Juga :  Braak! Kecelakaan Beruntun di Kediri Libatkan Panther, Agya, dan Rush

Meski baru memeriksa sehari, menurut Aji pemeriksaan hampir memasuki tahap akhir. Jika tidak ada kendala atau kesalahan pasal yang kurang tepat, minggu depan jaksa penuntut umum (JPU) bisa meminta pengiriman tersangka dan barang bukti ke Kejari Kabupaten Kediri. “InsyaAllah minggu depan sudah masuk tahap kedua,” lanjut jaksa asal Jawa Tengah itu.

Untuk diketahui, sebelumnya penanganan kasus pembunuhan yang dilakukan Dika terhadap Ifa sempat terganjal status kejiwaan pemuda yang berstatus mahasiswa tersebut. Ditanya tentang hasil pemeriksaan oleh RS Bhayangkara Kota Kediri, Aji mengaku sudah menerimanya. Sesuai surat tersebut, menurutnya kejiwaan Dika tak ada masalah. “Tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum,” tegasnya.

- Advertisement -

Terpisah, Wawang Satriya Kusuma, penasihat hukum Dika juga mengaku sudah menerima surat pemeriksaan dari RS Bhayangkara. Menindaklanjuti hal itu, menurutnya pihak keluarga sempat berencana mengajukan pemeriksaan ulang. Meski demikian, hal itu dibatalkan. Selebihnya, keluarga bisa menerima hasilnya.

Baca Juga :  Komentar di IG Ojol ‘Bau Kecut’, Warga Ngadisimo Minta Maaf

“Sebelumnya tersangka pernah berobat ke RSUD Jombang dan memang termasuk orang dengan masalah kejiwaan (ODMK),” paparnya. Jika pemeriksaan RS Bhayangkara menyatakan Dika bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, Wawang mengaku akan mengikuti proses hukum selanjutnya.

Seperti diberitakan, Dika menghabisi nyawa Ifa di hotel Kediri 1 Pare pada 14 Mei lalu. Dika membunuh Ifa yang baru disetubuhi hingga tiga kali itu untuk bisa membawa kabur uang dan benda berharga milik Ifa. Perempuan asal Desa Canggu, Badas itu tewas setelah lehernya digorok, serta nadi tangan kanan dan kirinya disayat hingga putus.






Reporter: Iqbal Syahroni
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Kasus pembunuhan Ifa Yunani, 33, yang dilakukan oleh M. Wahyudin Mahardika, 21, agaknya bisa segera disidangkan. Ini setelah kemarin penyidik Satreskrim Polres Kediri melimpahkan berkas perkara pembunuhan di hotel Kediri 1, Pare ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri. Jika semuanya dinyatakan lengkap, pria asal Desa/Kecamatan Gudo, Jombang itu akan segera diadili.

Kasi Pidana Umum Kejari Kabupaten Kediri Aji Rahmadi mengungkapkan, setelah menerima berkas dari penyidik satreskrim kemarin, timnya langsung melakukan pemeriksaan. “Kami cek semua, mulai tulisannya, pasal yang disangkakan, dan kesesuaiannya dengan rekonstruksi yang sudah dilakukan sebelumnya,” terang Aji.

Dalam berkas yang diterima penyidik kejaksaan kemarin, M. Wahyudin Mahardika atau yang akrab disapa Dika itu dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Unsur-unsur di pasal tersebut juga dicek untuk memastikan semuanya sudah lengkap.

Baca Juga :  Acungkan Celurit, Cleaning Service Ditangkap

Meski baru memeriksa sehari, menurut Aji pemeriksaan hampir memasuki tahap akhir. Jika tidak ada kendala atau kesalahan pasal yang kurang tepat, minggu depan jaksa penuntut umum (JPU) bisa meminta pengiriman tersangka dan barang bukti ke Kejari Kabupaten Kediri. “InsyaAllah minggu depan sudah masuk tahap kedua,” lanjut jaksa asal Jawa Tengah itu.

Untuk diketahui, sebelumnya penanganan kasus pembunuhan yang dilakukan Dika terhadap Ifa sempat terganjal status kejiwaan pemuda yang berstatus mahasiswa tersebut. Ditanya tentang hasil pemeriksaan oleh RS Bhayangkara Kota Kediri, Aji mengaku sudah menerimanya. Sesuai surat tersebut, menurutnya kejiwaan Dika tak ada masalah. “Tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum,” tegasnya.

Terpisah, Wawang Satriya Kusuma, penasihat hukum Dika juga mengaku sudah menerima surat pemeriksaan dari RS Bhayangkara. Menindaklanjuti hal itu, menurutnya pihak keluarga sempat berencana mengajukan pemeriksaan ulang. Meski demikian, hal itu dibatalkan. Selebihnya, keluarga bisa menerima hasilnya.

Baca Juga :  Gadis Bandung Tewas Penuh Luka Tusuk: Warga Tuban Ditangkap

“Sebelumnya tersangka pernah berobat ke RSUD Jombang dan memang termasuk orang dengan masalah kejiwaan (ODMK),” paparnya. Jika pemeriksaan RS Bhayangkara menyatakan Dika bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, Wawang mengaku akan mengikuti proses hukum selanjutnya.

Seperti diberitakan, Dika menghabisi nyawa Ifa di hotel Kediri 1 Pare pada 14 Mei lalu. Dika membunuh Ifa yang baru disetubuhi hingga tiga kali itu untuk bisa membawa kabur uang dan benda berharga milik Ifa. Perempuan asal Desa Canggu, Badas itu tewas setelah lehernya digorok, serta nadi tangan kanan dan kirinya disayat hingga putus.






Reporter: Iqbal Syahroni

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/