29.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Gadaikan Motor, Tunangan Disidang

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Maman Hariyadi, 43, terdakwa kasus penipuan dan penggelapan ini sungguh kebangetan. Tak hanya membohongi Sukmaningtyas, 35, warga Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas. Pria asal Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Malang tersebut juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat AG 6280 OO milik janda dua anak itu.

Tipu daya Maman ini dipaparkan Sukma dalam persidangan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zanuar Irkham menghadirkannya sebagai saksi pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri kemarin. 

Sukma mengaku, mengenal Maman pada Januari 2020. Ketika itu mereka sama-sama bekerja di bagian sales marketing. Sampai akhirnya bertunangan.“Kami tunangan bulan Agustus 2020,” ungkapnya.

Baca Juga :  Roca Perbaiki Kelemahan Persik di Dua Pertandingan Sebelumnya

Karena itu, Sukma tak curiga saat Maman meminjam motornya. Apalagi sebelumnya sudah pernah meminjam. “Terdakwa ini pinjam sepeda motor di mana?” tanya hakim Adhika B. Prasetyo.

Sukma mengatakan, peminjaman dilakukan di rumahnya. Namun, karena lama tak dikembalikan, ia pun menanyakannya. Maman berdalih kendaraan itu sedang diservis. Dia tak bisa mengambilnya karena belum punya uang.

Sampai akhirnya perbuatan curang Maman terkuak pada Desember. Saat itu, Sukma mengetahui motornya telah dijual seharga Rp 2 juta. “Saya sudah kasih kesempatan hingga bulan Januari 2021, namun juga belum dikembalikan,” paparnya. Akibat kejadian ini, Sukma menderita kerugian hingga Rp 9 juta.

Sukma kian sedih mengetahui fakta lain. Bahwa selama menjalani hubungan dengannya, ternyata Maman belum cerai dengan istrinya. Padahal ibu dan anak Sukma sudah telanjur dekat tunangannya itu. Bahkan Sukma lah yang membiayai acara pertunangan.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Kediri: Dua Pemutilasi Budi Bisa Kena Seumur Hidup

Dalam kasus ini, JPU Zanuar mendakwa Maman dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Sidang selanjutnya, jaksa akan menghadirkan saksi lain. Jadwalnya pada Rabu mendatang (5/5). (ara/ndr)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Maman Hariyadi, 43, terdakwa kasus penipuan dan penggelapan ini sungguh kebangetan. Tak hanya membohongi Sukmaningtyas, 35, warga Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas. Pria asal Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Malang tersebut juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat AG 6280 OO milik janda dua anak itu.

Tipu daya Maman ini dipaparkan Sukma dalam persidangan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zanuar Irkham menghadirkannya sebagai saksi pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri kemarin. 

Sukma mengaku, mengenal Maman pada Januari 2020. Ketika itu mereka sama-sama bekerja di bagian sales marketing. Sampai akhirnya bertunangan.“Kami tunangan bulan Agustus 2020,” ungkapnya.

Baca Juga :  Simpan 35 Gram Sabu di Bungkus Kopi Instan

Karena itu, Sukma tak curiga saat Maman meminjam motornya. Apalagi sebelumnya sudah pernah meminjam. “Terdakwa ini pinjam sepeda motor di mana?” tanya hakim Adhika B. Prasetyo.

Sukma mengatakan, peminjaman dilakukan di rumahnya. Namun, karena lama tak dikembalikan, ia pun menanyakannya. Maman berdalih kendaraan itu sedang diservis. Dia tak bisa mengambilnya karena belum punya uang.

Sampai akhirnya perbuatan curang Maman terkuak pada Desember. Saat itu, Sukma mengetahui motornya telah dijual seharga Rp 2 juta. “Saya sudah kasih kesempatan hingga bulan Januari 2021, namun juga belum dikembalikan,” paparnya. Akibat kejadian ini, Sukma menderita kerugian hingga Rp 9 juta.

Sukma kian sedih mengetahui fakta lain. Bahwa selama menjalani hubungan dengannya, ternyata Maman belum cerai dengan istrinya. Padahal ibu dan anak Sukma sudah telanjur dekat tunangannya itu. Bahkan Sukma lah yang membiayai acara pertunangan.

Baca Juga :  Dituntut Setahun Soal Gelar SE, Supadi Berikan Pledoi¬†

Dalam kasus ini, JPU Zanuar mendakwa Maman dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Sidang selanjutnya, jaksa akan menghadirkan saksi lain. Jadwalnya pada Rabu mendatang (5/5). (ara/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/