25.5 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Akhir Kisah Don Juan Amatiran

Kang Sudrun bolehlah dicap sebagai don juan amatiran. Meskipun sudah beristri Mbok Ndewor, hasrat warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini untuk menaklukkan banyak wanita sangat tinggi. Pacar Gelapnya di mana-mana.

Namanya juga don juan amatiran, Kang Sudrun sering konangan istrinya. Tak hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali. Untungnya, Mbok Ndewor termasuk kategori istri yang pemaaf. Memberi ampun setiap kali suaminya meratap meminta maaf. Hingga maaf itu habis seperti yang terjadi di kisah ini.

“Wong wedok endi sing ora kesel, wis bola-bali konangan selingkuh eh, isik tetep ae duwe gendakan. Pancen bojo kampret,” semprot Mbok Ndewor.

Wajar bila Mbok Ndewor merasa kecewa. Pernikahannya dengan sang suami sudah berlangsung 10 tahun. Anake pun sudah dua. Alasan itulah yang membuat dia beberapa kali memberi maaf ketika Kang Sudrun berbuat salah. Agar bahtera keluarganya bisa terselamatkan.

Bibit nakal Kang Sudrun sudah terlihat sejak masa pacaran. Penampilannya yang oke, meskipun wajah ora ganteng-ganteng amat, membuatnya mudah tebar pesona. Banyak gadis yang terpikat. Sampai-sampai, Mbok  Ndewor ngonangi dia pacaran dengan perempuan lain.

Baca Juga :  Pemain Liburan Dulu

“Wektu pacaran biyen deke wis duwe bibit selingkuh. Ngomonge sih mung kanca tapi aku ora percaya. Amarga wis kadung tresna, aku malah njaluk ndang dinikahi,” aku Mbok Ndewor.

Meskipun punya banyak pacar, Kang Sudrun juga cinta pada Mbok Ndewor. Karena itu, dengan semangat 45 dia langsung mengiyakan permintaan pacarnya itu. Keduanya pun naik ke pelaminan.

Sayangnya, tabiat buruk sang don juan amatiran ini ora mandeg. Malah, tambah menjadi-jadi. Setahun bar ijaban, Mbok Ndewor menemukan beberapa chat mesra. Yang kebangeten, chat itu tak hanya dengan satu perempuan saja, tapi dua cewek sekaligus, peh!

Mbok Ndewor langsung kalap. Dia ngamuk se-ngamuk-ngamuknya. Bahkan, umpama panganan, bojone arep dikremus sampek lumat, he he he.

Dasar Kang Sudrun, dia berdalih cuman main-main. Tak ada niatan serius, hanya buat selingan wae.

Dalih itu mujarab juga. Apalagi, sang istri tengah hamil anak pertama. Dia pun akhirnya memaafkan sang suami. Tentu dengan catatan, tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Baca Juga :  Polisi Memburu Pejudi Sabung Ayam di Klurahan

 

Ternyata janji hanya tinggal janji. Setelah itu Mbok Ndewor masih ngonangi suaminya selingkuh. Bahkan, sampai belasan kali.

“Biasane konangan saka hape. Aku ora weruh lek nang njaba wis nglakoni apa ae. Aku ya wis ra peduli,” ucap Mbok Ndewor geregetan.

Tiga tahun lalu, Mbok Ndewor sudah merasa tak kuat. Dia sudah memutuskan bercerai. Kok ndilalah omongan suaminya yang merasa menyesal dan tak mengulangi lagi dia percaya.

“Dekne mesti janji ora ngulangi maneh. Apa maneh yen iling anakku, akhire atiku luluh,” akunya.

Tapi, ada masanya Mbok Ndewor sudah tak punya kesabaran lagi. Lagi-lagi, tabiat selingkuh Kang Sudrun yang menjadi sebab. Kali ini, secara tak sengaja, suaminya salah ucap panggilan mesra untuk sang istri.

“Dekne nyelok aku adik, padahal biasane kan bunda,” ucapnya emosi.

Nah, gara-gara salah sebut itulah Mbok Ndewor tak bisa memberi ampun lagi. Dia pun menyerahkan segepok berkas ke pengadilan agama. Minta agar tuntutan cerainya dikabulkan. Berakhir pula kisah cinta si don juan amatiran. (ica/fud)

- Advertisement -

Kang Sudrun bolehlah dicap sebagai don juan amatiran. Meskipun sudah beristri Mbok Ndewor, hasrat warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini untuk menaklukkan banyak wanita sangat tinggi. Pacar Gelapnya di mana-mana.

Namanya juga don juan amatiran, Kang Sudrun sering konangan istrinya. Tak hanya sekali dua kali, tapi sudah berkali-kali. Untungnya, Mbok Ndewor termasuk kategori istri yang pemaaf. Memberi ampun setiap kali suaminya meratap meminta maaf. Hingga maaf itu habis seperti yang terjadi di kisah ini.

“Wong wedok endi sing ora kesel, wis bola-bali konangan selingkuh eh, isik tetep ae duwe gendakan. Pancen bojo kampret,” semprot Mbok Ndewor.

Wajar bila Mbok Ndewor merasa kecewa. Pernikahannya dengan sang suami sudah berlangsung 10 tahun. Anake pun sudah dua. Alasan itulah yang membuat dia beberapa kali memberi maaf ketika Kang Sudrun berbuat salah. Agar bahtera keluarganya bisa terselamatkan.

Bibit nakal Kang Sudrun sudah terlihat sejak masa pacaran. Penampilannya yang oke, meskipun wajah ora ganteng-ganteng amat, membuatnya mudah tebar pesona. Banyak gadis yang terpikat. Sampai-sampai, Mbok  Ndewor ngonangi dia pacaran dengan perempuan lain.

Baca Juga :  Terpesona dengan Tenun Ikat

“Wektu pacaran biyen deke wis duwe bibit selingkuh. Ngomonge sih mung kanca tapi aku ora percaya. Amarga wis kadung tresna, aku malah njaluk ndang dinikahi,” aku Mbok Ndewor.

Meskipun punya banyak pacar, Kang Sudrun juga cinta pada Mbok Ndewor. Karena itu, dengan semangat 45 dia langsung mengiyakan permintaan pacarnya itu. Keduanya pun naik ke pelaminan.

Sayangnya, tabiat buruk sang don juan amatiran ini ora mandeg. Malah, tambah menjadi-jadi. Setahun bar ijaban, Mbok Ndewor menemukan beberapa chat mesra. Yang kebangeten, chat itu tak hanya dengan satu perempuan saja, tapi dua cewek sekaligus, peh!

Mbok Ndewor langsung kalap. Dia ngamuk se-ngamuk-ngamuknya. Bahkan, umpama panganan, bojone arep dikremus sampek lumat, he he he.

Dasar Kang Sudrun, dia berdalih cuman main-main. Tak ada niatan serius, hanya buat selingan wae.

Dalih itu mujarab juga. Apalagi, sang istri tengah hamil anak pertama. Dia pun akhirnya memaafkan sang suami. Tentu dengan catatan, tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Baca Juga :  Putusan Mahkamah Agung Batalkan Iuran JKN KIS

 

Ternyata janji hanya tinggal janji. Setelah itu Mbok Ndewor masih ngonangi suaminya selingkuh. Bahkan, sampai belasan kali.

“Biasane konangan saka hape. Aku ora weruh lek nang njaba wis nglakoni apa ae. Aku ya wis ra peduli,” ucap Mbok Ndewor geregetan.

Tiga tahun lalu, Mbok Ndewor sudah merasa tak kuat. Dia sudah memutuskan bercerai. Kok ndilalah omongan suaminya yang merasa menyesal dan tak mengulangi lagi dia percaya.

“Dekne mesti janji ora ngulangi maneh. Apa maneh yen iling anakku, akhire atiku luluh,” akunya.

Tapi, ada masanya Mbok Ndewor sudah tak punya kesabaran lagi. Lagi-lagi, tabiat selingkuh Kang Sudrun yang menjadi sebab. Kali ini, secara tak sengaja, suaminya salah ucap panggilan mesra untuk sang istri.

“Dekne nyelok aku adik, padahal biasane kan bunda,” ucapnya emosi.

Nah, gara-gara salah sebut itulah Mbok Ndewor tak bisa memberi ampun lagi. Dia pun menyerahkan segepok berkas ke pengadilan agama. Minta agar tuntutan cerainya dikabulkan. Berakhir pula kisah cinta si don juan amatiran. (ica/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/