25.5 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Dua Hari, Polres Nganjuk Berhasil Tangkap Dua Pengedar Pil Dobel L

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk berhasil menggagalkan 10 ribu pil dobel L beredar di wilayah Jatikalen. Hal ini setelah petugas mendapat laporan dari ekspedisi PT Indah Jaya Ekspress di Sidoarjo. Mereka curiga dengan paket tersebut. Karena ternyata isi paket adalah 10 ribu pil dobel L.

Mendapat laporan tersebut, Satresnarkoba Polres Nganjuk segera meluncur ke penerima paket dan pengirimnya. Untuk penerima paket adalah Agus Wahyudi, 34, warga Desa Gondang Wetan, Kecamatan Jatikalen. Sedangkan, pengirimnya adalah Rahmat Abdulloh, 26, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Agus digerebek di rumahnya pada Sabtu (23/10) sekitar pukul 10.00 WIB. “Tersangka tidak melawan saat ditangkap,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Surpiyanto kemarin.

Baca Juga :  Direlokasi ke Lapangan Banaran

Saat digeledah, petugas menemukan paket dobel L yang dikirimkan Rahmat. Dobel L  tersebut dimasukkan di 10 botol. Masing-masing botol berisi 1.000 pil dobel L.

Kepada polisi, Agus mengaku sebagai pengedar dobel L. Rencananya, dobel L itu akan dijual ke teman-temannya di Jatikalen.

Setelah membekuk Agus, petugas juga berhasil menangkap Rahmat pada Minggu (24/4). Namun, lokasinya tidak di rumah. Karena saat digerebek di rumahnya, Rahmat tidak ada. Beruntung, polisi mendapat informasi jika Rahmat ada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Kelurahan Wadungsari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Awalnya, Rahmat sempat mengelak dianggap sebagai pengedar dobel L. Namun, setelah petugas menunjukkan barang bukti (BB) paket dobel L yang dikirimkannya, dia akhirnya pasrah. 

Baca Juga :  Wakapolres, Kasatlantas, dan 1 Kapolsek Ringinrejo Dimutasi

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus ini. Karena saat polisi menggeledah Rahmat, tidak ada barang bukti dobel L. “Tersangka juga mengaku sebagai pengedar,” pungkas Supriyanto. (wib/tyo)

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk berhasil menggagalkan 10 ribu pil dobel L beredar di wilayah Jatikalen. Hal ini setelah petugas mendapat laporan dari ekspedisi PT Indah Jaya Ekspress di Sidoarjo. Mereka curiga dengan paket tersebut. Karena ternyata isi paket adalah 10 ribu pil dobel L.

Mendapat laporan tersebut, Satresnarkoba Polres Nganjuk segera meluncur ke penerima paket dan pengirimnya. Untuk penerima paket adalah Agus Wahyudi, 34, warga Desa Gondang Wetan, Kecamatan Jatikalen. Sedangkan, pengirimnya adalah Rahmat Abdulloh, 26, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Agus digerebek di rumahnya pada Sabtu (23/10) sekitar pukul 10.00 WIB. “Tersangka tidak melawan saat ditangkap,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Surpiyanto kemarin.

Baca Juga :  Cari Rumput di Banyakan, Petani Temukan Bom Mortir Zaman Belanda

Saat digeledah, petugas menemukan paket dobel L yang dikirimkan Rahmat. Dobel L  tersebut dimasukkan di 10 botol. Masing-masing botol berisi 1.000 pil dobel L.

Kepada polisi, Agus mengaku sebagai pengedar dobel L. Rencananya, dobel L itu akan dijual ke teman-temannya di Jatikalen.

Setelah membekuk Agus, petugas juga berhasil menangkap Rahmat pada Minggu (24/4). Namun, lokasinya tidak di rumah. Karena saat digerebek di rumahnya, Rahmat tidak ada. Beruntung, polisi mendapat informasi jika Rahmat ada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Kelurahan Wadungsari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Awalnya, Rahmat sempat mengelak dianggap sebagai pengedar dobel L. Namun, setelah petugas menunjukkan barang bukti (BB) paket dobel L yang dikirimkannya, dia akhirnya pasrah. 

Baca Juga :  Warga Keluhkan Ikan di Brantas Mulai Berkurang

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus ini. Karena saat polisi menggeledah Rahmat, tidak ada barang bukti dobel L. “Tersangka juga mengaku sebagai pengedar,” pungkas Supriyanto. (wib/tyo)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/