26.9 C
Kediri
Tuesday, July 5, 2022

Bekuk Dua Warga Kediri di Warujayeng

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap dua warga Kediri pada Rabu (24/3) siang. Penangkapan EFN, 32, perempuan asal Kelurahan Sukorame, Mojoroto, Kota Kediri; dan WK, 28, asal Desa Tanjung, Pagu, Kabupaten Kediri; dilakukan setelah keduanya kedapatan pesta sabu-sabu di Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom.

Penangkapan EFN dan WK dilakukan sekitar pukul 14.00. Sebelum dilakukan penggerebekan, petugas mendapat informasi terkait peredaran narkoba di wilayah Warujayeng. Tim dari Unit 1 Satresnarkoba Polres Nganjuk pun langsung melakukan penyelidikan. “Anggota mendatangi tempat kos di Lingkungan Bulakrejo, Kelurahan Warujayeng,” ujar Kasatresnarkoba AKP Pujo Santoso.

Di sana, tim buser satresnarkoba langsung mendatangi kamar yang disewa oleh EFN. Saat digerebek, keduanya memang tengah pesta SS. Bahkan, petugas masih mendapati pipet yang masih ada sisa sabunya.

Baca Juga :  Polsek Kepung Bekuk Perempuan Pengedar SS

Dengan barang bukti tersebut, EFN dan WK tidak bisa berkutik. “Saat digerebek, EFN sedang tiduran di kasur. WK yang membukakan pintu,” terang Pujo sembari menyebut barang bukti pipet yang masih ada sisa sabu terletak di lantai dekat EFN.

Tak hanya pipet, polisi juga mendapati satu plastik klip sabu seberat 0,83 gram yang ada di lantai. Barang terlarang itu diakui EFN merupakan dari temannya. Tidak percaya begitu saja, petugas memproses keduanya karena terlibat peredaran atau menjadi kurir sabu di wilayah Kota Angin.

Kepada petugas, EFN mengaku mendapatkan sabu dari kenalannya di Kota Kediri juga. “Saat ini masih terus kami lakukan pengembangan kasusnya,” terang perwira asal Kelurahan Kapas, Sukomoro itu.

Baca Juga :  Konsumsi Sabu, Berani Lawan Polisi

Selain barang bukti sabu, dari kedua tersangka polisi juga mengamankan dua unit ponsel, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, serta mobil Daihatsu Ayla.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap dua warga Kediri pada Rabu (24/3) siang. Penangkapan EFN, 32, perempuan asal Kelurahan Sukorame, Mojoroto, Kota Kediri; dan WK, 28, asal Desa Tanjung, Pagu, Kabupaten Kediri; dilakukan setelah keduanya kedapatan pesta sabu-sabu di Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom.

Penangkapan EFN dan WK dilakukan sekitar pukul 14.00. Sebelum dilakukan penggerebekan, petugas mendapat informasi terkait peredaran narkoba di wilayah Warujayeng. Tim dari Unit 1 Satresnarkoba Polres Nganjuk pun langsung melakukan penyelidikan. “Anggota mendatangi tempat kos di Lingkungan Bulakrejo, Kelurahan Warujayeng,” ujar Kasatresnarkoba AKP Pujo Santoso.

Di sana, tim buser satresnarkoba langsung mendatangi kamar yang disewa oleh EFN. Saat digerebek, keduanya memang tengah pesta SS. Bahkan, petugas masih mendapati pipet yang masih ada sisa sabunya.

Baca Juga :  Hindari Motor, Truk Muat Ayam Terguling

Dengan barang bukti tersebut, EFN dan WK tidak bisa berkutik. “Saat digerebek, EFN sedang tiduran di kasur. WK yang membukakan pintu,” terang Pujo sembari menyebut barang bukti pipet yang masih ada sisa sabu terletak di lantai dekat EFN.

Tak hanya pipet, polisi juga mendapati satu plastik klip sabu seberat 0,83 gram yang ada di lantai. Barang terlarang itu diakui EFN merupakan dari temannya. Tidak percaya begitu saja, petugas memproses keduanya karena terlibat peredaran atau menjadi kurir sabu di wilayah Kota Angin.

Kepada petugas, EFN mengaku mendapatkan sabu dari kenalannya di Kota Kediri juga. “Saat ini masih terus kami lakukan pengembangan kasusnya,” terang perwira asal Kelurahan Kapas, Sukomoro itu.

Baca Juga :  Kalung Dirampas, Perempuan Parobaya Melawan

Selain barang bukti sabu, dari kedua tersangka polisi juga mengamankan dua unit ponsel, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, serta mobil Daihatsu Ayla.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/