30.2 C
Kediri
Tuesday, August 9, 2022

Pulang Kerja, Dokter Iwantoro Diculik

NGANJUK-Warga Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor heboh. Pasalnya, dr Iwantoro yang biasa praktik di daerah mereka dikabarkan hilang sejak Senin (21/8) lalu. Pria yang tinggal di Dusun Bulu, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro itu dikabarkan diculik selepas pulang kerja sekitar pukul 21.30 Senin lalu.   

          Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Senin lalu dr  Iwantoro masih praktik di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor. Seperti biasa, dokter lajang itu praktik mulai pukul 16.00 dan tutup sekitar pukul 21.30.

          Selesai praktik, dokter yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol AG 6132 XI itu disebut-sebut meninggalkan tempat praktiknya. Tetapi, hingga Selasa pagi, dr Iwantoro tak kunjung pulang ke rumah di Dusun Bulu, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro.

Baca Juga :  Sasar 23 TKP, Pencuri Diesel Ditangkap

          Mengetahui Iwantoro tidak pulang hingga Selasa pagi, pihak keluarga tidak bisa menutupi keresahannya. Sebab, kakak Iwantoro mendapat pesan pendek yang mengabarkan jika Iwantoro diculik sejak Senin malam.

          Agar sang dokter tidak dibunuh, penculik meminta tebusan uang Rp 4 miliar. “Ada ancaman kalau lapor polisi nanti dokter Iwantoro akan dibunuh,” kata sumber koran ini.

          Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam akan menyebarkan video mesum yang tersimpan di ponsel dr Iwantoro jika tak segera membayar tebusan. Hingga kemarin, teka-teki keberadaan Iwantoro belum diketahui.

 

Selengkapnya, ada di koran cetak Jawa Pos Radar Kediri, Jumat 25 Agustus 2017 (pagi ini)

- Advertisement -

NGANJUK-Warga Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor heboh. Pasalnya, dr Iwantoro yang biasa praktik di daerah mereka dikabarkan hilang sejak Senin (21/8) lalu. Pria yang tinggal di Dusun Bulu, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro itu dikabarkan diculik selepas pulang kerja sekitar pukul 21.30 Senin lalu.   

          Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Senin lalu dr  Iwantoro masih praktik di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor. Seperti biasa, dokter lajang itu praktik mulai pukul 16.00 dan tutup sekitar pukul 21.30.

          Selesai praktik, dokter yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol AG 6132 XI itu disebut-sebut meninggalkan tempat praktiknya. Tetapi, hingga Selasa pagi, dr Iwantoro tak kunjung pulang ke rumah di Dusun Bulu, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro.

Baca Juga :  Narkoba di Kediri: Barang Bukti Makin Variatif

          Mengetahui Iwantoro tidak pulang hingga Selasa pagi, pihak keluarga tidak bisa menutupi keresahannya. Sebab, kakak Iwantoro mendapat pesan pendek yang mengabarkan jika Iwantoro diculik sejak Senin malam.

          Agar sang dokter tidak dibunuh, penculik meminta tebusan uang Rp 4 miliar. “Ada ancaman kalau lapor polisi nanti dokter Iwantoro akan dibunuh,” kata sumber koran ini.

          Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam akan menyebarkan video mesum yang tersimpan di ponsel dr Iwantoro jika tak segera membayar tebusan. Hingga kemarin, teka-teki keberadaan Iwantoro belum diketahui.

 

Selengkapnya, ada di koran cetak Jawa Pos Radar Kediri, Jumat 25 Agustus 2017 (pagi ini)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/