26.4 C
Kediri
Monday, August 15, 2022

Warga Kayenkidul Mendadak Meninggal saat Beli Batu di Gurah

- Advertisement -

GURAH, JP Radar Kediri – Rencananya, Suratman, 51, warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayenkidul hendak membeli batu asah. Dia bersepeda sampai ke toko bangunan Rahayu di Desa/Kecamatan Gurah. Sayang, belum sempat membeli bahan bangunan itu, terburu meninggal. 

Diduga penyebab kematiannya karena serangan jantung. Suratman pun pulang tinggal nama. “Murni meninggal karena sakit jantung. Ini berdasar keterangan pihak keluarga,” kata Kapolsek Gurah AKP Purnomo.

Awalnya, Suratman sampai ke toko sekitar pukul 11.30. Ia akan beli batu untuk bangunan rumahnya. “Keterangan saksi pemilik toko dan dari keluarga seperti itu,” terang Purnomo.

Di toko, ia menjelaskan, Suratman sempat bertransaksi dengan pemilik toko. Saat karyawan mengambilkan barangnya, tiba-tiba Suratman terjatuh. Kemudian kejang beberapa saat. Kejadian itu menarik perhatian warga sekitar toko. 

Baca Juga :  Bermain di DAM, Dua Siswi SD Tenggelam

Mereka panik. Beberapa berusaha menghindar karena takut masih pandemi Covid-19. Pemilik toko lalu menghubungi Polsek Gurah. “Saat itu juga kami minta masyarakat agar tidak mendekat terlebih dahulu,” ungkap Purnomo.

- Advertisement -

Saat diperiksa, memang tidak ada tanda kekerasan. Hasil visum pun tidak menemukan tanda-tanda lainnya. Dari keterangan keluarga, Suratman memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Beberapa kali juga mengeluhkan dadanya sakit. 

Suratman tidak memiliki sakit Covid-19. Sehingga segera dimakamkan. “Sudah diserahkan keluarga, kami tetap minta masyarakat berhati-hati,” pungkas perwira polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.(syi/ndr)

- Advertisement -

GURAH, JP Radar Kediri – Rencananya, Suratman, 51, warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayenkidul hendak membeli batu asah. Dia bersepeda sampai ke toko bangunan Rahayu di Desa/Kecamatan Gurah. Sayang, belum sempat membeli bahan bangunan itu, terburu meninggal. 

Diduga penyebab kematiannya karena serangan jantung. Suratman pun pulang tinggal nama. “Murni meninggal karena sakit jantung. Ini berdasar keterangan pihak keluarga,” kata Kapolsek Gurah AKP Purnomo.

Awalnya, Suratman sampai ke toko sekitar pukul 11.30. Ia akan beli batu untuk bangunan rumahnya. “Keterangan saksi pemilik toko dan dari keluarga seperti itu,” terang Purnomo.

Di toko, ia menjelaskan, Suratman sempat bertransaksi dengan pemilik toko. Saat karyawan mengambilkan barangnya, tiba-tiba Suratman terjatuh. Kemudian kejang beberapa saat. Kejadian itu menarik perhatian warga sekitar toko. 

Baca Juga :  Bermain di DAM, Dua Siswi SD Tenggelam

Mereka panik. Beberapa berusaha menghindar karena takut masih pandemi Covid-19. Pemilik toko lalu menghubungi Polsek Gurah. “Saat itu juga kami minta masyarakat agar tidak mendekat terlebih dahulu,” ungkap Purnomo.

Saat diperiksa, memang tidak ada tanda kekerasan. Hasil visum pun tidak menemukan tanda-tanda lainnya. Dari keterangan keluarga, Suratman memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Beberapa kali juga mengeluhkan dadanya sakit. 

Suratman tidak memiliki sakit Covid-19. Sehingga segera dimakamkan. “Sudah diserahkan keluarga, kami tetap minta masyarakat berhati-hati,” pungkas perwira polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu.(syi/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/