24.2 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Identitas Pria Bertato, Otopsi Tak Ada Tanda Kekerasan

KOTA, JP Radar Kediri – Teka-teki siapa sosok jasad yang mengapung di Sungai Brantas akhirnya terjawab. Setelah polisi berhasil menelusuri kontak terakhir yang tersimpan dari gawai yang ditemukan bersama korban.

“Setelah menghubungi nomor yang tersimpan di ponsel, diketahui korban adalah Agus Heriyanto, usia 30 tahun warga Kota Mojokerto,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib.

Informasi ini berhasil didapatkan dari dua orang yang dilacak petugas dari gawai yang ditemukan bersama korban. Polisi yang berhasil menghubungi dua kontak tersebut akhirnya membenarkan sosok pria yang ditemukan tewas itu sebagai temannya.

Seperti diketahui, Rabu sore (22/7) ditemukan mayat Agus berada di tengah arus Sungai Brantas. Salah satu pemancing Rangga, 15, warga Kelurahan Mrican melihat jasad itu dan langsung memanggil warga lainnya. Kemudian, bersama-sama mereka membawa jasad ke tepi sungai dengan sebatang bambu dan arus sungai yang sedikit membantu membawa mayat tersebut ke tepi sungai, tidak jauh dari PG Meritjan.

Baca Juga :  Pelaku Begal Payudara asal Kunjang Sengaja Cegat Korban di Tempat Sepi

  Hingga akhirnya petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) mengangkat jasad pria yang tubuhnya bertato itu untuk dibawa ke RS Bhayangkara.

Sementara Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menerangkan bahwa berdasarkan otopsi, ternyata tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan. “Tidak ada bekas-bekas tindak kekerasan pada jasad tersebut,” terang Miko saat menyampaikan pers release kemarin siang.

Mengenai luka-luka yang muncul di mulut dan dicurigai sebagai bekas penganiayaan diduga karena bekas berbenturan saat jasad tersebut terbawa arus sungai.

Meski begitu, petugas masih melanjutkan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban. Tujuannya untuk memastikan kronologi kejadian sehingga diketahui penyebab kejadian tenggelamnya Agus tersebut. Kemarin, begitu identitasnya diketahui, jasad langsung dibawa pulang kemarin malam sekitar pukul 19.00. Selanjutnya oleh pihak keluarga langsung dikebumikan. (jar/dea)

Baca Juga :  Tak Boleh Berpolitik, Tak Boleh KKN
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – Teka-teki siapa sosok jasad yang mengapung di Sungai Brantas akhirnya terjawab. Setelah polisi berhasil menelusuri kontak terakhir yang tersimpan dari gawai yang ditemukan bersama korban.

“Setelah menghubungi nomor yang tersimpan di ponsel, diketahui korban adalah Agus Heriyanto, usia 30 tahun warga Kota Mojokerto,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib.

Informasi ini berhasil didapatkan dari dua orang yang dilacak petugas dari gawai yang ditemukan bersama korban. Polisi yang berhasil menghubungi dua kontak tersebut akhirnya membenarkan sosok pria yang ditemukan tewas itu sebagai temannya.

Seperti diketahui, Rabu sore (22/7) ditemukan mayat Agus berada di tengah arus Sungai Brantas. Salah satu pemancing Rangga, 15, warga Kelurahan Mrican melihat jasad itu dan langsung memanggil warga lainnya. Kemudian, bersama-sama mereka membawa jasad ke tepi sungai dengan sebatang bambu dan arus sungai yang sedikit membantu membawa mayat tersebut ke tepi sungai, tidak jauh dari PG Meritjan.

Baca Juga :  Pejabat Nyabu, BKD Tunggu Kepolisian

  Hingga akhirnya petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) mengangkat jasad pria yang tubuhnya bertato itu untuk dibawa ke RS Bhayangkara.

Sementara Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menerangkan bahwa berdasarkan otopsi, ternyata tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan. “Tidak ada bekas-bekas tindak kekerasan pada jasad tersebut,” terang Miko saat menyampaikan pers release kemarin siang.

Mengenai luka-luka yang muncul di mulut dan dicurigai sebagai bekas penganiayaan diduga karena bekas berbenturan saat jasad tersebut terbawa arus sungai.

Meski begitu, petugas masih melanjutkan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban. Tujuannya untuk memastikan kronologi kejadian sehingga diketahui penyebab kejadian tenggelamnya Agus tersebut. Kemarin, begitu identitasnya diketahui, jasad langsung dibawa pulang kemarin malam sekitar pukul 19.00. Selanjutnya oleh pihak keluarga langsung dikebumikan. (jar/dea)

Baca Juga :  Dirazia, Tamu di Eks Lokalisasi Pelacuran di Dadapan KaburĀ 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/