22.6 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022

Gudang Mebel Ludes Dilahap Si Jago Merah

KEDIRI KABUPATEN – Hari minggu yang cerah mendadak menjadi gelap bagi Jefri Hidayat. Pasalnya, gudang produksi mebel miliknya di jalan PB Sudirman, Tulungrejo, Pare, kemarin (22/7) hangus dilahap si jago merah. Akibatnya, kerugian material ditaksir mencapai Rp 300 juta.  

Terbakarnya gudang yang berada di belakang bengkel modifikasi interior mobil Dcarsz ini diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Yudistira, 30, warga Desa Gedangsewu, Pare, yang berjualan makanan di dekat tempat kejadian melihat ada asap mengepul dari dalam gudang yang terkunci.

“Saya sadar saat asapnya sudah mengepul tinggi,” ujarnya.

Melihat asap hitam itu Yudis langsung menghubungi Petugas Memadamkan Kebakaran (PMK) Kabupaten Kediri. “Lima menit kemudian PMK sudah sampai,” terangnya.

Yang pertama datang adalah satu unit armada PMK. Tapi, ketika datang gerbang masuk terkunci. Pemilik dan pekerja yang membawa kunci tak ada di lokasi. “Akhirnya gerbang dibuka paksa oleh petugas,” ujar Yudis.

Baca Juga :  Dua Warung Ludes Dilalap Api

Setelah berhasil masuk, ternyata api sudah berkobar dengan ganas dan melahap material mebel. Kobaran api paling besar berada di gudang terbuka yang berukuran sekitar 18×20 meter persegi. Kobaran api sudah menjilat-jilat atap gedung yang terbuat dari bahan galvalum.

Karena kobaran api yang besar, atap dan rangka gudang sampai hampir roboh. Petugas pun kewalahan. Karena itu satu armada PMK kembali didatangkan. Akhirnya, setelah berjuang keras petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.15 WIB. Untungnya, meskipun material di gudang terbakar semua namun tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Termasuk kebakaran besar ini,” ujar Supriyono, salah seorang anggota PMK. Menurutnya, jika PMK sedikit terlambat saja kemungkinan api akan lebih sulit dipadamkan.

 “Alhamdulillah tidak sampai merembet ke bangunan di sebelahnya,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan Supriyono, petugas yang datang dengan armada pertama berjumlah empat personel. “Kalau armada kedua ada tiga petugas,” sambungnya.

Baca Juga :  Jidat Hitam karena Rutin Disundut Rokok

Di gudang tersebut, diproduksi barang mebel. Antara lain sofa dan spring bed. Kebanyakan bahan material yang hangus terbakar adalah balok kayu, papan kayu, spons, dan kawat untuk spring bed. Selain bahan yang digunakan untuk mebel. Ada pula beberapa mesin yang ikut terbakar.

Berdasarkan data yang dihimpun tim Jawa Pos Radar Kediri, diperkirakan penyebab kebakaran karena kelalaian salah seorang pekerjanya. Pekerja tersebut ditengarai sedang membakar sampah di area sekitar tempat kejadian. Diperkirakan api dari sampah yang dibakar oleh pekerja tersebut lalu menjalar hingga ke material mebel.

Setelah membakar sampah, pekerja tersebut tidak menunggu hingga sampah yang dibakarnya padam. Ia justru langsung meninggalkan gudang dan mengunci gerbangnya dari luar.

Meskipun begitu, saat dikonfirmasi oleh tim Jawa Pos Radar Kediri, pihak berwajib yang berada di lokasi kejadian belum dapat memberikan jawaban pasti tentang penyebab kebakaran ini.

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN – Hari minggu yang cerah mendadak menjadi gelap bagi Jefri Hidayat. Pasalnya, gudang produksi mebel miliknya di jalan PB Sudirman, Tulungrejo, Pare, kemarin (22/7) hangus dilahap si jago merah. Akibatnya, kerugian material ditaksir mencapai Rp 300 juta.  

Terbakarnya gudang yang berada di belakang bengkel modifikasi interior mobil Dcarsz ini diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Yudistira, 30, warga Desa Gedangsewu, Pare, yang berjualan makanan di dekat tempat kejadian melihat ada asap mengepul dari dalam gudang yang terkunci.

“Saya sadar saat asapnya sudah mengepul tinggi,” ujarnya.

Melihat asap hitam itu Yudis langsung menghubungi Petugas Memadamkan Kebakaran (PMK) Kabupaten Kediri. “Lima menit kemudian PMK sudah sampai,” terangnya.

Yang pertama datang adalah satu unit armada PMK. Tapi, ketika datang gerbang masuk terkunci. Pemilik dan pekerja yang membawa kunci tak ada di lokasi. “Akhirnya gerbang dibuka paksa oleh petugas,” ujar Yudis.

Baca Juga :  Ngaku Wartawan, Peras Kepala SMPN

Setelah berhasil masuk, ternyata api sudah berkobar dengan ganas dan melahap material mebel. Kobaran api paling besar berada di gudang terbuka yang berukuran sekitar 18×20 meter persegi. Kobaran api sudah menjilat-jilat atap gedung yang terbuat dari bahan galvalum.

Karena kobaran api yang besar, atap dan rangka gudang sampai hampir roboh. Petugas pun kewalahan. Karena itu satu armada PMK kembali didatangkan. Akhirnya, setelah berjuang keras petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.15 WIB. Untungnya, meskipun material di gudang terbakar semua namun tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Termasuk kebakaran besar ini,” ujar Supriyono, salah seorang anggota PMK. Menurutnya, jika PMK sedikit terlambat saja kemungkinan api akan lebih sulit dipadamkan.

 “Alhamdulillah tidak sampai merembet ke bangunan di sebelahnya,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan Supriyono, petugas yang datang dengan armada pertama berjumlah empat personel. “Kalau armada kedua ada tiga petugas,” sambungnya.

Baca Juga :  Mbah Sumijan, Lansia yang Rumahnya Jadi Arang

Di gudang tersebut, diproduksi barang mebel. Antara lain sofa dan spring bed. Kebanyakan bahan material yang hangus terbakar adalah balok kayu, papan kayu, spons, dan kawat untuk spring bed. Selain bahan yang digunakan untuk mebel. Ada pula beberapa mesin yang ikut terbakar.

Berdasarkan data yang dihimpun tim Jawa Pos Radar Kediri, diperkirakan penyebab kebakaran karena kelalaian salah seorang pekerjanya. Pekerja tersebut ditengarai sedang membakar sampah di area sekitar tempat kejadian. Diperkirakan api dari sampah yang dibakar oleh pekerja tersebut lalu menjalar hingga ke material mebel.

Setelah membakar sampah, pekerja tersebut tidak menunggu hingga sampah yang dibakarnya padam. Ia justru langsung meninggalkan gudang dan mengunci gerbangnya dari luar.

Meskipun begitu, saat dikonfirmasi oleh tim Jawa Pos Radar Kediri, pihak berwajib yang berada di lokasi kejadian belum dapat memberikan jawaban pasti tentang penyebab kebakaran ini.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/