25.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Antar Makanan, Warga Semen ini Dapati Adiknya Meninggal

 KOTA, JP Radar Kediri– Warga Gang 10 Jl Semeru, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto dikejutkan penemuan mayat kemarin (21/10). Korban adalah Suyadi, 44, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dia ditemukan di rumahnya pukul 08.00 oleh saudaranya sendiri.  

Kapolsek Mojoroto Kompol Gatot Setyo Budi mengatakan, penemuan mayat bermula saat Yayuk Tinasih, 48, warga Desa Bobang, Kecamatan Semen, curiga sudah tiga hari tidak bertemu adik laki-lakinya itu saat mengantar makanan.

Suyadi ini tinggal berdua dengan adik laki-lakinya yang sama-sama ODGJ. Untuk kebutuhan makan sehari-hari mendapat kiriman dari Yayuk. Karena tiga hari tidak bertemu, Yayuk mencari ke dalam rumah dan mencium bau busuk.

Baca Juga :  Lomba Kliping Koran Latih Kerja Sama

Ternyata ditemukan jenazah Suyadi di kamar belakang. Kondisinya sudah terbujur kaku. “Saat ditemukan korban di atas kasur sudah membusuk,” tuturnya.

Setelah itu, Yayuk melapor ke ketua RT Budi Ali, 49, lalu diteruskan ke Polsek Mojoroto. Petugas pun bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk evakuasi korban ODGJ selama lima tahun itu.

Setelah olah TKP, korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri. “Keterangan dari tim Inafis polresta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dugaan sementara meninggal akibat sakit,” ungkap Gatot. 

Sedangkan dari keterangan ketua RT Budi, sebelumnya korban sudah pernah menikah dan punya anak. Namun lima tahun lalu bercerai. Suyadi ditinggal istri dan anaknya. Sejak saat itu ia menderita gangguan jiwa. (ica/ndr)

Baca Juga :  Sita Puluhan Botol Kuntul

 

- Advertisement -

 KOTA, JP Radar Kediri– Warga Gang 10 Jl Semeru, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto dikejutkan penemuan mayat kemarin (21/10). Korban adalah Suyadi, 44, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dia ditemukan di rumahnya pukul 08.00 oleh saudaranya sendiri.  

Kapolsek Mojoroto Kompol Gatot Setyo Budi mengatakan, penemuan mayat bermula saat Yayuk Tinasih, 48, warga Desa Bobang, Kecamatan Semen, curiga sudah tiga hari tidak bertemu adik laki-lakinya itu saat mengantar makanan.

Suyadi ini tinggal berdua dengan adik laki-lakinya yang sama-sama ODGJ. Untuk kebutuhan makan sehari-hari mendapat kiriman dari Yayuk. Karena tiga hari tidak bertemu, Yayuk mencari ke dalam rumah dan mencium bau busuk.

Baca Juga :  Lomba Kliping Koran Latih Kerja Sama

Ternyata ditemukan jenazah Suyadi di kamar belakang. Kondisinya sudah terbujur kaku. “Saat ditemukan korban di atas kasur sudah membusuk,” tuturnya.

Setelah itu, Yayuk melapor ke ketua RT Budi Ali, 49, lalu diteruskan ke Polsek Mojoroto. Petugas pun bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk evakuasi korban ODGJ selama lima tahun itu.

Setelah olah TKP, korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri. “Keterangan dari tim Inafis polresta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dugaan sementara meninggal akibat sakit,” ungkap Gatot. 

Sedangkan dari keterangan ketua RT Budi, sebelumnya korban sudah pernah menikah dan punya anak. Namun lima tahun lalu bercerai. Suyadi ditinggal istri dan anaknya. Sejak saat itu ia menderita gangguan jiwa. (ica/ndr)

Baca Juga :  Macan Putih Perkenalkan Dua Pemain Baru

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/