24.4 C
Kediri
Sunday, October 2, 2022

Terdakwa Pengedar Pil Koplo Dituntut 9 Bulan

- Advertisement -

PAPAR, JP Radar Kediri– Didakwa menyimpan dan mengedarkan pil dobel L, Andy Sulistio, 25, dituntut sembilan bulan penjara. Dia juga didenda Rp 3 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda Yoga Rohmana.

“Terdakwa menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin dan terbukti secara sah. Dengan ini terdakwa dituntut pidana 9 bulan penjara dan denda Rp 3 juta, jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan tiga bulan kurungan,” jelas Nanda.

Sidang berlangsung di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri (21/9). Andy didampingi dua penasihat hukum (PH) untuk mengajukan pembelaan. “Saya serahkan kepada penasihat hukum untuk pembelaan secara tertulis,” ujar terdakwa asal Desa Dawuhankidul, Kecamatan Papar ini.

Baca Juga :  Kisah Dua Pustawakan Terlama di Perpusda Kota Kediri

Mendengar itu, majelis hakim utama Muhammad Rifa Rizah memberi waktu dua minggu untuk ajukan pembelaan. “Pembelaan oleh penasihat hukum secara tertulis diberikan waktu dua minggu, “tutur Rifa.

Berdasarkan surat dakwaan, Andy ditangkap polisi pada Sabtu siang (12/3) di pabrik kayu, Desa Kwadungan, Kecamatan Gampengrejo. Saat digeledah, polisi menemukan 82 butir pil dobel L. Saat itu, terdakwa mengaku telah menjual 100 butir kepada Yudi Prasetyo seharga Rp 200 ribu.(c1/ndr)

- Advertisement -

PAPAR, JP Radar Kediri– Didakwa menyimpan dan mengedarkan pil dobel L, Andy Sulistio, 25, dituntut sembilan bulan penjara. Dia juga didenda Rp 3 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda Yoga Rohmana.

“Terdakwa menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin dan terbukti secara sah. Dengan ini terdakwa dituntut pidana 9 bulan penjara dan denda Rp 3 juta, jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan tiga bulan kurungan,” jelas Nanda.

Sidang berlangsung di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri (21/9). Andy didampingi dua penasihat hukum (PH) untuk mengajukan pembelaan. “Saya serahkan kepada penasihat hukum untuk pembelaan secara tertulis,” ujar terdakwa asal Desa Dawuhankidul, Kecamatan Papar ini.

Baca Juga :  Gadaikan Kendaraan, Warga asal Ringinrejo Divonis Tiga Tahun Penjara

Mendengar itu, majelis hakim utama Muhammad Rifa Rizah memberi waktu dua minggu untuk ajukan pembelaan. “Pembelaan oleh penasihat hukum secara tertulis diberikan waktu dua minggu, “tutur Rifa.

Berdasarkan surat dakwaan, Andy ditangkap polisi pada Sabtu siang (12/3) di pabrik kayu, Desa Kwadungan, Kecamatan Gampengrejo. Saat digeledah, polisi menemukan 82 butir pil dobel L. Saat itu, terdakwa mengaku telah menjual 100 butir kepada Yudi Prasetyo seharga Rp 200 ribu.(c1/ndr)

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/