23.4 C
Kediri
Wednesday, August 17, 2022

Pria Misterius Tewas Tenggelam di Brantas

- Advertisement -

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk- Warga Desa Bangsri, Kecamatan Kertosono gempar pada Senin sore (19/7). Penyebabnya, Syahir, 30, warga setempat melihat mayat di tepi Sungai Brantas. Mayat Mr X tersebut ditemukan sedang tersangkut di ranting pohon. Diduga, korban tersebut meninggal karena tenggelam.

Menurut Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto, kejadian tersebut terjadi di Sungai Brantas yang masuk Desa Bangsri, Kecamatan Kertosono. Saat itu, Syahir akan memancing pada sore hari. “Saksi kaget saat melihat ada mayat di tepi Sungai Brantas,” ujarnya.

Seketika Syahir berteriak meminta tolong. Kemudian, penemuan mayat tanpa identitas itu dilaporkan ke perangkat desa. Selanjutnya,  perangkat desa lapor ke polisi. “Kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan mayat di Sungai Brantas,” ujar Supriyanto.

Baca Juga :  Modus! Sopir Travel Simpan SS di Topi

Karena posisi mayat tidak terlalu di tepi dan lokasinya berbahaya, petugas akhirnya membawa perahu karet. Evakuasi akhirnya dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan. Dari pemeriksaan awal itu diketahui bahwa korban merupakan pria tanpa identitas. Ciri-cirinya adalah umur sekitar 35 tahun, rambut pendek lurus, dan memakai jam tangan di tangan sebelah kiri. Diduga koban meninggal dunia karena tenggelam. Pada tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Korban langsung dimakamkan,” ujar Supriyanto.

- Advertisement -

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk- Warga Desa Bangsri, Kecamatan Kertosono gempar pada Senin sore (19/7). Penyebabnya, Syahir, 30, warga setempat melihat mayat di tepi Sungai Brantas. Mayat Mr X tersebut ditemukan sedang tersangkut di ranting pohon. Diduga, korban tersebut meninggal karena tenggelam.

Menurut Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto, kejadian tersebut terjadi di Sungai Brantas yang masuk Desa Bangsri, Kecamatan Kertosono. Saat itu, Syahir akan memancing pada sore hari. “Saksi kaget saat melihat ada mayat di tepi Sungai Brantas,” ujarnya.

Seketika Syahir berteriak meminta tolong. Kemudian, penemuan mayat tanpa identitas itu dilaporkan ke perangkat desa. Selanjutnya,  perangkat desa lapor ke polisi. “Kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan mayat di Sungai Brantas,” ujar Supriyanto.

Baca Juga :  Plt Bupati Serahkan Anugerah Desa, Kelurahan, dan Kecamatan Digital

Karena posisi mayat tidak terlalu di tepi dan lokasinya berbahaya, petugas akhirnya membawa perahu karet. Evakuasi akhirnya dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan. Dari pemeriksaan awal itu diketahui bahwa korban merupakan pria tanpa identitas. Ciri-cirinya adalah umur sekitar 35 tahun, rambut pendek lurus, dan memakai jam tangan di tangan sebelah kiri. Diduga koban meninggal dunia karena tenggelam. Pada tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Korban langsung dimakamkan,” ujar Supriyanto.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/