24.4 C
Kediri
Saturday, August 13, 2022

Pemuda Mojo Tenggelam saat Cuci Daging Kurban

- Advertisement -

MOJO, JP Radar Kediri – Nasib nahas menimpa Ismail, 19, warga Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo kemarin (20/7). Ketika mencuci daging hewan kurban di Sungai Brantas, pemuda ini dikabarkan hilang. Diduga ia hanyut terbawa arus sungai.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.45. Warga sempat melakukan pencarian. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri dan Tim Basarnas Trenggalek pun membantu melacak keberadaan Ismail.

“Proses pencarian hari ini (kemarin, red) dihentikan pukul 17.00. Korban masih belum ditemukan, kata Kasihumas Polsek Mojo Aiptu Didit Yulianto.

Awal mula kejadian, menurutnya, saat Ismail mencuci jeroan daging kurban bersama tiga temannya di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan. “Saat sedang mencuci, korban katanya tiba-tiba berenang ke sungai,” ujar Didit. 

Baca Juga :  Lhoh, Atasan Ilham Tak Penuhi Panggilan

Setelah itu, Ismail diketahui hanyut terbawa arus dan tidak terlihat lagi di permukaan sungai. Tiga rekannya segera memberitahu pihak keluarga dan melapor ke Polsek Mojo sekitar pukul 11.15. 

- Advertisement -

Menerima laporan ini, Kapolsek Mojo AKP Priyono dan beberapa anggota langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). Polsek juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri untuk proses pencarian. “Kami laporkan ke BPBD supaya berkoordinasi dengan tim Basarnas,” tutur Didit.

Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, tim Basarnas Trenggalek datang sekitar pukul 14.00. Mereka langsung melakukan pencarian. Hanya saja, sampai sore kemarin penelusuran keberadaan korban masih nihil. Karena itu, proses pencarian dihentikan pukul 17.00. “Belum ditemukan, pencarian akan dilanjut besok pagi (hari ini, Red),” ungkap Slamet. 

Baca Juga :  Selidiki Penyebar Hoax Aksi Begal di Mojo

Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab Ismail bisa tenggelam saat berenang di Sungai Brantas. Meski begitu, Slamet menegaskan, agar menunggu hingga korban ditemukan. Setelah itu, pihaknya baru bisa mengetahui kondisi jasadnya terlebih dahulu. 

“Belum bisa dipastikan penyebab tenggelam. Kami lakukan pencarian dulu dan lihat kondisi korban seperti apa,” pungkasnya. (ica/ndr)

- Advertisement -

MOJO, JP Radar Kediri – Nasib nahas menimpa Ismail, 19, warga Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo kemarin (20/7). Ketika mencuci daging hewan kurban di Sungai Brantas, pemuda ini dikabarkan hilang. Diduga ia hanyut terbawa arus sungai.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.45. Warga sempat melakukan pencarian. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri dan Tim Basarnas Trenggalek pun membantu melacak keberadaan Ismail.

“Proses pencarian hari ini (kemarin, red) dihentikan pukul 17.00. Korban masih belum ditemukan, kata Kasihumas Polsek Mojo Aiptu Didit Yulianto.

Awal mula kejadian, menurutnya, saat Ismail mencuci jeroan daging kurban bersama tiga temannya di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan. “Saat sedang mencuci, korban katanya tiba-tiba berenang ke sungai,” ujar Didit. 

Baca Juga :  Sejumlah Kapolsek dan Kasat di Polres Kediri Bakal Bergeser

Setelah itu, Ismail diketahui hanyut terbawa arus dan tidak terlihat lagi di permukaan sungai. Tiga rekannya segera memberitahu pihak keluarga dan melapor ke Polsek Mojo sekitar pukul 11.15. 

Menerima laporan ini, Kapolsek Mojo AKP Priyono dan beberapa anggota langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). Polsek juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri untuk proses pencarian. “Kami laporkan ke BPBD supaya berkoordinasi dengan tim Basarnas,” tutur Didit.

Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, tim Basarnas Trenggalek datang sekitar pukul 14.00. Mereka langsung melakukan pencarian. Hanya saja, sampai sore kemarin penelusuran keberadaan korban masih nihil. Karena itu, proses pencarian dihentikan pukul 17.00. “Belum ditemukan, pencarian akan dilanjut besok pagi (hari ini, Red),” ungkap Slamet. 

Baca Juga :  Selidiki Penyebar Hoax Aksi Begal di Mojo

Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab Ismail bisa tenggelam saat berenang di Sungai Brantas. Meski begitu, Slamet menegaskan, agar menunggu hingga korban ditemukan. Setelah itu, pihaknya baru bisa mengetahui kondisi jasadnya terlebih dahulu. 

“Belum bisa dipastikan penyebab tenggelam. Kami lakukan pencarian dulu dan lihat kondisi korban seperti apa,” pungkasnya. (ica/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/